Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

100+ Nama Kucing Khas Indonesia Rekomendasi Netizen yang Budiman

Kuncung, Rengganis, Gendis, Cemong, Nandang, Kucrut, Tejo, Paimo, Adipati, Genduk, Tole, dan deretan nama-nama lainnya

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
29 Agustus 2021
A A
nama kucing
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sudah bukan rahasia lagi bahwa selama ini kita lazim mengetahui kucing-kucing di lingkungan sekitar kita dinamai dengan nama yang khas kucing yang umumnya sangat “barat” seperti Meow, Kiko, Amber, Lily, Coco, Kitty, Leo, Bella, Eroe, Miko, dan lain sebangsanya. Bahkan untuk kucing yang sebenarnya adalah kucing lokal sekalipun.

Jarang sekali kita tahu kucing di lingkungan kita yang menggunakan nama yang sangat lokal atau Indonesia. Padahal, kucing, seperti layaknya orang, juga bisa diberi nama yang sangat lokal, termasuk nama-nama orang di sekitar kita.

Hal tersebut berbeda dengan anjing yang memang di lingkungan kita masih dianggap sebagai hewan yang cukup “hina” sebab anjing, selain karena stigma kenajisannya, juga masih identik dengan bentuk makian. Karena itulah menjadi tak lumrah dan agak tak sopan jika menamai anjing dengan nama kawan atau orang-orang di sekitar kita.

Seiring dengan berjalannya waktu, makin banyak orang yang menamai kucingnya dengan nama yang lokal dan cukup ngindonesia. Ada banyak orang yang mulai menamai kucingnya dengan nama seseorang yang mereka kagumi, nama artis favorit, atau bahkan nama orang yang mereka cintai.

Nah, berikut ini adalah beberapa rekomendasi nama kucing khas Indonesia rekomendasi netizen yang sudah saya himpun melalui Twitter. Yah, siapa tahu ada banyak pembaca yang mendapatkan hibah anak kucing dan pengin menamai kucingnya dengan nama yang sangat Indonesia.

Tejo, Senandung, Siti, Tutik, Ocan, Susanti, Hideung, Simeng, Jeliteng, Culun, Haruku, Upil, Kacang, Buncit, Macil, Menji, Jarot, Retno, Kojeng, Bugel, Lurik, Cimol, Basuki, Joko, Bedul, Surti, Mail, Gembul, Mimi, Yanto, Lastri, Cemong, Cika, Mongki, Rodiah.

Suriteng, Basori, Hotma, Gundu, Jamal, Bejo, Made, Rahayu, Lotis, Lopis, Agam, Darsono, Gendis, Martinus, Paijo, Samsul, Imron, Waluyo, Jejen, Lanang, Rahayu, Belang, Supri, Yayuk, Burik, Juminten, Cipluk, Petak, Badra, Bajra, Maruta, Panca, Rahina, Broto, Bajang, Suta, Dewi, Molen.

Kuncung, Komoro, Duma, Rengganis, Gendis, Cemong, Nandang, Maruna, Kucrut, Tobar, Tejo, Slamet, Waseso, Solikin, Wage, Heru, Nanik, Tarjo, Sundari, Timbul, Klepon, Panut, Gemi, Titi, Toyib, Ninik, Arifin, Sruntul, Cenil, Dahlan, Handoko, Paimo, Adipati, Genduk, Tole.

Temon, Nunuk, Agus, Anggun, Eneng, Tole, Komeng, Budi, Mantili, Sapri, Diwul, Jamal, Bambang, Cecep, Ireng, Nurul, Amba, Trinil, Ajat, Slebor, Fajar, Hendra, Bayu, Dobleh, Sodik, Sugeng, Ruslan.

BACA JUGA Membaca Kepribadian Seseorang lewat Nama Kucing Peliharaannya dan artikel AGUS MULYADI lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: kucingnama kucing
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Kucing, hewan peliharaan
Catatan

Memelihara Kucing Membuat Saya Menjadi Manusia: Tak Saling Bicara, tapi Lebih Memahami ketimbang Sesama Manusia

26 Maret 2026
Trauma memelihara kucing sampai meninggal. MOJOK.CO
Sehari-hari

Trauma Pelihara Kucing: Penuhi Ego di Masa Kecil, Saat Dewasa Malah Merasa Bersalah usai Anabul Kesayangan Mati

26 Maret 2026
Memelihara kucing.MOJOK.CO
Catatan

Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya

20 Maret 2026
Memelihara kucing.MOJOK.CO
Esai

Jangankan Membunuh Kucing, Jenderal Pembunuh Manusia Aja Kita Maafkan

19 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

mabar game online.MOJOK.CO

Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar

23 April 2026
Mahasiswa gen Z kuliah malas baca jadi brain rot

Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI

23 April 2026
Tahlilan ibu-ibu di desa: acaranya positif tapi ternodai kebiasaan gibah dan maido MOJOK.CO

Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

28 April 2026
Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran MOJOK.CO

Gagal Paham Pejabat Soal Pantura: Tanggul Laut adalah Proyek Berbahaya yang Memboroskan Anggaran

22 April 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, honorer.MOJOK.CO

Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli

23 April 2026
Solo date lebih asik daripada nongkrong bareng teman. MOJOK.CO

“Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.