Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Agung Hercules Divonis Kanker Otak, Bagaimana Cara Kenali Gejalanya?

Redaksi oleh Redaksi
17 Juni 2019
A A
agung hercules
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bagaimana mengenali gejala kanker otak seperti yang diidap oleh comedian terkenal, Agung Hercules? Sebelum terlambat, ada baiknya waspada yuk.

Bak tersambar di siang bolong, Agung Hercules harus menerima kenyataan bahwa dirinya didiognosis menderita kanker otak. Tidak main-main, kanker yang diidap Agung Hercules ternyata sudah memasuki stadium 4.

Selama ini kita emang sudah jarang melihat Agung Hercules nongol di televisi, ternyata hal ini merupakan buntut dari jatuhnya vonis dokter terhadap Agung karena penyakit kanker otak. Setidaknya sampai saat ini, Agung masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Tangerang.

Kanker jenis ini atau juga dikenal dengan istilah Glioblastoma memang merupakan penyakit yang paling menakutkan. Penyakit ini muncul biasanya bisa menjangkit karena diawali tumor di daerah otak yang kemudian membesar dan berubah jadi ganas.

Secara umum kanker ini memiliki dua klasifikasi. Pertama, kanker otak primer, yang muncul datang dari jaringan otak, dan kedua, kanker otak sekunder yang muncul karena persebaran dari kanker di bagian tubuh lain lalu merembet sampai ke otak. Pada kanker yang sekunder, penyakit ini biasanya menyebar dari penyakit kanker lain. Misalnya kanker paru-paru, ginjal, usus besar, dan lain-lain.

Pada kasus Agung Hercules, kemungkinan besar yang terjadi adalah kanker otak primer. Yang memang muncul dari dalam jaringan otak sendiri.

Lalu, pertanyaannya kemudian, bagaimana mengenali gejala kanker semacam ini?

Pada umumnya, gejala kanker otak yang bisa dikenali adalah rasa sakit kepala yang berjalan dalam jangka waktu kelewat lama.

Biasanya sakit ini terjadi (hampir selalu) di pagi hari. Lalu otot-otot tubuh terasa lemas sampai bikin kesulitan berjalan. Bahkan tubuh jadi tidak bisa seimbang. Semakin patut dicurigai kalau sakit kepala yang dikeluhkan ini sampai bikin kejang-kejang.

Gejala kanker otak memang bisa merambat dalam jangka waktu yang lama—meski dalam beberap kasus ada juga yang berjalan sangat cepat. Masalahnya adalah, gejala kanker ini sering diabaikan karena terasa seperti penyakit pusing lainnya—kayak vertigo misalnya.

Namun, kamu nggak terlalu paranoid kalau kamu ingat-ingat lagi kamu sering merasakan pusing atau sakit kepala. Tak perlu merasa takut, apalagi sampai menduga-duga bahwa jangan-jangan sakit kepalamu selama ini diakibatkan karena kanker?

Tanda-tanda kanker ini memang berbeda-beda antar individu, namun jika kamu tidak mengalami pusing yang berkelanjutan, tidak mengalami kejang-kejang, disertai selalu merasa pusing di pagi hari, kamu tak perlu khawatir berlebihan.

Kalau memang kamu kelewat khawatir, silakan cek dulu ke dokter terdekat. Yang jelas, kasus kanker sangat kecil jika hanya didasarkan karena pusing-pusing biasa seperti itu.

Pertanyaannya kemudian yang bikin penasaran, memangnya apa sih penyebab kanker seperti yang dialami Agung Hercules?

Iklan

Sampai saat ini, penyebab kanker memang belum pernah bisa ditetapkan secara pasti—terutama kanker otak. Beberapa dugaan seperti karena katurunan, rokok, dan radiasi penggunaan telepon seluler pun belum bisa dibuktikan secara ilmiah.

Jadi penyakit yang diderita Agung Hercules ini belum bisa disimpulkan karena gaya hidup, atau hal-hal yang dilakukan sepanjang hidup sebelum kena kanker. Yang jelas, semoga Agung dan keluarga yang menemani bisa menjalani pengobatan ini dengan baik dan segera mendapatkan hasil yang positif.

Keep strong, Agung Hercules. Cepat sembuh ya, kami bakal tetap menantikan lagi bayolan-bayolanmu di televisi.

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2019 oleh

Tags: Agung herculeskanker otak
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pojokan

Menulis Surat untuk Agung Hercules yang Sudah Pulang

2 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026
meminjam uang, lebaran.MOJOK.CO

Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit

21 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Pedagang sate kere di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten. MOJOK.CO

Sate Kere Merbung di Klaten: Warisan Terakhir Ibu yang Menyelamatkan Saya dan Keluarga dari Jurang PHK

16 Maret 2026
Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.