Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

PO Haryanto Sultan Bantul Bikin Perjalanan Cikarang-Jogja Jadi Sangat Menyenangkan

PO Haryanto menjadi salah satu PO yang saya sukai karena sat-set. Ada unsur kesenangan dan kegembiraan menaiki bus ini bagi saya.

M. Mujib oleh M. Mujib
27 Januari 2023
A A
PO Haryanto Bikin Perjalanan Cikarang Jogja Jadi Menyenangkan MOJOK.CO

Ilustrasi PO Haryanto Bikin Perjalanan Cikarang Jogja Jadi Menyenangkan. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Naik PO Haryanto dari Cikarang sampai Jogja adalah pengalaman yang sangat menyenangkan. Impian lama yang akhirnya terwujud.

Sejak lama saya memendam keinginan untuk menaiki PO Haryanto jarak jauh. Keinginan itu tentu saja dilatarbelakangi sensasi dan karakternya. Sensasi dari bus pelari dan karakter yang sat-set wat-wet. 

Lantaran belum muncul kesempatan, niat saya hanya menjadi sebatas niat. Seringnya, yang saya naiki adalah PO Haryanto jurusan Jogja-Pati. Itu saja hanya sampai Demak karena saya turun di situ. Tentu saja, karakter dan sensasi menaiki PO Haryanto Jogja-Pati dan PO Haryanto divisi barat, Jakarta, dan sekitarnya sudah pasti berbeda. Beda jalur dan beda “medan perang”.

Namun, akhirnya, kesempatan yang saya tunggu-tunggu sekian lama itu akhirnya tiba. Setelah berangkat ke Cikarang menaiki Unicorn Indorent, langsung saya meniatkan diri pulangnya harus naik PO Haryanto. Harus!

Saya tidak terlalu memikirkan apakah saya sudah kehabisan tiket ke Jogja atau tidak. Ya kalau habis, saya akan naik jurusan mana saja asal tidak jauh dari Jogja. Mau Semarang, Solo, atau Sragen, saya tidak peduli. Turun di mana saja asal keturutan naik PO Haryanto.

Pemesanan tiket

Setelah sampai di Cikarang, selepas Maghrib, saya langsung mengontak agen PO Haryanto melalui WhatsApp. Saya bertanya soal jadwal dan harga untuk rute CIkarang-Jogja (Jombor). Pesan saya dibalas dengan singkat dan padat, “260, jam 18.30.” Mantap! 

Untuk memastikan, saya menanyakan jumlah kursi yang masih kosong. Kembali, pesan saya dijawab dengan singkat dan padat, “Banyak”. Tanpa babibu, saya langsung pesan tiket untuk keberangkatan besoknya (15 Januari 2023) pukul 18.30. 

Kali ini pesan saya dibalas dengan agak panjang, “Maaf, tiketnya mau diambil dulu apa mau transfer?” Saya jawab pembayaran via transfer. 

Setelah diberi nomor rekening, saya membayar tiket dan pesan berlanjut dengan balasan sebuah tangkapan layar peta kursi, dengan caption, “Pilih yang putih yang kosong, agak cepat. 5 AB ke belakang kosong”. Ah, sialan. Hot seat sudah terisi. 

Walaupun hot seat zaman sekarang tidak seperti jaman dulu, di mana bus-bus masih banyak menggunakan single glass, setidaknya double glass masih bisa terlihat pemandangan depan meskipun sedikit. Saya balas pesan itu dengan singkat, “3A”. Saya memilih kursi dekat jendela yang tidak jauh dari kaca depan. Ya karena hanya itu seat yang paling dekat dengan kaca depan. 

Tidak berselang lama, pesan saya dibalas dengan tangkapan layar berupa data pemesanan saya. Tanggal keberangkatan, trayek, rute ke Jogja, harga tiket, nomor kursi, dan semacam kode pemesanan. Namun, tidak ada jam keberangkatannya. Yah, nggak masalah, sih. Sebelumnya agen sudah menyampaikan jam keberangkatan. Saya cukup mengingat-ingat saja. Misi hari itu selesai dan melegakan.

Mungkin ada yang bertanya-tanya, kenapa jawaban agen PO Haryanto singkat dan terasa “ketus”? Nanti saudara saya beri sedikit penjelasan. 

Tiba di agen PO Haryanto Cikarang

Bus yang akan saya naiki nanti dijadwalkan berangkat pukul 18.30. Nah, pukul 17.00 saya sudah tiba di lokasi agen PO Haryanto Cikarang. Lokasinya berada di bawah fly over Cikarang CIbarusah. Di deretan itu banyak agen-agen segala jenis PO. 

Lokasi agen PO Haryanto sendiri berada paling menjorok ke dalam di antara komplek agen-agen yang ber-letter U, seperti sebuah teluk. Tidak sulit menemukannya.

Iklan
Yang disebut kantor PO Haryanto Cikarang. (Dok: M. Mujib)
Yang disebut kantor PO Haryanto Cikarang. (Dok: M. Mujib)

“Mas, tiket atas nama Mujib tujuan Jogja. Jombor.” Saya berbicara kepada orang yang ada di meja agen PO Haryanto. Beliau lalu mengambil salah satu tiket dari tumpukan tiket yang berada di meja dan menyerahkan kepada saya. “Bise nomor 068.” Ucapnya dengan singkat, padat, jelas, dan pakai Bahasa Jawa. 

Setelah itu, beliau melanjutkan pekerjaannya membubuhkan cap ke lembar-lembar tiket. Terakhir, dia mengisi formulir, semacam manifes pada sebuah lembar buku besar.

Baca halaman selanjutnya….

Agen yang ketus

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Januari 2023 oleh

Tags: ande ande lumut po haryantoBantulcikarangHaji HaryantoJogjapanturapo haryantoRian Mahendrasinar jaya
M. Mujib

M. Mujib

Artikel Terkait

Bisnis coffe shop, rumah dekat kafe, jogja.MOJOK.CO
Urban

Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur

26 Februari 2026
5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau Mojok.co
Pojokan

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau 

25 Februari 2026
Pertama kali merantau ke Jogja: kerja palugada di coffee shop dengan gaji Rp10 ribu MOJOK.CO
Urban

Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

24 Februari 2026
Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO
Esai

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi MOJOK.CO

Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi

26 Februari 2026
Ironi bapak kerja habis-habisan 60 jam agar anak tak susah finansial. Tapi peran sebagai ayah dipertanyakan karena anak mengaku fatherless MOJOK.CO

Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

26 Februari 2026
Yamaha Grand Filano lebih cocok untuk jarak jauh daripada BeAT. MOJOK.CO

Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

26 Februari 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Ikut Dihujat Imbas “Oknum” yang Foya-Foya Pakai Duit Beasiswa, Padahal Beneran Hidup Susah hingga Rela Makan Sampah di Kos

25 Februari 2026
Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali

27 Februari 2026
7 buah legendaris dalam game Blox Fruits yang jadi incaran MOJOK.CO

7  Koleksi Buah Legendaris di Game Blox Fruits yang Jadi Incaran: Tak Cuma Memperkuat, Tapi Juga Jadi Aset Berharga

24 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.