Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Honda BeAT: Motor Honda yang Seperti Lahir Hanya untuk Lansia

Motor Honda BeAT juga dikenal sangat irit. Satu liter bensin Pertamax bisa mengantar saya mengarungi jalan Jakarta sekitar 25 kilometer. Irit bensin itu penting untuk lansia yang sudah tak punya penghasilan lagi.

Margana Wiratma oleh Margana Wiratma
16 Agustus 2023
A A
Honda BeAT: Motor Honda yang Seperti Lahir Hanya untuk Lansia MOJOK.CO rangka esaf honda motor honda

Ilustrasi Honda BeAT: Motor Honda yang Seperti Lahir Hanya untuk Lansia. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Lansia yang ingin mengendarai sepeda motor, pilih saja motor Honda BeAT. Hanya dengan memainkan jari tangan, sepeda motor bisa wusss!

Sudah saatnya Honda melakukan branding ulang sepeda motor Honda BeAT. Salah satu cap yang menempel pada sepeda motor sejuta umat itu adalah “sepeda motor anak muda”. Hanya karena populasinya sangat banyak di jalan raya.

Motor Honda BeAT memang sangat mudah dikenali. Ia ramping, pendek, irit, mudah dikendarai, dan harganya paling murah di kalangan sepeda motor kelasnya. Namun, di kalangan anak muda yang sudah mulai ngapelin pacar, Honda BeAT dinilai tidak prestisius, tidak gengsi. Sang pacar atau calon mertua akan mencibir. Berani pacaran, kok, pakai sepeda motor kacangan. Itu kendaraan anak SMP yang lagi belajar naik motor, katanya.

Ketimbang menjadi ledekan anak muda, mending motor Honda BeAT rebranding

Saya menyarankan Honda mengubah merek Honda BeAT menjadi sepeda motornya kaum lansia. Kenapa? Saya, sebagai lansia hampir tiga perempat abad, merasa cocok mengendarai motor tersebut ketimbang sepeda motor lainnya.

Waktu muda, saya suka mengendarai sepeda motor Java. Gede banget dan berat. Orang bilang seperti naik kerbau. Memang benar sih, jarak jok dan stang agak jauh untuk ukuran orang Indonesia. Saya mesti membungkuk atau terkesan tertelungkup di atas tangki bensin. Maka, imajinasinya, pengendara seperti tengkurap di punggung kerbau. 

Tapi kalau sudah tancap gas, terasa semua jalan rata. Nyaris tak ada goncangan. Larinya juga kencang di segala medan. Setelah itu, saya pindah ke Yamaha twin, 150 cc dengan knalpot ganda. Kecil, ringan, mesin nariknya kuat dan bisa lari kencang. Sayang, guncangan di jalan sangat terasa karena konstruksi sepeda motor itu kecil. 

Sewaktu di Jakarta, saya naik Vespa 1961, yang lampu dan bokongnya masih bulat. Nariknya enak dan cocok di jalan kota besar seperti Jakarta. Cuma rada tinggi dan harus menjaga keseimbangan miring ke kiri untuk mengimbangi mesin di sebelah kanan. 

Repotnya, kalau mogok harus minggir dan distarter dengan standar. Starter tak bisa digenjot sambil mengangkangi sadel seperti sepeda motor jepang. Motor lain yang pernah saya pakai adalah Honda CB, Suzuki Shogun, dan Honda GLPro. Namun, Tak ada kesan yang membekas. Lain dengan motor Honda BeAT yang kebetulan saya pakai di usia tua saat ini.

Baca halaman selanjutnya: Alasan Honda BeAT tercipta untuk lansia.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2023 oleh

Tags: beathondaHonda BeatMotor Hondamotor Honda BeAT
Margana Wiratma

Margana Wiratma

Wartawan dan dosen Jurusan Marketing Communication, Binus University. Tinggal di Condet.

Artikel Terkait

Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026
Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO
Otomojok

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO
Otomojok

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

5 April 2026
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO
Pojokan

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

3 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
Warung nasi padang jual rendang khas Minang di Jogja

Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

10 April 2026
Hasutan dan jebakan orang minta donasi di Stasiun Tugu Jogja, ternyata berkedok penipuan MOJOK.CO

Turun Stasiun Tugu Jogja Muak sama Orang Minta Donasi: Tidak Jujur Sejak Awal, Jual Kesedihan Endingnya Jebakan

5 April 2026
slow living, desa, warga desa.MOJOK.CO

Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

9 April 2026
PNS tetap WFO saat WFH

PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

8 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.