AC angin ribut khas Daihatsu Sigra dan fitur kipas angin hantung
Para haters sering mengejek Daihatsu Sigra tipe rendah yang tidak punya Double Blower tapi pakai Air Circulator (kipas angin di plafon). Katanya kayak kipas angin gantung di pos ronda.
Eh, jangan salah. Itu adalah inovasi brilian.
AC mobil mahal butuh freon banyak, butuh kompresor besar yang membebani mesin. Kipas angin Sigra? Dia hanya meneruskan hawa dingin dari depan ke belakang dengan prinsip gotong royong. Hemat energi, hemat bensin.
Dan percayalah, dinginnya Sigra itu menusuk tulang. Kalau malam hari, suhunya bisa membuat anak-anak menggigil. Siapa bilang mobil murah itu panas? Saking dinginnya, kadang saya merasa Daihatsu menanam jin penunggu kulkas di dalam dasbornya.
Konsumsi BBM yang membahagiakan dompet suami, coba kalau beli Alphard pasti runyam
Ini alasan teologis dan ekonomis paling kuat. Boros itu temannya setan (Innal mubazzirina kanu ikhwana syayatin). Maka, memilih mobil irit adalah implementasi dari ayat tersebut.
Daihatsu Sigra itu iritnya tidak masuk akal. Isi Pertalite Rp100 ribu, saya bisa memakainya untuk keliling Kota Malang, antar-jemput sekolah selama seminggu, mampir pasar, dan masih sisa buat ke rumah mertua di akhir pekan.
Bandingkan kalau pakai Alphard atau Innova bensin suami saya dulu. Baru dipanasin mesinnya saja, jarum bensinnya sudah turun satu strip. Innova itu minum bensin kayak unta kehausan.
Dengan Sigra, cashflow keluarga aman. Uang yang tadinya buat beli bensin Pertamax Turbo, saya alihkan untuk membeli skincare ibunya atau bayar les Kumon anak. Bukankah itu definisi mobil yang membawa berkah? Mobil yang menjaga keharmonisan rumah tangga karena istri tidak uring-uringan minta uang belanja lebih.
Manuver gang senggol yang bikin bahagia punya Daihatsu Sigra
Kita hidup di Indonesia, di mana jalan tikus lebih banyak daripada jalan tol. Google Maps sering menyesatkan kita ke jalan setapak yang cuma muat satu motor dan satu gerobak bakso.
Disinilah Alphard dan Fortuner mati kutu. Bodi mereka yang bongsor (lebar) akan tersangkut. Spion mahalnya akan baret kena tembok tetangga.
Daihatsu Sigra? Dengan bodi yang ramping (agak kurus malah), bisa meliuk-liuk di gang sempit laksana belut. Radius putarnya kecil sekali. Putar balik di jalan selebar 5 meter? Bisa sekali putar langsung jadi. Tidak perlu maju-mundur cantik yang bikin macet.
Emak-emak butuh kelincahan ini. Saat telat jemput anak, kita butuh mobil yang bisa nyelip di antara angkot dan truk pasir. Sigra adalah jawabannya.
Baca juga Toyota Calya dan Daihatsu Sigra Memang Dirancang Khusus untuk Jadi Armada Taksi Online
Reputasi preman jalanan
Terakhir, ada keuntungan psikologis. Karena sering dipakai sebagai taksi online, pengemudi Sigra/Calya punya reputasi sebagai pengemudi yang “agresif” dan “tidak mau ngalah” di jalanan.
Ini menguntungkan saya. Saat saya menyalakan sein kanan, mobil-mobil mahal di belakang biasanya langsung ngerem dan memberi jalan. Mereka takut. Bukan takut karena wibawa, tapi takut karena mikir: “Waduh, ini Sigra. Kalau nyerempet, dia nggak punya duit buat ganti rugi, mobil gue yang hancur.”
Ketakutan mereka adalah kekuatan saya. Saya bisa membelah kemacetan dengan percaya diri. Tidak ada yang berani memotong jalur “Ras Kucing Oren” versi mobil ini.
Penutup: Kendaraan menuju surga (finansial)
Jadi, wahai ibu-ibu dan bapak-bapak yang masih terjebak gengsi.
Sudahilah mimpi memiliki mobil mewah yang pajaknya setara gaji UMR itu. Lupakan Garuda Indonesia (baca: Alphard) yang tiketnya mahal dan ribet. Pilihlah Susi Air (baca: Daihatsu Sigra) yang siap mendarat di mana saja, menerjang apa saja, dengan biaya operasional seharga gorengan.
Mobil ini mengajarkan kita arti fungsionalitas di atas gengsi. Ia mengajarkan ketangguhan di balik kesederhanaan.
Lagipula, nanti di akhirat, malaikat tidak akan tanya: “Kamu pakai mobil apa? Velg-nya ring berapa? Joknya kulit asli apa sintetis?” Tapi malaikat akan mencatat amal jariyah kita. Dan dengan iritnya Sigra, sisa uang kita bisa dipakai buat sedekah lebih banyak.
Maka, nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan, wahai pengguna Daihatsu Sigra? Mesin ngelitik dikit di tanjakan? Ah, itu cuma butuh matikan AC sebentar. Kecil.
Penulis: Fauzia Sholicha
Editor: Yamadipati Seno
BACA JUGA Daihatsu Sigra: Mobil yang Menjawab Semua Impian dan pengalaman seru lainnya di rubrik OTOMOJOK.













