Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Honda Beat Boleh Dianggap Lambang Kemiskinan, tapi eSP di Honda Beat Tetap Berguna dan Ada Artinya

Allan Maullana oleh Allan Maullana
21 September 2020
A A
Honda Beat Boleh Dianggap Lambang Kemiskinan, tapi eSP di Honda Beat Tetap Berguna dan Ada Artinya MOJOK.CO

Honda Beat Boleh Dianggap Lambang Kemiskinan, tapi eSP di Honda Beat Tetap Berguna dan Ada Artinya MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Honda Beat boleh dianggap lambang kemiskinan. Namun, teknologi eSP di Honda Beat bukan sekadar pajangan. Punya guna dan ada artinya.

Beberapa malam lalu saya terkejut setelah mendengar cerita seorang teman menjual Honda Beat eSP. Baginya, eSP di Honda Beat adalah kependekan dari “emang motor Super Pelit”. Dia berpendapat bahwa Honda memangkas terlalu banyak komponen supaya harga jual bisa ditekan. Teman saya menceritakan pengalamannya selama satu tahun memakai Honda Beat eSP.

Pertama, pelek motornya bengkok ketika menghajar lubang di jalanan. Kedua, slebor depan Honda Beat eSP terlalu mudah pecah ketika menabrak bokong pick up. Ketiga, dua kali ganti aki gampang soak. Empat, eSP cuma sekadar nama, nggak ada artinya dan nggak ada gunanya.

Empat pengalaman di atas, menurut teman saya, merupakan bukti konkret bahwa kualitas komponen Honda sudah menurun. Saya cuma bisa tertawa.

Saya kira dia cuma bercanda, eh ternyata nggak. Saya kira “emang motor Super Pelit” cuma plesetan belaka. Nyatanya itu juga serius dia lontarkan gara-gara kecewa sama Honda Beat eSP. Ketika saya tanyakan apa ada alasan lain? Ya, nggak ada. Benar-benar berdasar pada tiga buah perkara yang kocak banget itu.

Kok cuma tiga, sih?

Pertama, perkara pelek yang bengkok ketika menghajar lubang di jalanan. Perkara ini nggak perlu didebat. Kedua, slebor depan pecah ketika nabrak bokong mobil. Plisss… ini juga nggak perlu didebat. Anak TK lagi salto juga tahu sebab dan akibat suatu barang bisa rusak itu kayak gimana.

Ketiga, dua kali ganti aki gampang soak. Sayangnya saya nggak sampai tanya, dia ganti pakai aki merek apa. Apakah pakai aki yang kualitasnya kurang atau malah ada permasalahan pada sistem pengisiannya. Saya nggak bisa memastikan. Toh motornya sudah dijual.

Pokoknya ketiga perkara itu no debat!

Untuk yang keempat, kayaknya teman saya itu kudu dikasih penjelasan. Gila kali ya, main klaim bahwa eSP cuma sekadar nama. Nggak ada arti dan gunanya. Aduh, kasihan sekali para tukang insinyur yang sudah mengeluarkan banyak usaha buat menciptakan teknologi ini.

FYI, pada 2015, dalam gelaran Otomotif Award, mesin Honda Beat bertipe K25G yang sudah berteknologi eSP ini adalah pemenang kategori best engine. Kemenangan ini berdasarkan penilaian durabilitas, konsumsi BBM, dan fleksibilitas platform mesin supaya bisa diadaptasi pada tipe motor lainnya.

Mohon maaf nih, Bang Jago. Saya bukan fans fanatik Honda Beat eSP. Saya juga nggak marah sama klaim teman saya. Cuma, saya malah jadi kasihan sama kamu. Iya, kamu!

Izinkan saya menjelaskan. Keterangan eSP di Honda Beat eSP adalah kependekan dari enhanced Smart Power. Sebuah teknologi yang diusung oleh Honda dengan konsep mesin minim gesekan. Ada komponen-komponen pendukung supaya sebuah mesin bisa dikatakan sudah mengadopsi teknologi eSP ini, antara lain:

ACG starter

ACG singkatan dari Alternating Current Generator. ACG starter adalah kombinasi dari sistem generator yang berfungsi menghasilkan arus listrik bolak-balik (AC) dengan sistem starter yang berfungsi untuk menggerakkan mesin saat akan dihidupkan. Jadi, generator dan starter ini sudah menjadi satu kesatuan.

Iklan

Keuntungannya, nggak akan lagi ada yang namanya dinamo starter. Berkat ACG starter, nggak akan ada lagi suara kasar yang dihasilkan dari gesekan antara clutch starter dan gear starter. Ketika tombol starter dipencet, suaranya langsung smooth.

Roller type rocker arm

Rocker arm atau lebih familier dikenal dengan nama pelatuk, fungsinya untuk menekan klep in dan klep ex. Di mesin Honda Beat, rocker arm berkembang menjadi roller rocker arm. Perubahannya ada pada bagian ujung rocker arm yang bersinggungan dengan noken as.

Bagian ini dibuat selayaknya roller yang berputar. Roller rocker arm menggunakan shell type needle bearing sebagai poros untuk mengurangi gesekan dan mengurangi beban kerja pegas klep.

Spiny sleeve

Spiny sleeve adalah bentuk lapisan dalam silinder yang memiliki permukaan luar seperti kulit jeruk. Silinder jenis ini dipakai supaya bisa melepas panas lebih cepat, mengurangi distorsi, dan mengurangi kerugian akibat dari gesekan lainnya.

Squish

Squish adalah bentuk kubah ruang pembakaran pada head silinder. Umumnya squish merupakan teknik modifikasi untuk membentuk turbulensi campuran bensin dan udara di dalam ruang bakar. Honda, pada mesin eSP-nya, sudah menggunakan squish. Tujuannya supaya pembakaran di ruang bakar menjadi lebih baik dan lebih cepat.

Offset cylinder

Pada dasarnya, ketika sebuah piston tepat berada di posisi TMA (Titik Mati Atas) atau posisi TMB (Titik Mati Bawah) akan sejajar lurus dengan sumbu kruk as. Saat terjadi langkah kerja atau ekspansi, piston dan setang piston akan membentuk sudut tertentu sehingga menghasilkan gaya reaksi pada setang piston yang akan menekan piston ke salah satu sisi silinder.

Masalahnya hal ini akan menyebabkan tekanan dan gesekan tambahan pada piston yang akan menghambat kinerja mesin. Jangka panjangnya, gesekan dengan tekanan tersebut akan lebih cepat mengikis dinding silinder. Supaya mesin Honda Beat eSP minim gesekan, dilakukan pergeseran titik tengah silinder beberapa milimeter ke sisi crankcase.

Posisi ini namanya offset cylinder. Jadi, saat posisi piston berada di TMA atau TMB nggak akan sejajar lurus lagi dengan sumbu kruk as. Dengan cara ini akan memberi keuntungan, yakni piston bergerak tanpa menekan dinding silinder secara berlebih, memperbesar daya yang dihasilkan piston, dan mengurangi panas akibat gesekan piston.

Untuk melengkapinya, eSP didukung juga dengan teknologi PGM-FI, CBS, dan ISS. Jadi gunanya dari teknologi eSP ini, diklaim, supaya hemat BBM, performanya tinggi, dan ramah lingkungan. Pembakaran mesin akan menjadi lebih efisien dan mengurangi energi yang terbuang.

Duh, seandainya jadi salah satu tukang insinyur yang ikut memikirkan teknologi eSP ini, saya akan menangis darah ketika mendengar omongan eSP cuma nama doang, nggak ada artinya, dan nggak berguna. Semoga tulisan ini nggak sekadar (((cuma))) kumpulan kata-kata doang, yang nggak ada artinya, dan yang nggak ada gunanya. Semoga membantu, ya.

BACA JUGA Menggugat Anggapan Sesat Honda Beat sebagai Motor Sobat Missqueen dan ulasan tentang otomotif lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2020 oleh

Tags: harga Honda bekashondaHonda BeatHonda Beat eSPrekomendasi motor bekasteknologi eSP
Allan Maullana

Allan Maullana

Karyawan Swasta. Pelapak Buku Online di Bekasi.

Artikel Terkait

Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO
Catatan

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
Ilustrasi Honda Beat Motor Sial: Simbol Kemiskinan dan Kaum Tertindas (Shutterstock)
Pojokan

Pengalaman Saya Menyiksa Honda Beat di Perjalanan dari Jogja Menuju Solo lalu Balik Lagi Berakhir kena Instant Karma

7 Januari 2026
Omong Kosong Pemuja Hujan Musuh Honda Beat dan Vario MOJOK.CO
Otomojok

Pemuja Hujan di Bulan Desember Penuh Omong Kosong, Mereka Musuh Utama Pengguna Beat dan Honda Vario

27 Desember 2025
Megapro, Motor Honda Paling Mengenaskan Sepanjang Sejarah
Otomojok

Megapro Adalah Motor Honda yang Nasibnya Paling Mengenaskan: Kisah Sang Legenda Dipaksa Mati demi Adik yang Nggak Lebih Baik

3 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Adalah Daihatsu Sigra MOJOK.CO

Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat

20 Januari 2026
Open Donasi Bodong Mengeksploitasi Kemiskinan MOJOK.CO

Gara-Gara Kapitalisme, Kita Lebih Mudah Nyawer Gift TikTok atau Berdonasi Online daripada Membantu Tetangga yang Susah

22 Januari 2026
sate taichan.MOJOK.CO

Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak

20 Januari 2026
Warung Bakso Horor di Selatan Jogja MOJOK.CO

Warung Bakso Horor di Selatan Jogja: Teror Gaib yang Tak Kunjung dan Belum akan Berhenti

22 Januari 2026
Event bulu tangkis Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan jadi berkah bagi driver obol Jakarta MOJOK.CO

Berkah di Luar Arena: Ojol Jakarta Terciprat Bahagia dari “Pesta Rakyat” Indonesia Masters 2026 di Istora

20 Januari 2026
Curhat Guru PPPK Paruh Waktu: Status ASN, Kontrak Setahun, Gaji Masih Teka-teki MOJOK.CO

Curhat Guru PPPK Paruh Waktu: Status ASN, Kontrak Setahun, Gaji Masih Teka-teki

23 Januari 2026

Video Terbaru

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

Zainal Arifin Mochtar Bukan Guru Besar Biasa!

21 Januari 2026
Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

Menjemput Air dari Gua Jomblang dan Menata Ulang Hidup di Gendayakan

20 Januari 2026
Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayakan

18 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.