Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Urban

Saya Tidak Peduli Keluar Duit Lebih Banyak demi Tak Mengorbankan Kenyamanan, Pilih Mudik dengan Pesawat daripada Mode Apa Pun

Shofiatunnisa Azizah oleh Shofiatunnisa Azizah
11 Maret 2026
A A
Mudik Lebaran dengan pesawat

Ilustrasi - Mudik Lebaran nyaman dengan pesawat, meski tiket pesawat mahal (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Cerita soal mudik tidak hanya datang dari perjuangan dan kisah sedih, ada juga yang mengedepankan kenyamanan dalam mudik Lebaran yang hanya berlangsung singkat. Sebab apa boleh buat, mengeluarkan uang lebih demi tiket pesawat terasa lebih masuk akal daripada menghabiskan berjam-jam, bahkan berhari-hari, di perjalanan.

Harga tiket pesawat bukan masalah

Pesawat bukan moda transportasi yang dicatat paling banyak digunakan untuk mudik. Survei Kementerian Perhubungan sendiri, menunjukkan moda transportasi yang dominan adalah mobil pribadi (76,24 juta orang), sepeda motor (24,08 juta orang), dan bus (23,34 juta orang). Namun bukan berarti, pesawat tidak akan menjadi pilihan.

Devi (25) adalah salah satunya. Perempuan asal Lampung itu lebih memilih menggunakan pesawat daripada bus untuk kembali ke kampung halamannya.

Menurutnya, pesawat menjadi moda transportasi mudik Lebaran paling praktis yang bisa menghemat waktu dan tenaga. Penerbangan dari Yogyakarta International Airport ke Bandar Udara Internasional Radin Inten II dengan transit di Soekarno Hatta International Airport memakan total waktu selama 3 jam 10 menit. Penerbangan dari Jogja ke Jakarta selama 1 jam 10 menit, transit di Jakarta, 1 jam 15 menit, dan Jakarta ke Bandar Lampung selama 45 menit.

Setidaknya, rute perjalanan itu terasa lebih singkat dibandingkan dengan menggunakan bus yang pastinya menghabiskan waktu lebih lama dari 3 jam. Meski tentu saja, peringkasan waktu ini dibayarkan mulai dari Rp1,3 juta sampai Rp1,8 juta.

Namun, bagi Devi, ini bukan masalah. Justru, bepergian dengan pesawat berarti membayar tidak hanya untuk transportasi, tetapi juga waktu dan tenaga yang disimpan selama itu.

“Karena selain beli waktu, ya kita beli tenaga,” katanya kepada Mojok, Selasa (10/3/2026).

Untuk biaya yang harus dikeluarkan, kata Devi, itulah nilai tukarnya. Ia bisa mengusahakan untuk mencari uang, tetapi tidak dengan waktu yang membuatnya lebih cepat sampai ke rumah saat mudik menjelang Lebaran.

“Menurutku, duit bisa dicari, tapi waktu? Apalagi pulang ke rumah ya,” tambah dia.

Rela menukar uang dengan waktu

Obrolan “mahal” dan “murah” soal harga tiket pesawat pun tidak lagi membuat Devi risau. Ia merasa, setiap orang mempunyai pertimbangan masing-masing, tetapi dirinya lebih memilih untuk tidak mati-matian berjuang menahan diri dengan transportasi mudik lebih murah hanya karena alasan biaya.

“Kalau mau berbicara murah atau mahalnya, ini lebih ke tujuan ya menurutku. Mau naik pesawat tujuannya apa dulu nih? Mau ngejar waktunya kah, atau urgensi lain?” ujarnya.

Devi mengatakan, bila memutuskan untuk menaiki bus dari Jogja sampai Lampung, setidaknya ia harus merelakan waktu hampir seharian di perjalanan, tepatnya selama 20 jam. Meski memang, biayanya adalah sepertiga dari tiket pesawat, yakni sekitar Rp650 ribu.

Sudah tahu menggunakan bus akan membuatnya lebih lama di perjalanan, berarti lebih lama untuk bertemu dengan keluarga di rumah. Devi memutuskan untuk menukarkan uang dengan waktu yang bisa didapatkannya melalui penerbangan pesawat.

“Karena sampai saat ini, kalau ada duit ya, kita bisa membeli waktu,” ujar Devi.

Iklan

“Secara rasional bagiku, yang mahal bukan nominal duit, tapi lebih ke waktu karena aku sadar kita nggak bisa sebenarnya bikin waktu,” ujar dia menambahkan.

@lalasagnyaw setelah setaun ga pulang #kalimantan #pulang ♬ Lagu Untukmu – Raisa

Baca halaman selanjutnya…

Toh, mudik dengan pesawat dibiayai orang tua

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 Maret 2026 oleh

Tags: bagasi pesawatbiaya bagasi pesawatbusbus jogjacara pesan tiket pesawatharga tiket kapalMudikmudik dengan kapalmudik naik busmudik naik pesawatnaik pesawat
Shofiatunnisa Azizah

Shofiatunnisa Azizah

Artikel Terkait

Naik pesawat Super Air Jet untuk mudik Lebaran ke Jogja
Catatan

Naik Pesawat Super Air Jet Tak Cuma Cepat Sampai, tapi Bonus Hiburan dan Hadiah “Giveaway” Tidak Terduga dari Awak Kabin selama Penerbangan

31 Maret 2026
Stasiun Tugu Jogja lebih buruk dari Stasiun Lempuyangan. MOJOK.CO
Catatan

Kapok Naik Kereta Eksekutif karena Turun di Stasiun Tugu Jogja, Keluar Stasiun Langsung Disuguhi “Ujian Nyata”

25 Maret 2026
Kebanyakan di Jogja saya merasa wisata di Surabaya membosankan selain Tunjungan. MOJOK.CO
Catatan

Wisata Surabaya Membosankan, Cuma Punya Kafe Estetik di Jalan Tunjungan dan “Sisi Utara” yang Meresahkan

23 Maret 2026
meminjam uang, lebaran.MOJOK.CO
Sehari-hari

Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit

21 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menyesal Sarapan Gudeg Jogja setelah Jadi Korban Nuthuk Rega (Unsplash)

Ketika Orang Jogja Dibuat Menyesal Sarapan Gudeg Jogja karena Jadi Korban Nuthuk Rega

25 Maret 2026
Pekerja Jakarta WFH demi hemat BBM

Wacana WFH 1 Hari: Kesempatan Pekerja Kantoran Jakarta “Multitasking” dan Kabur WFC, padahal Tak Boleh Keluar Rumah

25 Maret 2026
Musik BTS bukan K-Pop. MOJOK.CO

Kisah Pembenci Musik K-Pop yang Hidupnya Terselamatkan oleh Lagu BTS: Mereka Itu Aslinya “Motivator Mental Health”

31 Maret 2026
4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan Mojok.co

4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan

25 Maret 2026
Album baru ARIRANG BTS. MOJOK.CO

Sekecewanya ARMY dengan Album “ARIRANG”, Patut Diakui kalau Lagu-lagu BTS Selamatkan Hidup Banyak Orang

29 Maret 2026
Pilih side hustle daripada pekerjaan kantoran

Pilih Tinggalkan Kerja Kantoran ke “Side Hustle” demi Merawat Anak, Kini Kantongi Rp425 Juta per Bulan dan Lebih Dekat dengan Keluarga

31 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.