Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Alasan Saya Mengabaikan Pengumuman Lolos di UGM, Lebih Pilih Kuliah di Universitas Terbuka Malang untuk Bertahan Hidup

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
9 Oktober 2025
A A
Camaba UGM batal kuliah S1, lebih pilih kuliah di UT Malang. MOJOK.CO

ilustrasi - kuliah di UT Malang adalah privilege. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogja tak cukup modal pintar. Nyatanya, calon mahasiswa baru ini batal kuliah S1 karena “kondisi”. Namanya juga hidup, ada saja dramanya. Alhasil, ia lebih memilih mencari kerja dan kuliah di Universitas Terbuka (UT) Malang.

Batal kuliah di UGM

Segala-galanya ambyar bagi Salma Dwi usai ayahnya berpulang, tak lama setelah ia mendapatkan pengumuman lolos menjadi mahasiswa baru S1 di UGM, Jogja. Sementara, ibunya sudah lama tiada, jauh sebelum ayahnya meninggal.

Satu minggu setelah pengumuman kampus tersebut, Salma yang asal Malang terlalu sibuk mengurus pemakaman ayahnya. Tak sempat mengurus berkas-berkas untuk kuliah. Jiwanya terguncang. Perasaannya tak karuan.

Ia pun urung pergi merantau dari Malang, alias batal kuliah di UGM, Jogja. Selain karena sedang berkabung, Salma juga tak tahu harus membayar kuliahnya dengan apa. Selama ini, ayahnya adalah tumpuan keluarga. Yang menghidupi dia bersama empat saudara laki-lakinya. 

“Kakakku masih kuliah di Bandung, baru semester tiga. Terus tiga adikku juga masih sekolah. Aku galau banget waktu itu soalnya kayak dilema mau ngejar cita-cita atau berjuang buat keluarga,” ujar Salma saat dihubungi Mojok, Senin (6/10/2025).

Jujur, berat bagi Salma untuk melepas mimpinya kuliah di Jurusan Hukum UGM walaupun pilihan pertamanya adalah Hubungan Internasional (HI). Bahkan saat itu, ia sudah melakukan daftar ulang. Namun, setelah nominal UKT-nya keluar, rasanya Salma ditampar oleh kenyataan.

Tak sanggup bayar UKT UGM

Dengar-dengar dari saudara jauhnya yang juga baru masuk kuliah, saudaranya itu mendapat UKT sebesar Rp5,7 juta padahal gaji tante dan om Salma saat itu cuma Rp600 ribu. Belum lagi saat mencoba daftar beasiswa KIP-Kuliah, saudaranya itu mengaku prosesnya nggak mudah. 

“Aku akhirnya paham, keluargaku yang lain nggak bisa ngasih dukungan emosional dan finansial jangka panjang, jadi aku memutuskan batal kuliah S1 di UGM, Jogja. Aku juga belum sempat ikut kelasnya,” kata Salma.

Meski begitu, Salma turut bersyukur saudaranya itu tak batal kuliah. Ia merasa saudaranya masih beruntung. Tak seperti dirinya. Bahkan untuk membayar UKT-nya yang sebesar Rp1 juta saja, tidak ada orang yang bisa membantu.

Sebagai informasi, UKT di UGM terklasifikasi dari golongan 1 hingga 6 tahun 2022/2023. Untuk semua jurusan golongan 1 dipatok harga sebesar Rp500 ribu per semester. Lalu, golongan 2 sebesar Rp1 juta. Selanjutnya, harga semakin naik tergantung masing-masing jurusan. 

Baca Halaman Selanjutnya

Bisa bekerja sambil kuliah di kampus terbaik 

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 Oktober 2025 oleh

Tags: batal kuliahKampus di Jogjakampus di malangkuliah s1mahasiswa miskinUGMuniversitas terbukaUT

Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Artikel Terkait

Risiko ketimpangan sosial di balik gegap gempita wisata Jogja di mata guru besar Sosiologi UGM MOJOK.CO
Ragam

2 Sisi Koin Wisata Jogja: Ekonomi Berputar, Tapi Ada Risiko Ketimpangan Sosial bagi Warga Lokal dan Masalah yang Terus Berulang

1 Januari 2026
UGM.MOJOK.CO
Kampus

Rp9,9 Triliun “Dana Kreatif” UGM: Antara Ambisi Korporasi dan Jaring Pengaman Mahasiswa

25 Desember 2025
UGM.MOJOK.CO
Ragam

Ketika Rumah Tak Lagi Ramah dan Orang Tua Hilang “Ditelan Layar HP”, Lahir Generasi Cemas

20 Desember 2025
ugm.mojok.co
Pendidikan

UGM Dorong Kewirausahaan dan Riset Kehalalan Produk, Jadikan Kemandirian sebagai Pilar

20 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Santri penjual kalender keliling dan peminta-minta sumbangan pembangunan masjid meresahkan warga desa MOJOK.CO

Santri Penjual Kalender dan Peminta Sumbangan Masjid Jadi Pengganggu Desa: Datang Suka-suka, Ada yang Berbohong Atas Nama Agama

8 Januari 2026
Kemang, Saksi Bisu Kepura-puraan Perantau Jawa: Rela Ngomong “Lu-Gue” hingga Paksa Selera Musik demi Bisa Bergaul di Jaksel MOJOK.CO

Kemang, Saksi Bisu Kepura-puraan Perantau Jawa: Rela Ngomong “Lu-Gue” hingga Paksa Selera Musik demi Bisa Bergaul di Jaksel

6 Januari 2026
Gudeg Jogja 3 Porsi di Malioboro Dihargai 85 Ribu Itu Wajar, Jadi Wisatawan Mbok Ya Riset, Jangan Caper!

Saya Benci Setengah Mati, Gudeg Jogja Menjadi Simbol Hidup Tak Bertanggung Jawab tapi Sering Menyelamatkan Saya Semasa Kuliah

6 Januari 2026
flu.mojok.co

Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

9 Januari 2026
Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah MOJOK.CO

Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah

9 Januari 2026
Derita anak bungsu. MOJOK.CO

Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah

9 Januari 2026

Video Terbaru

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

6 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.