Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sosok

Lulusan Sarjana UNSRI Pilih Resign sebagai Pegawai Bank, Lebih Menjanjikan Buka Toko Kelontong

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
21 Januari 2026
A A
Lulusan UNSRI resign dari pegawai bank. MOJOK.CO

Fani Brahmantio, pemilik toko kelontong. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Nyatanya, pekerja kantoran bukan mimpi semua orang. Setelah berkutat menjadi pegawai bank di salah satu bank milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumatera Selatan, Fani Brahmantio (26)–alumnus Universitas Sriwijaya (UNSRI) memutuskan resign.

Bisa dibilang, Fani cukup beruntung karena langsung diterima kerja setelah lulus kuliah S1 di Universitas Sriwijaya, Palembang. Padahal jurusannya pun Ilmu Kelautan. Jauh dari ilmu perbankan. Namun, sejak kecil ia memang pandai berkomunikasi.

Bahkan sebenarnya ia tertarik kerja di bidang industri kreatif. Sebelum profesi content creator marak seperti sekarang, Fani sudah aktif membuat beragam konten seperti mukbang, lifestyle, reviewer, a day in my life, dan fashion.

“Aku juga pernah jadi brand ambassador UNSRI dan jual beli followers saat SMA, sampai akhirnya melek finansial,” kata Fani.

Hingga akhirnya, mimpi itu terkubur saat dia kuliah. Ia pun memilih jalan aman, yakni kerja di sebuah bank milik pemerintah. Tapi seperti yang sering Pandji Pragiwaksono bilang, mimpi itu tak pernah mati. Dia hanya akan pingsan dan bangkit kembali.

“Pada dasarnya aku orang yang suka berbisnis dan tipikal orang yang nggak bisa stuck di satu tempat. Kemudian aku sadar, dunia bisnis memang tempatku dan aku juga menyukai dunia kreatif,” kata Fani.

Buka toko kelontong usai resign

Fani akhirnya memutuskan resign dan berencana membuka usahanya sendiri. Waktu itu, yang ia pikirkan hanyalah membuka toko kelontong bernama “Toko Abadi nan Jaya”, sembari membuat konten day in my life di Instagram.

“Sebetulnya, alasan utamaku buka toko ini agar lebih dekat dengan keluarga, mengingat ibu juga baru pensiun,” kata Fani.

Dengan modal sebesar Rp60 juta, Fani berhasil membuka bisnisnya sendiri. Modal itu lebih dari cukup untuk menyewa ruko seharga Rp16 juta per tahun, membeli berbagai macam peralatan, hingga kebutuhan pokok yang akan dijual.

Bisnis Fani pun melesat bukan tanpa halangan. Di awal-awal menjalankan bisnisnya, ia sempat tertipu oleh seorang sales yang menawarkan obat seharga Rp400 ribu. Setelah membayar uang muka, penipu itu tak juga muncul dan tak pernah membalas pesannya. 

“Ya salah aku juga sih nggak riset dulu karena obat yang dijual ternyata cuma Rp20 ribu per box di pasaran. Dia buat aku fokus ke bonusnya. Katanya, harga sebenarnya itu Rp900 ribu plus produk dan sewa spanduk selama 6 bulan,” tutur Fani.

Sampai akhirnya, ia curhat ke salah satu agen dan baru sadar kalau dirinya tertipu. Agen itu bilang kalau pemilik toko baru memang kerap jadi target. Pengalaman itu menjadi pelajaran penting bagi Fani bahwa tujuan membuka usaha tak hanya mencari untung, tapi harus selalu waspada. 

Baca Halaman Selanjutnya

Penuh keraguan karena resign, tapi tetap konsisten

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2026 oleh

Tags: gaji remotekerja remotelulusan unsripalembangpegawai bankresignuniversitas sriwijaya
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Hidup setelah resign dan menikah. MOJOK.CO
Sehari-hari

Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling

3 Februari 2026
Resign kerja di Jakarta pilih di Bali. MOJOK.CO
Ragam

Baru Satu Tahun Kerja di BUMN, Pilih Resign karena Nggak Kuat “Ugal-ugalan” di Jakarta sampai Temukan Peluang Karier Lebih Baik di Bali

6 Januari 2026
Alumnus ITB resign kerja di Jakarta dan buka usaha sendiri di Bandung. MOJOK.CO
Sosok

Alumnus ITB Rela Tinggalkan Gaji Puluhan Juta di Jakarta demi Buka Lapangan Kerja dan Gaungkan Isu Lingkungan

12 Desember 2025
Nekat resign dari BUMN karena nggak betah kerja di Jakarta. MOJOK.CO
Liputan

Nekat Resign dari BUMN karena Lelah Mental di Jakarta, Pilih “Pungut Sampah” di Kampung agar Hidup Lebih Bermakna

10 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Meninggalkan Pekerjaan Gaji Rp150 Ribu per Hari di Desa Demi Ego Merantau, Berujung Sesal karena Kerja di Jakarta Tak Sesuai Ekspektasi

11 Februari 2026
Nguping obrolan penjaga toko kelontong/warung Madura hingga kuat teleponan berjam-jam MOJOK.CO

“Nguping” dan Mengulik Topik Obrolan Penjaga Warung Madura hingga Kuat Teleponan Berjam-jam, Tidak Ada Habisnya

11 Februari 2026
Kekerasan di sekolah, Mahasiswa UNY Dibully Gara-Gara Pemilu BEM

“Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia

9 Februari 2026
Jadi LO sertifikasi kerja rawan bujukan wanita simpanan

Jadi LO Sertifikasi Kerja di Jogja, Kena Modus “Eksplor Jogja” Berujung Bujukan Jadi Wanita Simpanan

12 Februari 2026
slow living, jawa tengah.MOJOK.CO

Omong Kosong Slow Living di Jawa Tengah: Gaji Kecil, Tanggungan Besar, Ditambah Tuntutan “Rukun” yang Bikin Boros

11 Februari 2026
unisa jogja, kekerasan dalam hubungan.MOJOK.CO

Mahasiswa UNISA Jogja Alami Kekerasan dalam Hubungan Asmara, Kampus Ancam DO Pelaku

10 Februari 2026

Video Terbaru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026
Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.