Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sosok

Jualan Pentol hingga Jadi Kasir Alfamart karena Ditinggal Orang Tua, Lulus S2 UMS sampai Kuliah S3 di UM Malang

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
7 Maret 2024
A A
kasir alfamart kuliah hingga S3 di UM Malang.MOJOK.CO

Ilustrasi kasir Alfamart bisa kuliah hingga S3 (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Perjuangan hingga S3 di UM Malang demi jadi dosen

Kesempatan untuk kuliah ia manfaatkan dengan sungguh-sungguh. Pekerjaannya berjualan es juga masih terus berjalan demi bisa memenuhi kebutuhan hidup.

Belum lagi, pada semester akhir ia banyak membantu berbagai penelitian dosen. Meski kuliah sambil bekerja dan berbagai aktivitas lainnya, nyatanya Berta tetap bisa lulus tepat waktu jadi sarjana pada 2022.

Aktivitasnya melakukan penelitian bersama dosen, jadi salah satu alasannya terdorong untuk melanjutkan gelar sarjana dengan kuliah S2 secara linier di bidang yang sama. “Ada dosen yang benar-benar jadi mentorku. Beliau menyarankan agar lanjut S2,” katanya.

Biaya tentu jadi kendala. Namun, keberuntungan kembali mendatangi Berta. Ia berhasil lolos beasiswa S2 di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kesempatan itu tak mau ia sia-siakan.

“Bisa dibilang, dosen yang jadi mentorku itu benar-benar berpengaruh besar dalam studiku. Saat S1 dia datang wisudaku karena memang aku nggak ada yang menemani, saat S2 di UMS juga datang,” kenangnya.

Berta lulus kuliah S2 di UMS hanya dalam waktu 1 tahun 1 bulan. Tak mau berlama-lama, ia langsung mencari peluang studi S3. Mengingat biaya studi doktoral yang perlu biaya hingga puluhan juta, ia mencari kampus yang relatif terjangkau. Sampai akhirnya pilihannya jatuh ke UM Malang.

Berta baru lolos seleksi S3 UM Malang pada awal 2024 silam. Perjalanannya hingga bisa menyandang gelar doktor masih panjang. Namun, lelaki yang pernah bekerja sebagai penjual pentol hingga kasir Alfamart ini tak patah arang.

Sejak kuliah, mimpinya memang ingin menjadi dosen. Berta punya tekad untuk bisa berbagi ilmu kepada para mahasiswa. Selain itu, juga memberi semangat bagi mereka yang terkendala studinya.

“Apa yang aku lalui, aku harap bisa jadi pelecut bagi teman-teman mahasiswa yang punya kendala ekonomi,” katanya.

Tak heran, jika lewat akun TikTok dan Instagram miliknya, mantan kasir Alfamart ini kerap menerima curhatan mahasiswa yang mengalami kendala dalam perkuliahan. Ia terbuka untuk mendengar dan mencoba memberi solusi kepada mereka yang membutuhkan. Sebab, pernah merasakan sendiri getirnya perjuangan demi bisa kuliah tanpa kehadiran kedua orang tua.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Semester 14 tapi Skripsi Baru Dua Lembar, Mahasiswa ITS Terakhir di Angkatan Tolak Menyerah Demi Orang Tua

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 8 Maret 2024 oleh

Tags: Alfamartbeasiswakasir alfamartkuliahpilihan redaksium malangumpoUMS
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Sigura-gura, Malang, slow living.MOJOK.CO
Urban

Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta

11 April 2026
Bangun rumah bertingkat 2 di desa pelosok Grobogan gara-gara sinetron MOJOK.CO
Sehari-hari

Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan

10 April 2026
Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan” MOJOK.CO
Urban

Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

10 April 2026
Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO
Urban

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Jurusan Antropologi Unair selamatkan saya usai ditolak UGM. MOJOK.CO

Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali

6 April 2026
Vera Nur Fadiya, kuliah di jurusan sepi peminat (Matematika) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, jadi jalan wakili mimpi orang tua MOJOK.CO

Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah

11 April 2026
#NgobroldiMeta jadi upaya AMSI dan Meta dukung pelaku media memproduksi jurnalisme berkualitas di era AI MOJOK.CO

#NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

10 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.