Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

5 Jenis Kos di Jogja dari yang Spesifikasi Pesantren hingga Penuh Kebebasan

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
22 Juli 2024
A A
kos di jogja.MOJOK.CO

Ilustrasi kos di Jogja (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ada banyak jenis kos di Jogja yang perlu diketahui para calon mahasiswa atau perantau. Mengetahui jenis-jenis kos secara detail membantu untuk menentukan pilihan yang tepat dan terhindar dari terlalu sering pindah tempat tinggal.

Sebab, banyak orang yang pindah dari sebuah kos bukan karena perkara fasilitas maupun harga. Melainkan karena ketidakcocokan dengan jenis aturannya.

Bisa jadi, seseorang menempati kamar dengan fasilitas yang unggul di kelasnya. Harga Rp500 ribu di daerah strategis Jogja tapi sudah dilengkapi kamar mandi di dalam kamar. Namun, karena ketidakcocokan dengan aturan, akhirnya memilih mundur.

Aspek aturan tersebut tidak kalah dengan aspek fasilitas dan kenyamanan. Sehingga, berdasarkan pemantauan dan perbincangan Mojok dengan beberapa pengelola kos, setidaknya ada lima kategori berdasarkan aturannya.

#1 Kos sopan

Jenis kos di Jogja ini jadi kategori dengan aturan yang paling ketat. Kategori ini bisa jadi kos laki-laki maupun kos perempuan.

Aturan yang ditetapkan biasanya berupa batas jam malam hingga larangan tamu untuk masuk ke kamar. Ima (23) misalnya, mahasiswi sebuah PTS mengaku baru saja pindah dari kos di Jogja dengan kategori sopan.

“Kalau sudah jam 10 pintu gerbang dikunci. Kami nggak dikasih kuncinya. Jadi ya sudah kalau kemalaman harus ke tempat teman,” ungkapnya.

Selain itu, kos sopan juga tidak didasarkan oleh harga. Pasalnya, ia pun tinggal di kos dengan harga Rp1,2 juta per bulan. Lumayan eksklusif tapi secara aturan tetap ketat.

#2 Kos di Jogja yang bebas tapi sopan

Selanjutnya, ada kos di Jogja dengan kategori bebas sopan. Bebas di sini diartikan dalam konteks jam malamnya.

Para penghuni bebas keluar dan masuk pada malam hari. Namun, biasanya ada aturan terkait tamu lawan jenis. Ada kos bebas sopan yang mengizinkan tamu lawan jenis untuk bertamu sampai ke kamar namun ada pula yang membatasi hingga teras atau ruang tamu saja.

Jika dibolehkan hingga kamar pun dilarang untuk menginap. Beberapa kos di Jogja juga memberi aturan agar pintu kamar dibuka saat ada tamu lawan jenis yang bertandang.

#3 Kos eksklusif

Selanjutnya, ada kategori kos eksklusif. Jenis ini biasanya ditinggali oleh kalangan mahasiswa atau perantau menengah ke atas.

Mojok pernah berbincang dengan Nova Kartika, pengelola Kampus Kos Management. Sebuah usaha pengelolaan lebih dari 100 kos di Jogja. Sekitar 50 persen yang dikelola merupakan kos jenis eksklusif.

Nova menjelaskan, secara definisi, sebuah kos disebut eksklusif jika memiliki fasilitas yang lengkap. Mulai dari kasur, lemari, ac, water heater, dan fasilitas kamar mandi dalam. Intinya, penghuni bisa tinggal hanya dengan membawa badan dan perlengkapan pribadi.

Iklan

Untuk harga, kos eksklusif dalam naungan Kampus Kost Management berkisar di angka Rp1-2,5 juta per bulan. Harga menyesuaikan dengan lokasi dan spesifikasi kamar seperti luas dan kelengkapan fasilitas tambahan.

“Jadi rata-rata  fasilitas kos eksklusif itu setara hotel bintang dua,” ucapnya.

#4 Kos LV

Namun jangan salah, kos eksklusif berbeda dengan kategori kos lain yakni kos Las Vegas (LV). Kategori LV, meski biasanya memang harganya agak dikerek menjadi lebih mahal namun penekanannya bukan fasilitas.

Nova bercerita, sebenarnya kos eksklusif tidak selalu bebas layaknya kos LV. Banyak kos eksklusif yang mengkhususkan penghuni dengan spesifik gender. Bahkan menerapkan larangan lawan jenis untuk masuk kamar.

Beberapa aturan umum kos di Jogja di antaranya; sopan yakni ada jam malam dan lawan jenis dilarang masuk ke kamar; bebas sopan yakni tanpa jam malam namun kunjungan lawan jenis ke kamar dibatasi hingga waktu tertentu; hingga kos dengan predikat lv.

“Tapi semakin tinggi harga, memang keleluasaan penyewa  tambah tinggi. Kos bebas banyak di harga segitu,” paparnya.

#5 Kos di Jogja yang campur

Terakhir, ada kos campur. Dalam satu kos, ada penghuni laki-laki dan perempuan. Beberapa di antaranya ada yang tinggal sekamar.

Namun, tidak semua kos di Jogja yang jenisnya campur tergolong LV. Mojok pernah melakukan survei di sebuah kos campur di daerah Condongcatur, tak jauh dari Pakuwon Mall, yang memberikan keterangan campur tapi tetap ada aturan mengenai tamu lawan jenis.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Aly Reza

BACA JUGA Rasanya Kuliah di Jogja Dibelikan Rumah Harganya Sampai Rp1,5 Miliar, Bebasnya Nggak Kalah Sama Kos LV

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 23 Juli 2024 oleh

Tags: JogjaKos BebasKos di JogjaKos LVkos muslim
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)
Pojokan

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO
Urban

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Gagal seleksi CPNS (PNS ASN) pilih nikmati hidup dengan mancing MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang

9 April 2026
Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Gagal seleksi PPPK dan CPNS meski daftar di formasi PNS atau ASN sepi peminat. Malah dapat kerja yang benefitnya bisa bungkam saudara yang sebelumnya menghina MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina

9 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.