Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Kuliah di “Jurusan Sultan” Berujung Penyesalan Gara-gara Lebih Mendengarkan Google Ketimbang Guru BK, Lulusnya Mudah tapi Cari Kerja Susah

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
24 Juni 2025
A A
mahasiswa jurusan ilmu ekonomi.MOJOK.CO

Ilustrasi - Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tapi, cari kerja tak semudah perkataan Google

Sialnya, apa yang dibilang Google “jurusan dengan jaminan prospek kerja tinggi” nyatanya tak ia rasakan. Lulus kuliah setelah kondisi negeri porak poranda karena Covid-19, bikin Rio susah dapat kerja.

Meskipun lulus pada pertengahan 2022, hingga akhir 2023 pun ia masih juga belum dapat kerja. Kalau dihitung, artinya dia nganggur selama satu setengah tahun.

“Itu merasakan banget gimana susahnya cari kerja. Di kota-kota besar beritanya cuma soal PHK, nggak ada berita bagus waktu itu,” ujarnya.

Semua kanal sudah ia coba. Mulai dari mendaftar via platform lowongan kerja, cari info di media sosial, hingga tanya teman. Namun, jawaban selalu sama: “nggak ada lowongan kerja”.

Alhasil, untuk mencukupi kebutuhannya, Rio terpaksa “berpangku tangan” ke orang tuanya. Meski sudah tak kuliah, ia masih dijatah uang saku bulanan. Kalau dibilang malu, jelas itu memalukan. Namun, ia mengaku tak punya pilihan karena kondisi ekonominya memang sulit.

“Aneh aja sih. Lulusan Jurusan Ilmu Ekonomi, tapi perekonomian sulit.”

Sekalinya dapat kerja, gajinya tidak seberapa

Setelah lama menganggur, sejak Februari 2024 lalu, Rio resmi kerja di sebuah startup sebagai call center. Namun, lulusan Jurusan Ilmu Ekonomi ini mengaku, secara gaji masih termasuk kecil.

“Memang di atas UMR. Tapi kepala 3 saja tidak sampai,” kata dia.

Apalagi, ia harus ngekos, jauh dari rumah sehingga perlu pengeluaran tambahan. Kalau boleh jujur, kata dia, hidupnya serba pas-pasan. Senang-senang cuma bisa dilakukan paling mentok seminggu setelah gajian. Sisanya, menahan diri biar tidak kelaparan.

“Ketipu Google dah. Bilangnya prospek kerja tinggi gaji tinggi, ternyata ekspektasiku aja yang ketinggian,” pungkasnya.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Getirnya Kuliah di Jurusan Akuntansi karena dari Keluarga Kurang Mampu, Akhirnya Kerja Jadi Pemulung dan Cumlaude atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2025 oleh

Tags: ilmu ekonomijurusan ilmu ekonomijurusan kuliah bergaji tinggijurusan kuliah prospek kerja tinggikuliah di ilmu ekonomi
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Mahasiswa ilmu ekonomi dan akuntansi banyak drop out. MOJOK.CO
Liputan

Ilmu Ekonomi Memang Tak Seindah Bayangan, Pantas Mahasiswanya Paling Banyak Drop Out dari Kampus

6 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yang paling berat dari mudik lebaran ke kampung halaman bukan pertanyaan kapan nikah atau dibandingkan di momen halal bihalal reuni keluarga, tapi menyadari orang tua makin renta dan apa yang terjadi setelahnya MOJOK.CO

Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Pamitan ke Perantauan

6 Maret 2026
Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Jogja macet saat mudik Lebaran

Sebagai Warlok, Saya Tidak Sedih karena Tak Bisa Mudik tapi Jengkel Satu Indonesia Pindah ke Jogja

9 Maret 2026
Mudik Lebaran dengan pesawat

Saya Tidak Peduli Keluar Duit Lebih Banyak demi Tak Mengorbankan Kenyamanan, Pilih Mudik dengan Pesawat daripada Mode Apa Pun

11 Maret 2026
Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis Itu Mojok.co

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

12 Maret 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.