ADVERTISEMENT

Sulitnya Pegawai Pinjol Menjelaskan ke Orang Tua soal Pekerjaannya: Ngaku Kerja di Bank hingga Jadi Sasaran Pinjam Uang Tetangga

Sulitnya Pegawai Pinjol Menjelaskan ke Tetangga tentang Pekerjaannya: Ngaku Kerja di Bank hingga Jadi Sasaran Pinjam Uang.MOJOK.CO

Menjadi pegawai pinjol sangat menjanjikan. Gaji besar, bonus banyak, jam kerja pun manusiawi. Masalahnya, banyak di antara mereka yang bingung menjelaskan pekerjaannya itu secara jujur ke para tetangga.

***

Sudah dua tahun Dwi (24) bekerja sebagai desk collection sebuah perusahaan pinjaman online (pinjol). Pekerjaannya sederhana: “cuma” mengingatkan, menagih, bahkan memarah-marahi para debitur yang menunggak.

“Sebelum debitur didatangi para DC (debt collector) lapangan, nah kita udah marah-marahin duluan di chat sama telepon,” kata Dwi, tatkala ditemui Mojok di Sleman, Kamis (15/5/2025) malam.

Boleh dibilang, Dwi dan rekan seprofesinya adalah garda terdepan dalam penagihan utang. Bedanya dengan DC lapangan, mereka tak perlu nampang. Identitas yang dipakai pun bukan nama sebenarnya, sehingga debitur yang dihubungi tak bakal tahu wajah penagih yang sebenarnya.

“Jadi kami-kami ini ibaratnya penagih utang via suara.”

Gaji di atas UMR, bonus pun besar

Dwi tidak lulus kuliah. Ia memutuskan berhenti di semester 5 karena merasa bosan. Setelah lulus, ia mencari pekerjaan sana-sini sampai akhirnya pada awal 2023 lalu diterima di sebuah perusahaan pinjol. Tempat kerjanya merupakan pinjol resmi yang sudah terdaftar di OJK.

Ketika memilih pekerjaan sebagai desk collection, Dwi sudah tahu gambaran utuh jobdesk-nya nanti. Sebab, pinjol bukan sesuatu yang asing baginya. Ia pernah menggunakannya. Lingkar pertemanannya yang pakai pinjol lebih banyak lagi.

“Sudah tahu rasanya ditagih pinjol, ditelpon berkali-kali, dimarahin. Nah, kira-kira begitulah, aku dah paham kerjanya nanti mau ngapain.”

Bahkan, ia bercerita kalau di tempat kerjanya sama sekali tak ada training. Masing-masing desk collection diberikan kebebasan buat menagih utang sesuai cara dan persona masing-masing, asalkan sesuai SOP.

“Tetap ada SOP. Nggak sembarangan marah-marahin debitur,” kata pegawai pinjol ini.

Soal gaji, Dwi mengaku lebih dari cukup. Gajinya di atas UMR Jogja. Bahkan, bonusnya juga melimpah. Kalau target bulanan terpenuhi, bisa-bisa bonusnya mencapai satu kali gaji.

“Aku paling besar satu bulan dapat 7 juta. Itu gaji plus bonus,” ujarnya.

Baca halaman selanjutnya…

Cerita lucu pernah menagih teman sendiri, sampai jadi sasaran utang tetangga gara-gara ngaku pegawai bank.

Terakhir diperbarui pada 16 Mei 2025 oleh .

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Exit mobile version