Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Cerita-cerita Kecil nan Hangat di Tengah Gemuruh Istora, Orang Tua dan Anak Saling Memperjuangkan Masa Depan

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
21 Januari 2026
A A
Cerita kecil nan hangat di tengah gemuruh bulu tangkis Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan MOJOK.CO

Ilustrasi - Cerita kecil nan hangat di tengah gemuruh bulu tangkis Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Event bulu tangkis di Indonesia, seperti Daihatsu Indonesia Masters 2026, menjadi momen orang tua menyalakan mimpi anak-anaknya. Dengan melihat aksi para atlet bulu tangkis dan gemuruh suporter di Istora Senayan, anak-anak bisa terpantik bertekad lebih kuat untuk menjadi seperti Anthony Sinisuka Ginting atau Jonatan Christie kelak. 

***

Seorang ibu tengah menemani dua anak laki-laki di area atas venue utama Daihatsu Indonesia Masters 2026 saat gerimis mengguyur Istora Senayan, Rabu (21/1/2026) siang. 

Dua anak-anak laki-laki yang bersamanya tengah asyik bermain game di sebuah booth yang disediakan penyelenggara. Sekadar mengisi waktu jeda sebelum kembali bersorak-sorai di tribun penonton. Sesekali ia merekam aktivitas sang anak melalui ponsel dengan penuh gairah.

Ibu-ibu itu bernama Anesa (42). Ia datang dari Cikarang, Bekasi. “Sudah beberapa kali kalau ada event bulu tangkis di Indonesia kami datang nonton lahgsung,” katanya.

Momen Anesa menemani anaknya di tengah gemuruh bulu tangkis Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan MOJOK.CO
Momen Anesa (kemeja kotak-kotak) menemani anaknya di tengah gemuruh bulu tangkis Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan. (Aly Reza/Mojok.co)

Upaya ibu menyalakan mimpi anak-anak jadi atlet bulu tangkis

Bagi Anesa, menonton bulu tangkis–seperti Daihatsu Indonesia Masters 2026–di venue langsung bukan sekadar hiburan keluarga. Lebih dari itu, menjadi salah satu upayanya menyalakan mimpi anak-anak. 

Anak Anesa, yang masih SD, sangat menggemari bulu tangkis. Anesa pun memasukkan mereka dalam sebuah klub pembinaan bulu tangkis di Bekasi. 

“Ngajak mereka ke Istora, biar mereka lihat, bagaimana kelak kalau jadi atlet bulu tangkis nasional. Main di hadapan banyak orang, menghadapi banyak atlet internasional,” ucap Anesa. 

Dengan merasakan atmosfer Istora Senayan secara langsung–yang penuh gemuruh sorak-sorai dan tepukan nyaring dari balon tepuk–ia berharap anaknya makin terpupuk tekadnya: berlatih lebih keras. 

“Seorang ibu, kelak kalau menyaksikan anaknya jadi atlet bulu tangkis, main di event seperti Indonesia Masters, pasti akan bangga dan terharu,” ucap Anesa. 

Banggakan negara dan orang tua lewat bulu tangkis

Dua anak yang diajak Anesa adalah Omer Sakha Nugroho (kelas 4 SD) dan Sean Syahdi (kelas 5 SD). Omer adalah anak kandung Anesa, sementara Sean adalah anak saudara yang memang punya mimpi yang sama dengan Omer. 

Keduanya mengaku selalu antusias tiap nonton langsung event-event bulu tangkis. Sebab, itu menjadi momen keduanya melihat langsung atlet-atlet idola. Mereka mengidolakan Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. 

“Pengin lihat dan belajar langsung bagaimana skill mereka yang bisa ditiru pas latihan,” ucap Sean. 

“Jadi lebih semangat buat jadi atlet bulu tangkis. Karena yang dukung banyak,” kata Omer. “Lihat suasana Istora Senayan (yang penuh gemuruh) juga bikin harus berlatih percaya diri.” 

Iklan
Momen Anesa menemani anaknya di tengah gemuruh bulu tangkis Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan MOJOK.CO
Momen Anesa (kemeja kotak-kotak) menemani anaknya di tengah gemuruh bulu tangkis Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan. (Aly Reza/Mojok.co)

Bukan alasan hobi semata kenapa Omer dan Sean begitu bertekad untuk menjadi atlet bulu tangkis nasional. Melalui bulu tangkis, keduanya punya harapan kelak bisa membanggakan negara dan utamanya orang tua masing-masing (yang sedari dini senantiasa memberi dukungan atas langkah-langkah yang keduanya tapaki). 

Mendengar itu, Anesa tersenyum haru. Lalu merangkul dua bocah laki-laki itu. 

Orang tua dan anak di Daihatsu Indonesia Masters 2026

Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan memang menjadi list jujukan keluarga. Ada cukup banyak orang tua yang datang menggandeng anak-anak (umumnya yang masih usia SD). 

Ada seorang ibu yang datang membawa tiga anak. Seorang bapak yang menerabas hujan demi ajak anak laki-lakinya menyaksikan langsung idola mereka bermain di Istora Senayan. Ada pula sekeluarga komplet, datang rombongan. 

Anak-anak mereka juga tampak sumringah. Tampak raut tak sabar saat mereka harus mengantre di meja pemeriksaan tiket dan barang bawaan di pintu masuk tribun. 

Tanggung jawab menyemai benih mimpi

Tak hanya orang tua, Daihatsu Indonesia Masters 2026 juga menjadi jujukan bagi para pelatih pembinaan klub bulu tangkis junior. Salah satu yang saya temui siang itu adalah Axio (32), pelatih sebuah klub bulu tangkis asal Jakarta Barat. Ia datang bersama tiga anak didiknya. 

Melatih sejak 2024, Axio mengaku sudah terbilang sering mengajak anak-anak didiknya menyaksikan secara langsung event-event bulu tangkis di Indonesia. Baik dalam skala nasional maupun internasional. 

Bagi Axio, ini adalah bagian dari tanggung jawab menyemai benih-benih mimpi para anak didik. Sebab, orang tua mereka menitipkan anak-anak di klub yang Axio asuh tentu bukan sekadar iseng. Tapi dengan harapan. 

Axio dan tiga anak didiknya di Daihatsu Indonesia Masters 2026 MOJOK.CO
Axio dan tiga anak didiknya di Daihatsu Indonesia Masters 2026. (Aly Reza/Mojok.co)

Harapan para orang tua pun tentu bukan sekadar agar jago bermain bulu tangkis. Tapi juga agar terus berkembang dengan potensi menjadi atlet bulu tangkis nasional. 

“Apalagi di Indonesia Masters 2026 ini banyak atlet muda yang diturunkan. Itu bisa jadi motivasi tersendiri buat anak-anak. Bahwa kalau bisa unjuk diri, bahkan bisa bersinar di usia muda. Seperti Alwi Farhan,” ucap Axio. Juga nama-nama bintang muda lain seperti Nikolaus Joaquin, Mohammad Zaki Ubaidillah, hingga Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. 

Axio memberi motivasi anak didiknya yang nonton bulu tangkis langsung di Istora Senayan MOJOK.CO
Axio memberi motivasi anak didiknya yang nonton bulu tangkis langsung di Istora Senayan. (Aly Reza/Mojok.co)

“Sambil nonton, saya kasih tahu mereka, lihat semua bisa jadi atlet nasional. Asal kerja keras, asah kemampuan, dan nggak kalah penting: berani bermimpi. Mimpi itu kunci,” tutup Axio. Pesan motivasi itu terasa begitu bertenaga karena diucapkan di tengah gemuruh Istora Senayan, tempat banyak atlet muda menaruh mimpinya untuk bisa bersinar di sana. 

Persis di kalimat terakhir, anak-anak didik Axio yang sedari tadi menyimak tampak mengembangkan senyum. Lalu mereka berjalan beriringan menuju salah satu pintu masuk tribun. 

Penulis: Muchamad Aly Reza

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Berkah di Luar Arena: Ojol Jakarta Terciprat Bahagia dari Pesta Rakyat Indonesia Masters 2026 di Istora atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2026 oleh

Tags: atlet bulu tangkisbulu tangkisdaihatsu indonesia masters 2026indonesia mastersindonesia masters 2026Istoraistora senayansenayan
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Alwi Farhan juara Daihatsu Indonesia Masters 2026, bikin Istora Senayan, Jakarta menggelora MOJOK.CO
Sosok

The Authentic Alwi Farhan: Gen Z Muda dan Berbahaya, Mental Baja tapi Suka Belajar dari Kritik

25 Januari 2026
raymond, joaquin, indonesia masters 2026.MOJOK.CO
Aktual

Mimpi Masa Kecil “The Next Minions” yang Masih Tertunda

25 Januari 2026
Akhir pekan indah di pusat Jakarta. Ajak bapak pertama kali nonton bulu tangkis langsung di Istora Senayan (Daihatsu Indonesia Masters 2026) MOJOK.CO
Ragam

Akhir Pekan Indah di Pusat Jakarta: Ajak Bapak Pertama Kali Nonton Bulu Tangkis di Istora, Obati Kesepian di Masa Tua

24 Januari 2026
“Terapi Massal” Pekerja Jakarta di Istora Senayan.MOJOK.CO
Ragam

“Terapi Massal” Pekerja Jakarta di Istora Senayan

24 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Kesulitan korban kekerasan seksual dalam berbicara

Korban Kekerasan Seksual Sering Jatuh Ditimpa Tangga: Sulit Bicara, Bukan Dipahami, tapi Malah Dihakimi

11 Februari 2026
tunadaksa lulusan S1 universitas terbuka (UT). MOJOK.CO

Lulus SMA Cuma Diterima Kerja Jadi Babu dan Dihina karena Fisik, Kini Malah Jadi Asesor Sertifikasi dengan Gelar S1 UT

10 Februari 2026
Tips Mengelola Gaji Jakarta yang Kelihatan Besar tapi Cuma Ilusi MOJOK.CO

Tips Mengelola Gaji Jakarta yang Kelihatan Besar, tapi Nyatanya Bisa Bikin Pusing kayak Gaji Jogja yang Tiarap Itu

12 Februari 2026
Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan dan Vita Rilis Video Klip "Rayuanmu" yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!.MOJOK.CO

Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!

9 Februari 2026
TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026

Video Terbaru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026
Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.