Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan

Penyebab Motor Honda PCX Gredek dan Solusinya yang Sebenarnya Murah

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
6 Juni 2024
A A
Penyebab Motor Honda PCX Gredek dan Solusinya yang Sebenarnya Murah

Penyebab Motor Honda PCX Gredek dan Solusinya yang Sebenarnya Murah

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Motor Honda PCX ini motor yang unik. Dianggap penuh masalah, tapi tetap saja peminatnya banyak. Makin banyak, dan berlipat ganda, padahal ya seperti yang saya tulis tadi, dianggap penuh masalah.

Masalah-masalah yang ada di Honda PCX sebenarnya banyak, tapi, salah satu yang paling sering jadi sorotan adalah gredek di saat berakselerasi. Penyakit ini menjangkiti banyak Honda PCX, bahkan ketika versi terbarunya keluar (Honda PCX 160), gredek ini pun masih muncul.

Gredek ini biasanya terjadi saat akselerasi rendah, paling terasa saat motor baru mulai jalan atau saat sedang menambah kecepatan. Misal kalian sedang berhenti sejenak menunggu jalanan sepi waktu mau menyeberang, gredek itu akan begitu terasa.

Bagi para pengguna motor yang agak paham karakter matic, akan sedikit memaklumi karena memang salah satu “penyakit” motor matic memang gredek. Tapi, tetap tidak akan sesering motor Honda PCX. Sebab ya, kalau jarang, nggak akan disebut penyakit dong. Nah, masalahnya, penyakit ini akan bikin para pengguna motor awam mesin khawatir karena memang terasa banget.

Gredek inilah yang bikin reputasi motor Honda PCX terjun bebas dan kerap jadi ejekan di dunia maya. Padahal, hal ini sebenarnya bisa diatasi.

Menurut Endro Sutarno, Technical Service Division PT AHM, dilansir dari GridOto, penyebab gredek di motor Honda PCX salah satunya karena selip di kampas kopling dan outer clutch. Kampas kopling yang tak mengikat outer clutch secara kuat pada rpm rendah, akan mengakibatkan gredek.

“Selip ini bisa terjadi karena keausan antar kedua part tersebut, karena kedua part itu ada yang kotor atau ada sistem kedua part yaitu cara mengembangnya kampas kopling lamban dikarenakan beberapa faktor di sistem ini.”

Agar bisa mengetahui permasalahannya secara lebih jelas, Endro menyarankan agar para pemilik motor memeriksakan motornya ke AHASS terdekat.

Modifikasi pada motor Honda PCX

Endro menyarankan, pengecekan CVT yang lebih cepat bisa mengurangi gredek. Misal, tiap 8000 km atau lebih cepat. Bisa jadi penyebab kotor atau aus karena debu, dari jalanan yang dilalui pemilik motor. Tapi selain perkara selip, kampas kopling bisa jadi salah satu penyebab gredek.

“Bisa karena traksi kampas kopling sudah berkurang, akhirnya jadi selip dan nggak gigit mangkok kopling buat gerakin roda belakang.”

Tapi, tentu saja, hal ini bisa diatasi, dan untuk mengatasinya, butuh modifikasi.

Baca halaman selanjutnya

Modif komponen CVT

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Juni 2024 oleh

Tags: AHMgredekHonda PCXmotor honda pcxpcxsolusi
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Honda PCX 150 lebih buruk dibanding Yamaha Mio Sporty. MOJOK.CO
Sehari-hari

Ganti Motor Honda PCX 150 Berujung Menyesal karena Bawa Petaka dan Bikin Boncos, Seketika Rindu dengan Yamaha Mio Sporty

2 Maret 2026
outfit orang Surabaya Utara lebih sederhana ketimbang Surabaya Barat. MOJOK.CO
Ragam

Kaos Oblong, Sarung, dan Motor PCX adalah Simbol Kesederhanaan Sejati Warga Surabaya Utara

8 Januari 2026
PCX Motor Honda Paling Elegan, NMAX Cuma Matik Paling Berisik MOJOK.CO
Otomojok

NMAX Memang Laris, Tapi PCX Lebih Elegan: 5 Alasan Kenapa Anda Harus Berhenti Memuja Matik yang Terlalu Berisik Itu

6 Agustus 2025
NMAX Motor Terbaik Yamaha Pembunuh Popularitas Honda PCX MOJOK.CO
Otomojok

NMAX: Motor Terbaik Yamaha, Wujud Supremasi di Segala Lini Dibanding Honda PCX

2 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pilih side hustle daripada pekerjaan kantoran

Pilih Tinggalkan Kerja Kantoran ke “Side Hustle” demi Merawat Anak, Kini Kantongi Rp425 Juta per Bulan dan Lebih Dekat dengan Keluarga

31 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
anak kos ketakutan pasang gas di jogja. MOJOK.CO

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Gagal kuliah di PTN karena tidak lolos SNBP, padahal masih ada jalur SNBT dan UM UGM

Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan

1 April 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.