Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal

Mie Ayam Pak Tekun: Dosa Besar yang Enak dalam Semangkuk Mie Ayam

TEmpate KUrang Nyaman, tetelannya memuaskan!

Oktavolama Akbar Budi Santosa oleh Oktavolama Akbar Budi Santosa
11 Februari 2023
A A
Beranda Liputan Kuliner
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Topping-nya nggak ada yang tercela!

Bagaimana dengan topping tambahan yang lain? Cukup dua kata: tak bercela! Bakso basahnya punya tekstur kenyal menggigit dengan urat yang menambah kekayaan rasa sapi. Bakso gorengnya pun begitu, meski tampak berminyak ternyata masih nyaman dimakan. Garing di luar, lembut di dalam. Keduanya menambah sensasi rasa khas olahan daging sapi yang secukupnya, seperlunya. Memang begitulah seharusnya sebuah topping pelengkap.

Cekernya gimana? Wes yo enak jelas! Los dol daginge langsung mrothol!

Tandas juga akhirnya satu mie ayam topping ultimate. Meski porsi mienya tidak jumbo, tetapi sudah sangat mampu membuat perut saya kenyang. Mie ayam yang baru berdiri pada tahun 2019 ini memang layak jadi kesayangan warga sekitar Jalan Kaliurang.

Tempat boleh nggak nyaman, tetapi di lidah, duh, nyaman pake banget! Di dompet pun begitu. Pesanan saya tadi cukup ditebus dengan harga Rp21.500,00 saja. Kalau mau tambah makanan ringan Rp500-an juga ada. Mau minum, berbagai merek minuman kemasan juga pepak, lengkap!

Salah satu hidden gem yang makannya lesehan di pinggir gang. MOJOK.CO
Pembeli di Mie Ayam Pak Tekun makan lesehan di pinggir gang, meski tempat kurang nyaman, soal rasa Mie Ayam Pak Tekun memuaskan. (Oktavolama Akbar/Mojok.co)

Semakin siang, situasi makin ramai. Yang datang, meski hanya satu dua orang, rentang waktunya cepat. Semua meja mulai penuh. Nomor antrian mulai dibagikan dan mereka yang tidak kebagian meja duduk lesehan di jalan kecil di selatan warung.

Pemandangan yang entah kenapa mengingatkan saya pada suasana halal bi halal di kampung. Saya pun segera bergegas membayar dan pulang agar pembeli lain kebagian meja. Sebuah pengalaman pertama yang menyenangkan dari Pak Tekun. Mungkin sudah selayaknya singkatan TEKUN diganti dari TEmpat Kurang Nyaman menjadi TEtelan Kualitas UNggul!

Baca Juga:

Mie ayam surabaya untuk quality time. MOJOK.CO

Makan Mie Ayam, “Quality Time” Orang Surabaya dan Balas Dendam Terbaik untuk Melampiaskan Getirnya Hidup

25 Februari 2026
mie ayam Surabaya. MOJOK.CO

Mie Ayam Surabaya Buatan Pak Man, Tempat Saya “Berobat” setelah Lelah di Perantauan meski Pedagangnya Pendiam

20 Februari 2026

Kata mereka yang jadi pelanggan setia Mie Ayam Pak Tekun

“Rasanya pas perpaduan antara gurih manis, tetelannya jos dari rasa maupun porsi. Daun bawang dan acar jadi nilai plus hanya minus di tempat emang tempate kurang nyaman (tekun sesuai nama). Rasa sih soal selera tapi temenku lainnya cocok sih sama rasa dan porsinya,” Aji (28) pelopor gerakan #JumatMieayaman. 

Dewangga (31) seorang fotografer dan pemain Pokemon Go ini juga pelanggan setia di warung mie ayam ini. “Rasa enak, porsi pas, ada kriuk-kriuk dan tetelan ginuk-ginuk,” katanya.

Husnul(23) pecinta mie ayam lainnya mengatakan ia kerap kecewa kalau datang sore hari ke Mie Ayam Pak Tekun. Kecewa karena sering bakso gorengnya sudah habis. Soal cita rasa, ia angkat jempol.

“Tipe mie ayam kuah kentel yang rasanya kayak kari gitu tapi ga banyak kecap gitu loh. Aku suka ayamnya pas aja dan mie nggak “lodoh” (overcooked). Cuma kalau sore bakso gorengnya cepet abis,” kata Husnul.

Soal bakso goreng yang enak juga diakui oleh Fabs (26), pelanggan setia Mie Ayam Pak Tekun. “Dari jaman bakso gorengnya gepeng, trus diiris korek, trus yang agak empuk, rasanya masih oke,” katanya yang kerap menjadikan mie ayam bakso jadi menu favoritnya di Mie Ayam Pak Tekun.

Saya pulang ke Bantul dengan perut kenyang dan hati senang. Di tengah perjalanan saya baru teringat, lupa tanya nama asli penjualnya! Setelah tanya sana sini, pemilik warung mie ayam ini namanya Tedy Kuntandi, kalau disingkat jadi Pak Tekun! Sayang saya belum berkesempatan ngobrol dengannya. Haduh untuk urusan liputan saya jadi nggak tekun gara-gara terlena kelezatan tetelannya. Hehehe.

Reporter: Oktavolama Akbar Budi Santosa
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Mie Ayam Pojok Teknik UGM, Kombinasi Aneh yang Enak dengan Batagor dan rekomendasi kuliner lainnya di Goyang Lidah. 

Iklan

 

Halaman 2 dari 2
Prev12
Tags: goyang lidahKuliner JogjaLiputan Mojokmie ayammie ayam pak tekuntetelan
Oktavolama Akbar Budi Santosa

Oktavolama Akbar Budi Santosa

Pengulas mie di @nyaaarimie

Artikel Terkait

Mie ayam surabaya untuk quality time. MOJOK.CO
Urban

Makan Mie Ayam, “Quality Time” Orang Surabaya dan Balas Dendam Terbaik untuk Melampiaskan Getirnya Hidup

25 Februari 2026
mie ayam Surabaya. MOJOK.CO
Catatan

Mie Ayam Surabaya Buatan Pak Man, Tempat Saya “Berobat” setelah Lelah di Perantauan meski Pedagangnya Pendiam

20 Februari 2026
Cerita perintis bukan bocil pewaris yang lulus SMK langsung bayar utang keluarga, pecel lele di jogja, omzet pecel lele. MOJOK.CO
Urban

Dihina Tetangga dan Teman karena Cuma Kerja Kasar dan Menempati “Kosan Bedeng” di Jogja, padahal Penghasilan Rp30 Juta Sebulan hingga Mampu Kuliahkan Adik

15 Februari 2026
3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat- Mahal dan Berjarak (Wikimedia Commons)
Pojokan

3 Kuliner Jogja yang Tidak Lagi Merakyat: Ketika Lidah Lokal yang Murah Direbut oleh Lidah Wisatawan yang Dipaksa Mahal

11 Februari 2026
Muat Lebih Banyak
Pos Selanjutnya
warga jepara dan jalan rusak mojok.co

Pesan untuk Warga Jepara: Jangan Jatuh di Lubang yang Sama

Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.