Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Menabung Recehan, Hasilnya Jutaan

Redaksi oleh Redaksi
5 Oktober 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sejak kecil kita telah diajarkan untuk menabung. Sejak kecil, tulisan “rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya” sudah ada di sampul buku tulis kita. Sejak kecil pula celengan berbentuk ayam atau kodok sudah ada di kamar kita. Bahkan, sejak kecil kita sudah dipaksa untuk percaya bahwa sifat terpuji selalu dibentuk dari komponen baik hati, tidak sombong, dan rajin menabung.

Tak bisa dimungkiri, menabung memang hal yang menguntungkan. Sungguh, tak salah dulu Saskia dan Geofanny menyanyikan lagu, “Tang ting tung, hey, jangan dihitung, tahu-tahu kita nanti dapat untung,”sebab pada kenyataannya, memang banyak orang yang mendapatkan hasil berlimpah dari menabung. Bahkan meski yang ditabung uang receh sekalipun.

Jangan mengecilkan uang receh. Jika ditabung secara konsisten selama beberapa tahun, ternyata hasilnya bisa luar biasa.

Cerita soal keberhasilan para penabung receh ini bisa kita temukan dengan mudah. Agustine Ningsih, salah satunya. Ia adalah sosok yang beberapa waktu lalu menjadi viral karena keberhasilannya bersama suami menabung uang receh selama lima tahun sehingga mampu mengumpulkan uang sekitar 60 juta. Hari demi hari Agustine mengumpulkan uang receh yang dikelompokkan sesuai besarannya dan menyimpannya di dalam galon.

Sikap disiplin menabung receh sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit ini tidak hanya dimiliki oleh Agustine. Tahun 2015 lalu, suami istri di Ponorogo berhasil membeli sepeda motor seharga 18 juta dari hasil menabung uang recehan selama enam tahun.

Di tahun 2016, seorang warga Depok berhasil menabung selama lima tahun hingga mencapai 33 juta. Uang tersebut kemudian ia gunakan untuk membeli motor.

Tak berhenti di situ, beberapa bulan yang lalu, Eka Duta, seorang remaja asal Magelang, mendaftar sekolah di MAN 1 Kota Magelang dengan menggunakan uang receh yang telah ditabungnya sejak kelas 6 SD hingga mencapai 1,5 juta.

Nah, bagaimana? Luar biasa, bukan? Jadi, kapan sampean siap mengikuti jejak para militan celengan di atas? Yah, siapa tahu, dari hasil menabung recehan sampean bisa punya cukup uang buat bikin kos-kosan di Meikarta.

Siapa tahu.

Menabung

Terakhir diperbarui pada 5 Oktober 2017 oleh

Tags: celenganMenabungrecehan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

5 Hal Ini Pantas Dilakukan untuk Menikmati Uang Secara Bijak | Semenjana Eps. 2
Video

5 Hal Ini Pantas Dilakukan untuk Menikmati Uang Secara Bijak | Semenjana Eps. 2

17 Februari 2025
Ragam

Cerita Gen Z Bisa Beli Rumah di Usia 24 Tahun, Modal Jualan Parfum

24 Oktober 2024
Generasi Sandwich Nggak Butuh Dukungan, Kami Butuh Uang, Uang yang Banyak MOJOK.CO
Esai

Generasi Sandwich Nggak Butuh Dukungan, Kami Butuh Uang, Uang yang Banyak

25 November 2021
MOJOK-YOLO-CELENGAN
Celengan

YOLO, Menikmati Hidup Hedon Tanpa Mikirin Nabung Ala Milenial

11 April 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.