Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Keresahan Mahasiswa PBSI UNESA tentang Masa Depannya: Jadi Guru Tak Mau, Maunya Bekerja di Luar Industri Pendidikan

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
13 April 2024
A A
guru honorer, temanggung.MOJOK.CO

Ilustrasi - Cerita Guru Honorer di Temanggung yang Dilarang Kritis: Bicara Kebenaran Berujung Pemecatan (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sudah hampir lulus, Siswoyo, mahasiswa PBSI UNESA angkatan 2020 ini justru galau dengan masa depannya. Jurusan yang dia tekuni tidak sesuai ekspektasi, dan menuju akhir, keresahannya memuncak.

***

“Keresahan awalnya datang dari luar, Mas, dari cara pandang orang terhadap jurusan PBSI. Kenapa nggak bahasa ini, bahasa itu. sebenernya juga, orang PBSI-nya juga bingung, Mas, kenapa kita ambil jurusan ini?”

“Kebetulan dulu saya ikut standup comedy. Saya sampai bikin bit kayak begini, kalau orang kira saya lulus nanti akan jualan KBBI, padahal saya nanti nggak cuman jualan KBBI, tapi LKS juga.”

Siswoyo memulai keresahannya dengan guyonan akan apa yang dia alami selama ini (12/4/2024). Lalu dia bercerita kenapa orang-orang masuk PBSI UNESA, jurusan yang bikin dia resah, dan kenapa orang-orang sama resahnya dengan dia.

“Ketika saya masuk ya, Mas, temen-temen itu nggak mau jadi guru, Mas. Atau menjadikan guru sebagai opsi terakhir, Mas. Kebanyakan orang PBSI itu isinya orang-orang yang ingin belajar sastra, tapi mau masuk sastra murni, tidak berani karena terlalu gambling.”

Jadi guru tak mau

Siswoyo kembali berkata bahwa jadi guru itu bikin mereka ragu. Masih harus ambil PPG, masih harus urus administrasi. Mereka pun dihadapkan fakta mereka harus belajar dua kurikulum sekaligus saat praktik mengajar. Di kampus belajar K13, di lapangan mereka pakai Kurikulum Merdeka. Hal ini bikin mereka ragu mau jadi guru.

“Dalam praktik mengajar, saya dan mahasiswa PBSI angkatanku kan ngalamin masa transisi. Di kampus belajar Kurikulum 13, di lapangan kami diminta pakai Kurikulum Merdeka. Ya kudu gimana sih kita?”

Untuk Siswoyo pribadi, jadi guru bukan hal yang dia suka. Pekerjaan yang repetitif, harus bicara hal yang sama di tiap kelas, bagi dia membosankan. Terlebih, masih ada beban administrasi yang harus dikerjakan. Jadi guru, baginya beban yang amat besar.

“Kawan-kawan yang jadi guru itu cerita kalau kebahagiaan mereka itu bukan saat mengajar, Mas, tapi saat ngobrol sama murid. Mengajarnya yah, gitu-gitu aja bagi mereka. Ada materi, sampaikan.”

Apalagi saat PLP (praktik mengajar), dia menemui fakta bahwa kebanyakan peserta PLP dilepas oleh guru, alias jadi guru pengganti. Sudah belajar di kampus autodidak, praktik mengajar pun autodidak.

Baca halaman selanjutnya

Peluang banyak, tapi…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 13 April 2024 oleh

Tags: guruindustri pendidikanpbsiPBSI UNESAunesa
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Pekerja gila Surabaya yang melamun di Danau UNESA. MOJOK.CO
Urban

Danau UNESA, Tempat Pelarian Pekerja Surabaya Gaji Pas-pasan dan Gila Kerja. Kuat Bertahan Hanya dengan Melamun

24 Februari 2026
guru, stem, guru honorer, pns.MOJOK.CO
Edumojok

Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM

31 Januari 2026
guru BK.MOJOK.CO
Ragam

Menjadi Guru BK Capek Mental dan “Tak Menghasilkan”, Memilih Resign dan Kerja Kantoran Meski Harus Mengubur Cita-Cita

29 Januari 2026
Curhat Guru PPPK Paruh Waktu: Status ASN, Kontrak Setahun, Gaji Masih Teka-teki MOJOK.CO
Esai

Curhat Guru PPPK Paruh Waktu: Status ASN, Kontrak Setahun, Gaji Masih Teka-teki

23 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026
UMR Jakarta, merantau ke jakarta, kerja di jakarta.MOJOK.CO

Modal Ijazah S1, Nekat Adu Nasib ke Jakarta: Sudah Bikin Syukuran karena Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Pertama Belum Turun

26 Februari 2026
Mekanisme beasiswa LPDP untuk kuliah di luar negeri masih silang sengkarut, awardee cemas jadi "WNI" MOJOK.CO

Mekanisme dalam Beasiswa LPDP (Masih) Silang Sengkarut: Awardee Cemas Jadi WNI, Negara Punya PR yang Harus Diberesi

23 Februari 2026
Honda Scoopy, Motor Busuk yang Bikin Konsumen Setia Kecewa (Wikimedia Commons)

Karena Cinta dan Setia, Rela Membeli 11 Motor Honda tapi Berakhir Kecewa karena Honda Scoopy Hanya Jual Tampang tapi Mesinnya Menyedihkan

25 Februari 2026
Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang Doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek Mojok.co

Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek

28 Februari 2026
5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau Mojok.co

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau 

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.