Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Keteledoran Kampus Berujung Sertifikat Tes TOEFL Palsu Marak Digunakan Mahasiswa Jogja, Tanpa Pengecekan Sama Sekali

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
26 Januari 2024
A A
tes toefl palsu di Jogja.MOJOK.CO

Ilustrasi mahasiswa (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Saat ini ternyata banyak mahasiswa di Jogja yang mengandalkan sertifikat tes TOEFL palsu untuk mendaftar sidang skripsi atau memenuhi persyaratan kelulusan. Kampus seperti tidak melakukan pengecekan mendalam.

Banyak kampus yang mensyaratkan sertifikat tes TOEFL dengan skor tertentu untuk mendaftar ujian skripsi. Jimi* (23) misalnya mengaku kampusnya mewajibkan mahasiswa punya skor tes TOEFL sebesar 450.

“Tapi seperti sekadar formalitas,” katanya saat Mojok wawancara Kamis (25/1/2024).

Pasalnya, Jimi bisa lolos sidang skripsi hingga wisuda berbekal serfikat palsu yang ia beli secara daring. Penampakan lembaran kertas itu memang tampak asli dengan keterangan lembaga hingga cap resmi. Namun, semua itu ia dapat tanpa tes sama sekali.

Saat memberikannya kepada staf administrasi program studi, tidak ada pengecekan apa pun. Petugas sekedar melihatnya sekilas lalu dibiarkan begitu saja. Tak heran, kakak tingkatnya juga bercerita kalau cara itu memang aman untuk digunakan.

tes toefl.MOJOK.CO
Ilustrasi belajar untuk tes TOEFL (Unseen Studio/Unsplash)

Senada, Joni* (24) juga menuturkan hal serupa. Kampus tidak melakukan pengecekan saat ia menyerahkan sertifikat tes TOEFL palsu.

Padahal, kampusnya memiliki lembaga tes TOEFL. Namun, tidak ada ketentuan agar tes kemampuan berbahasa Inggris ini harus dilakukan di lembaga kredibel yang sudah diverifikasi kampus.

“Selain itu tempat tes di kampus juga tidak fleksibel jam operasinya. Mahasiswa yang butuh segera karena deadline mepet jadi kesusahan. Ya sertifikat palsu jadi pilihanku waktu itu,” curhatnya.

“Intinya sertifikasi berbayar itu jadi ladang yang menjanjikan untuk bisnis,” imbuhnya.

Ladang basah tes TOEFL abal-abal di Jogja

Beberapa kampus di Jogja memang mensyaratkan tes TOEFL hanya bisa lewat lembaga internal. Selain itu dengan lembaga resmi yang sudah terverifikasi oleh kampus. Sayangnya, masih banyak yang tidak menerapkan hal tersebut.

Joni berpendapat, lembaga tes semacam itu memang jadi lahan basah untuk praktik pemalsuan. Skor bisa ditentukan sesuai kesepakatan.

“Saat datang ke lokasi tes juga tempatnya memang tampak tidak meyakinkan. Bahkan tempat bimbingan belajar anak SD pun lebih bagus,” kelakarnya.

Di sana ia mengaku melihat ada banyak mahasiswa lain dari berbagai kampus di Jogja yang melakukan praktik serupa. Hal itu mengindikasikan praktik ini lazim di kalangan mahasiswa.

Baik Jimi maupun Joni mengaku, memilih membeli sertifikat tes TOEFL palsu lantaran mepetnya pengumuman jadwal sidang dengan batas pendaftaran administrasi. Di sisi lain, mereka merasa tidak yakin dengan kemampuannya agar lolos ujian.

Iklan

Kondisi berbeda terjadi jika kampus menerapkan prosedur ketat mengenai tes TOEFL untuk persyaratan wisuda. Vina* (23) misalnya, tahun lalu saat mengurus persyaratan wisuda di Universitas Islam Indonesia (UII) ia sampai mengulang tes TOEFL empat kali.

“Soalnya di UII wajib banget pakai lembaga internal kampus sendiri tesnya. Jadi tidak ada potensi kecurangan apalagi beli sertifikat palsu,” tuturnya.

Vina mengaku jadi begitu serius mempersiapkan tes tersebut. Selain belajar, ia harus mengeluarkan biaya ekstra. Tekanan karena hambatan kecil menjelang kelulusan juga jadi hal yang tambah membebani.

Mahasiswa ini bahkan harus mengundur jadwal pendaftaran wisudanya hingga semester berikutnya karena kegagalan los tes TOEFL tersebut. Kendati begitu, prosesnya semua tanpa manipulasi.

Sebagai informasi, selain untuk syarat kelulusan mahasiswa S1, tes TOEFL biasanya menjadi persyaratan mendaftar S2, melamar kerja, hingga beasiswa.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Nekat Beli Sertifikat Tes Toefl Palsu Demi Lolos Sidang Skripsi, Awalnya Lega tapi Berakhir Menyesal

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 27 Januari 2024 oleh

Tags: JogjaMahasiswates toefltoefl palsu
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO
Esai

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO
Ragam

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.