Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Siswa “Terpintar” SMA Sombong Bakal Lolos Mudah ke PTN, Berakhir Kuliah di Kampus Tak Terkenal setelah Dua Tahun Gagal UTBK

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
23 Mei 2025
A A
Gagal UTBK, kuliah.MOJOK.CO

Ilustrasi - Kuliah mahal tapi berakhir gagal (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dua kali gagal di UTBK, merasa trauma hingga puasa medsos berbulan-bulan

Gagal di SNBP 2019, Putra pun berjuang di jalur-jalur yang tersisa. Termasuk setelahnya adalah SNBT (dulu SBMPTN) dan seleksi mandiri.

Di dua jalur seleksi itu, UGM tetap ia perjuangkan. Baginya, tak ada tujuan lain di hidupnya kala itu selain bisa kuliah di kampus terbaik tersebut.

“Karena jurusan yang aku perjuangkan saat itu, yang terbaik ya yang di UGM. Apalagi aku juga masih dibuat penasaran buat lolos UGM.”

Sayangnya di semua percobaan ini, Putra masih gagal. Orang tuanya merekomendasikan dia buat daftar kampus swasta saja. Namun, ia menolak.

Putra memilih gap year saja, dan berjuang lagi tahun depan. Apalagi, saat itu ia mengaku kena mental. Ia mengaku, tiap kali buka medsos yang isinya cerita orang kuliah, dadanya makin terasa nyesek.

“Aku sampai off sosmed kira-kira 2 bulan karena kena mental gagal UTBK,” ujarnya.

Singkat cerita, setahun berlalu dan Putra kembali memperjuangkan kampus favoritnya itu. Tapi kini ia menurunkan egonya dengan membuat opsi yang lebih masuk akal. Seandainya gagal di UGM, dia akan coba seleksi mandiri ke kampus “yang lebih mudah dimasuki”, seperti Unesa.

Sialnya, cerita kegagalan UTBK 2019 malah berulang. Saat itu hanya kesedihan dan rasa frustrasi yang dia dapatkan. Tanpa mengambil opsi lain, seperti ikut seleksi mandiri, Putra memutuskan daftar kampus swasta yang dekat dengan rumahnya.

“Waktu itu desperate banget. Rasanya memang semesta nggak izinin aku kuliah di UGM. Makanya aku daftar kampus swasta, tempat kuliahku sekarang.”

Merelakan UTBK dan berdamai dengan label “mahasiswa kampus jelek”

Kini, Putra sudah berada di semester akhir perkuliahnnya. Skripsinya hampir selesai dan sebentar lagi kelulusan di depan mata. Jujur, ia mengaku sudah mulai berdamai dengan kondisinya saat ini.

“Kalau ada yang bilang ‘mahasiswa kampus jelek’, ‘nggak terkenal’, aku biasa aja, karena faktanya begitu,” ungkapnya.

Bahkan, perasaan sakit hatinya dulu karena gagal UTBK sudah dikubur. Toh, hidup mesti tetap berjalan dan dia sudah di jalan yang benar.

Putra juga mengatakan bahwa rezeki tak ada yang tahu. Bisa jadi ia ditolak UGM sebagai mahasiswa S1. Namun, tak ada yang tahu juga kalau dia bisa lolos UGM sebagai mahasiswa S2.

“Namanya hidup penuh plot twist. Bisa aja kan abis ini aku lolos S2 UGM. Hahaha.”

Iklan

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Mahasiswa UNY Sulit Menjelaskan ke Tetangga soal Kampusnya karena Kurang Populer, Mengaku Kuliah di UGM Biar Mudah Dipahami atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 23 Mei 2025 oleh

Tags: gagal utbkLolos UTBKSNBPSNBTUGMUTBKutbk 2025
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO
Sosok

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Risiko ketimpangan sosial di balik gegap gempita wisata Jogja di mata guru besar Sosiologi UGM MOJOK.CO
Ragam

2 Sisi Koin Wisata Jogja: Ekonomi Berputar, Tapi Ada Risiko Ketimpangan Sosial bagi Warga Lokal dan Masalah yang Terus Berulang

1 Januari 2026
UGM.MOJOK.CO
Kampus

Rp9,9 Triliun “Dana Kreatif” UGM: Antara Ambisi Korporasi dan Jaring Pengaman Mahasiswa

25 Desember 2025
UGM.MOJOK.CO
Ragam

Ketika Rumah Tak Lagi Ramah dan Orang Tua Hilang “Ditelan Layar HP”, Lahir Generasi Cemas

20 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.