Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Kebahagiaan Sementara Anak Buruh Lolos SNBP di UGM, Berganti Kekhawatiran Nyaris Gagal Kuliah karena Biaya

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
3 Februari 2024
A A
SNBP UGM.MOJOK.CO

Ilustrasi tertekan biaya kuliah (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Lolos UGM lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNPB) awalnya bahagia. Namun, risiko gagal kuliah karena persoalan biaya mengintai mereka yang berasal dari kalangan tak mampu.

SNBP merupakan jalur masuk PTN yang paling awal dibuka ketimbang Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan jalur mandiri. Pada 14-18 Februari 2024 mendatang, para calon mahasiswa yang lolos kuata sekolah sudah bisa melakukan pendaftaran SNBP.

Ada berbagai komponen yang membuat siswa bisa lolos SNBP. Mulai dari nilai rata-rata rapor selama SMA hingga portofolio bidang seni dan olahraga untuk program studi tertentu yang mensyaratkannya.

Saat calon mahasiswa lain sedang menjalani masa persiapan untuk SNBT dan ujian mandiri pada Maret 2024 mendatang, mereka yang lolos SNPB sudah bisa bernapas lega. Apalagi bagi yang berhasil masuk kampus terbaik Indonesia seperti UI, ITB, hingga UGM.

Namun, sebagian di antara yang lolos SNPB harus segera menyadari bahwa tantangan soal biaya menanti mereka. Kebahagiaan bisa masuk UGM beralih jadi kekhawatiran karena dapat biaya tinggi.

Pada 2023 lalu, Mojok mewawancarai sejumlah mahasiswa yang nyaris gagal kuliah karena terbentur UKT melampaui kemampuan keluarga mereka. Salah satunya Ani* (18), lulusan salah satu SMA negeri di Jogja ini sebelumnya resmi lolos di Fakultas Biologi UGM.

Lolos di pilihan pertamanya saat SNBP tentu membawa kebahagiaan bagi Ani dan keluarganya. Bapak dan ibunya yang merupakan pedagang sembako di pasar bisa bernafas lega, anak terakhir mereka akhirnya masuk ke jenjang pendidikan tinggi.

“Aku anak ketiga dan tiga bersaudara,” katanya saat Mojok hubungi Kamis (27/5).

bahagia lolos UGM via SNBP.MOJOK.CO
Suasana PPSMB UGM yang dinanti para calon mahasiswa (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Lolos SNBP tapi nyaris gagal kuliah di UGM

Awalnya lolos SNBP membuat Ani memperkirakan biaya kuliahnya tidak akan jauh dari kedua saudaranya. Kakak pertama Ani merupakan lulusan UGM sedangkan kakak keduanya berkuliah di UIN Sunan Kalijaga. Keduanya mendapat biaya UKT sebesar Rp3 jutaan.

Namun, yang terjadi, saat besaran UKT keluar, jumlahnya jauh dari bayangan Ani. Ia mendapatkan kategori UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25% sebesar Rp9.225.000 per semester.

Sebagai informasi, pada tahun akademik 2023/2024, mahasiswa UGM sudah tidak mendapat UKT berdasarkan golongan seperti tahun-tahun sebelumnya. Sistemnya berubah menjadi dua kategori yakni UKT Pendidikan Unggul dan UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25%, 50%, 75%, dan 100%.

Angka UKT itu membuat Ani kaget. Kedua orang tuanya pun langsung mengarahkan untuk mengajukan banding karena jumlah tersebut di luar kemampuan mereka.

Orang tua Ani membuka usaha di pasar dengan pendapatan yang menurut sang anak tak menentu. Saat mengisi kelengkapan administrasi ia mencantumkan pendapatan kedua orang tuanya sebesar Rp3 juta per bulan.

“Orang tua selain membiayai anak juga mengurus kakek dan nenek saya. Kebetulan kami masih satu rumah. UKT sebesar itu di luar kemampuan,” keluhnya.

Iklan

Baca halaman selanjutnya…

Anak buruh dapat UKT Rp8 Juta, orang tua sempat minta mundur kuliah saja

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 4 Februari 2024 oleh

Tags: PTNSNBPSNBTUGM
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO
Edumojok

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua
Edumojok

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Jurusan Antropologi Unair selamatkan saya usai ditolak UGM. MOJOK.CO
Edumojok

Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali

6 April 2026
Salah jurusan, kuliah PTN.MOJOK.CO
Edumojok

Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja

5 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jurusan Antropologi Unair selamatkan saya usai ditolak UGM. MOJOK.CO

Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali

6 April 2026
Bekerja di Jakarta vs Jogja

Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

10 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
PNS tetap WFO saat WFH

PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

8 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
kuliah, kerja, sukses.MOJOK.CO

Terpaksa Kuliah di Jurusan yang Tak Diinginkan karena Tuntutan Beasiswa, 4 Tahun Penuh Derita tapi Mendapatkan Hikmah Setelah Lulus

7 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.