Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Cerita Mahasiswi Sastra Inggris UNY Kelar Skripsi 2 Bulan dan Jadi Lulusan Tercepat Gara-gara Hampir Putus Kuliah karena Pandemi

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
11 Mei 2024
A A
Cerita Mahasiswi Sastra Inggris UNY Kelar Skripsi 2 Bulan dan Jadi Lulusan Tercepat Gara-gara Hampir Putus Kuliah karena Pandemi

Cerita Mahasiswi Sastra Inggris UNY Kelar Skripsi 2 Bulan dan Jadi Lulusan Tercepat Gara-gara Hampir Putus Kuliah karena Pandemi

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tidak ada cara khusus

Yang paling mengherankan dari bagaimana Restu, mahasiswi Sastra Inggris UNY menyelesaikan skripsi ini adalah, dia tidak menghabiskan semua waktunya untuk skripsi. Dia tidak seperti Luffy yang harus mendekam di satu pulau selama 2 tahun untuk mempelajari Haki. Restu masih bisa healing di weekend, dan masih bisa sambil kerja.

“Setiap weekend aku meliburkan diri sendiri, no skripsi, no ngelesin, no apply loker. Turu, masak, makan, dan jamming-an adalah bentuk healingku. Ga minat ke mana-mana karena masih social distancing, plus ga punya duit saat itu hahahaha.”

Restu juga bekerja sebagai guru les untuk SD-SMP. Untungnya, banyak yang memakai jasanya dan percaya padanya. Lumayan untuk menambal ekonomi yang tidak baik-baik amat. Intinya, Restu tetap produktif meski mengejar skripsi 2 bulan. Miracle? That is for you to decide.

Restu hanya punya semangat dan dipaksa keadaan. Dia juga punya pandangan bahwa skripsi itu ujung, jadi tak masuk akal jika berhenti. Mahasiswi Sastra Inggris UNY ini punya tekad, itu saja. tapi dia memberi disclaimer, bahwa ini karena semesta mendukung. Sebab dia tahu, bahwa setiap orang punya kondisinya sendiri, dan tak harus secepat dia dalam mengerjakan skripsi.

“Menurutku, mahasiswa GA HARUS atau GA BISA kelar skripsi cepat. Semua pasti punya tekanan, kendala dan background story masing-masing dalam perjalanan skripsinya. Sepertiku juga, bukan?”

Hampir berhenti kuliah di Sastra Inggris UNY, kini kerja untuk perusahaan luar negeri

Kini Restu bekerja jadi content writer dan social media specialist untuk agensi luar negeri. Mahasiswa Sastra Inggris UNY ini tentu tak lagi ada di posisi yang memaksanya memilih dua pilihan yang sama-sama menyesakkan. Semua, tentu saja, karena resiliensi yang dia tunjukkan selama ini.

Kalau cari korea perempuan, tentu saja Restu adalah contoh terbaik.

Sebagai penutup, sebenarnya saya ingin minta dia memberi tips kelar skripsi secara cepat. Tapi, dia sendiri bilang bahwa tak ada tips tertentu. Jadinya, saya hanya minta semacam kalimat penyemangat saja. Dia bilang dia tak jago dalam hal ini, tapi tetap berusaha memberi.

“Skripsi itu kalau diibaratkan lari sprint, finish-nya tinggal 5 meter doang. Yakin mau nyerah? Kalo gak kuat lari, kamu bisa jalan kok. Kalau jalan tetep ga bisa, ya merangkak. Yang penting jangan berhenti, ya?”

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Hammam Izzudin

BACA JUGA Mahasiswa UNESA Surabaya Berbagi Cerita tentang Skripsinya yang Lancar karena Dosen Pembimbing yang Suportif dan Tidak Antikritik

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 25 Mei 2024 oleh

Tags: dosen pembimbingsastra inggrisSastra Inggris UNYskripsiuny
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

PGPAUD, Guru PAUD.MOJOK.CO
Edumojok

Nekat Kuliah di Jurusan PGPAUD UNY demi Wujudkan Mimpi Ibu, Setelah Lulus Harus ‘Kubur Mimpi’ karena Prospek Kerja Suram

19 Februari 2026
Ulfi Rahmawati, penerima beasiswa LPDP alumnus UNY. MOJOK.CO
Kampus

Tak Melihat Masa Depan Cerah sebagai Guru Honorer di Ponorogo, Pilih Kuliah S2 dengan LPDP hingga Kerja di Perusahaan Internasional

21 Januari 2026
daftar isi dan daftar pustaka skripsi.MOJOK.CO
Kampus

Daftar Isi dan Daftar Pustaka: “Sepele” tapi Bikin Saya Nyaris Tak Lulus Kuliah, Menyesal Tak Pernah Mempelajari Cara Membuatnya

5 Januari 2026
5 Esai Terpopuler Mojok 2025 (Mojok.co/Ega Fansuri)
Esai

5 Esai Terpopuler Mojok 2025: Sebuah Rekaman Zaman dan Keresahan Lintas Generasi

1 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mie ayam surabaya untuk quality time. MOJOK.CO

Makan Mie Ayam, “Quality Time” Orang Surabaya dan Balas Dendam Terbaik untuk Melampiaskan Getirnya Hidup

25 Februari 2026
Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri MOJOK.CO

Rela Melepas Status WNI karena “Technical Stuff” di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri

27 Februari 2026
Ironi bapak kerja habis-habisan 60 jam agar anak tak susah finansial. Tapi peran sebagai ayah dipertanyakan karena anak mengaku fatherless MOJOK.CO

Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

26 Februari 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala 'Big Tech' MOJOK.CO

Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala ‘Big Tech’

25 Februari 2026
Culture shock mahasiswa Kalimantan dengan budaya guyub Jawa di Jogja

Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman

26 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.