Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Gara-gara Berita Kenaikan UKT, Ibu Mengubur Mimpi Menguliahkan Anak di UGM, dan Melirik Universitas Terbuka, Kampus dengan Biaya Paling Masuk Akal

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
27 Mei 2024
A A
Gara-gara Berita Kenaikan UKT, Ibu Mengubur Mimpi Menguliahkan Anak di UGM, dan Melirik Universitas Terbuka, Kampus dengan Biaya Paling Masuk Akal

Gara-gara Berita Kenaikan UKT, Ibu Mengubur Mimpi Menguliahkan Anak di UGM, dan Melirik Universitas Terbuka, Kampus dengan Biaya Paling Masuk Akal

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bebas dari cekikan UKT

Keputusan Grantino untuk kuliah di Universitas Terbuka ternyata adalah keputusan yang tepat. Sebab, biaya kuliah di UT amat sangat terjangkau. Tidak ada cerita tercekik UKT. Pun kualitasnya tidak berbeda dengan kampus pada umumnya.

“Biaya semesterku cuman Rp1.365.000. Itu lima ribu sebenarnya biaya admin transfer sih. Beneran cuma segitu. Dan nggak ada biaya lain, kecuali saat registrasi. Itu pun hanya seratus ribu, Mas.”

“Eh iyo, lali. Kalau aku kan Sipas yo mas. Sistem Paket. Jadi bayarnya segitu. Itu pun karena jurusanku Ilmu Komunikasi. Nek Non sipas utowo nggak sistem paket, biasane bisa kurang, bisa lebih. Tergantung fakultase juga. Jadi misal nih, aku ambil non sipas. Aku lagi registrasi mata kuliah dan aku ambil 7 mata kuliah buat semester iki misale, yo bisa lebih dari 1,5. Dan lulusnya jadi lebih cepet asal konsisten ambil 7 makul di tiap semester.”

Universitas Terbuka tak lagi jadi opsi, justru keharusan

Saya sempat bertanya, apakah Grantino masih ingin kuliah di kampus biasa dan merasa Universitas Terbuka kampus yang nggak bagus, meski UKT begitu murah. Dia menjawabnya dengan gamblang.

“Secara pribadi, aku belum pernah kuliah di kampus biasa dan belum pernah ngrasain langsung gimana kondisi dan asiknya kuliah ning kampus biasa. Tapi nek dari segi pola belajar, biaya, terus karo pengajar, Universitas Terbuka wis apik banget sih.”

Bagi Grantino, justru Universitas Terbuka harusnya jadi pilihan utama untuk banyak orang. Biaya begitu murah, bisa dipakai untuk ajang naik jabatan, plus bisa disambi kerja harusnya jadi keunggulan. Seperti rencana anak Yuni, yang memang ingin kuliah sambil kerja gara-gara fakta UKT mencekik.

“Menurutku malah bukan opsi lagi, Mas. Mending sekalian kuliah di Universitas Terbuka aja.”

Reporter: Rizky Prasetya
Editor: Hammam Izzudin

BACA JUGA 4 Hal yang Membuktikan Mahasiswa Universitas Terbuka Tak Bisa Diremehkan

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 28 Mei 2024 oleh

Tags: kenaikan UKTUGMuktuniversitas terbukaUnsoed
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Anselmus Way, lulusan FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM) pilih usaha keripik singkong hingga ayam geprek, tapi sukses MOJOK.CO
Edumojok

Lulusan FISIPOL UGM Jualan Keripik dan Ayam Geprek, Tapi Jadi Penopang Ekonomi Keluarga usai Nyaris Putus Asa

7 Maret 2026
Anak Akuntansi UGM burnout. MOJOK.CO
Edumojok

Bela-belain Kuliah di UGM Sampai Kena Mental demi Bahagiakan Ayah Ibu yang Hanya Lulusan SD hingga Jadi Wisudawan Terbaik

6 Maret 2026
Perjalanan Memaafkan: Dendam ke Orang Tua karena Tak Diizinkan Kuliah di UGM, Jadi Luruh karena Bekal “Ndeso” Bikinan Ibu MOJOK.CO
Sehari-hari

Perjalanan Memaafkan: Dendam ke Orang Tua karena Tak Diizinkan Kuliah di UGM, Jadi Luruh karena Bekal “Ndeso” Bikinan Ibu

4 Maret 2026
Lulusan UT, Universitas Terbuka.MOJOK.CO
Edumojok

Diremehkan karena “Cuma” Lulusan UT, Tapi Bersyukur Nasib Lebih Baik daripada S1-S2 PTN Top yang Menang Gengsi tapi Nganggur

3 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mendambakan seperti suami Sheila Dara, Vidi Aldiano. Cara hidup dan perginya bikin iri banyak orang MOJOK.CO

Mendambakan Menjadi Seperti Vidi Aldiano, Cara Hidup dan Pergi bikin “Iri” Banyak Orang

9 Maret 2026
gojek instant.MOJOK.CO

Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan

12 Maret 2026
Travel Jogja Surabaya Brengsek, Nyawa Penumpang Taruhannya (Unsplash)

Pengalaman Brengsek Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Dapat Sopir Amatiran Membahayakan Nyawa dan Semburan Muntahan Penumpang

13 Maret 2026
Innova Zenix Wujud Kebodohan Finansial- Terbaik Tetap Reborn MOJOK.CO

Mendewakan Innova Zenix Adalah Kesesatan Finansial, Wujud Kebodohan Struktural yang Sangat Hakiki karena Tetap Kalah Aura Dibanding Innova Reborn

10 Maret 2026
Orang "Gagal" yang Dihina Hidupnya, Buktikan Bisa Lolos CPNS hingga PNS. MOJOK.CO

Dulu Kerap Dihina, Ditolak Kampus Top hingga Nyaris DO dan Beasiswa Dicabut, Kini Buktikan Bisa Lolos Seleksi CPNS

10 Maret 2026
Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.