PT Pertamina (Persero) kembali menggelar program Mudik Bareng Pertamina yang diikuti total lebih dari 5 ribu pemudik dan balik ke 23 kota tujuan di Pulau Jawa saat libur Lebaran. Para pemudik yang diantar pada Minggu, (15/3/2026) di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pintu 3 itu juga sempat dimanjakan dengan berbagai hiburan dan pelayanan terbaik sekaligus gratis.
Berhasil mudik gratis di tengah ekonomi yang tak pasti
Sudah 3 tahun ini, Iwan tidak mudik Lebaran. Laki-laki asal Jogja ini mengaku tinggal di sekitar Kantor Wali Kota Jakarta Selatan bersama istrinya yang juga bekerja. Namun, 2024 lalu, istrinya berhenti kerja karena ada perampingan dari perusahaan.
Alhasil, ekonomi keluarganya jadi tidak stabil dan harus berhemat. Iwan yang mulanya batal mudik lagi tahun ini, untungnya mendapat kesempatan program mudik gratis dari Pertamina pada tahun 2026. Bersama 5 ribu peserta mudik lainnya, Iwan terpilih mengikuti program Mudik Bareng Pertamina 2026.
“Akhirnya bisa tetap bertemu dengan hal yang kami rindukan, meski budget mepet,” kata Iwan mengingat suasana Jogja yang tak bisa ia rasakan di Jakarta, dikutip dari keterangan resmi Pertamina, Senin (18/3/2026).
“Semoga jalanan dalam Kota Jogja belum macet, kami ingin sekali menikmati soto dan sate klathak, sudah lama kami rindu kuliner Jogja yang jarang kami temukan beberapa tahun terakhir,” lanjutnya.
Program Mudik Bareng Pertamina 2026 turut diikuti oleh Lina. Karyawan bergaji imut (karjimut) UMR Jakarta tersebut ingin mudik Lebaran ke Ngawi, Jawa Timur. Ia sudah berangkat dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII)—tempat mangkal bus gratis dari Pertamina, pada Minggu (15/3/2026) sejak pukul 03.30 WIB bersama suami dan tantenya.
Rela ticket war untuk mudik gratis
Untuk menjadi peserta mudik gratis dari Pertamina, Lina mengaku harus berburu tiket (ticket war) bersama suaminya. Berdasarkan pengalamannya tahun lalu yang juga mendapatkan tiket mudik gratis, Lina berujar tidak merasa kesulitan untuk war ticket tahun ini.
“Suami yang gigih untuk mencari tiket ini demi kami bisa berbagi kepada orangtua dan kerabat di Ngawi,” kata Lina.
Bagi Lina dan suaminya, program Mudik Bareng Pertamina 2026 jadi salah satu penyelamat keuangannya. Bagaimana tidak, untuk mudik dari Jakarta ke Ngawi biasanya Lina, suami, dan tantenya harus mengeluarkan uang sebesar Rp2,1 juta sekali jalan.
“Itupun baru pengeluaran untuk tiket, belum termasuk makan dan minum. Tapi kalau ikut program Mudik Bareng Pertamina ini, semuanya gratis. Alhamdulillah,” ujarnya mengucapkan syukur.
Dengan begitu, uang yang seharusnya untuk biaya transportasi bisa Lina alihkan untuk keperluan lain, seperti membeli bahan pangan untuk memasak hidangan Lebaran saat berkumpul bersama keluarga.
“Kami biasa memasak opor ayam kampung, itu menu tradisi keluarga. Selebihnya, uang itu sudah kami tukar dengan uang baru untuk mengisi ‘angpao’ Lebaran untuk anak-anak.”
Bisa cukur gratis sebelum pulkam
Tak hanya mendapat keuntungan dengan naik transportasi gratis, para pemudik juga bisa memakai layanan seperti area potong rambut dan pijat gratis. Meski tidak semua bisa mendapatkan pelayanan yang sama karena keterbatasan waktu, tetapi sebagian besar memanfaatkan layanan tersebut.
Termasuk menikmati panggung hiburan, arena bermain anak yang selalu ramai sepanjang subuh hingga keberangkatan, belum lagi dua arena photo booth yang tak kalah diminati.
Di tengah keramaian salah satu booth yang ramai dikunjungi, tampak Salim, seorang anak kelas tiga sekolah dasar (SD) duduk untuk bercukur.
“Ini gratis dan kami kan masih banyak waktu untuk nanti berangkat, jadi Salim saya minta untuk cukur, ternyata dia mau,” kata Nuralim, orang tua Salim yang tinggal di Depok. Mereka akan mudik menuju Purworejo yang akan ditempuh kurang lebih 12 jam.
Keluarga Nuralim, berangkat berlima dengan komposisi satu istri dan tiga anak. Salim adalah anak lelaki, satu-satunya. Saat dijumpai, istri dan dua anak perempuan sedang beredar di area hiburan, sementara Salim bercukur.
“Ya biar rapi saja sebab kemarin tidak sempat potong rambut,” kata Salim.
Pekerjaan yang diuntungkan saat mudik Lebaran
Salah satu kapster di Styling Area, Aris berujar telah siap di booth-nya sejak pukul 03.00 hingga 07.30 WIB. Ia mengaku di jam-jam tersebut lapaknya sudah ramai dikunjungi pemudik laki-laki, terutama laki-laki dewasa yang ingin memotong rambutnya dengan model mullet atau hanya minta dirapikan.
“Kami mulai menata sejak pukul 01.00 WIB dan mulai buka untuk memotong rambut pukul 03.00 WIB. Sejauh ini, sudah ada 50 orang yang telah kami potong rambutnya,” ujar Aris yang sehari-hari menjadi kapster di Cukur Pria Tampan (@cptnhairmechanic), Bekasi.
“Kami mampu menjangkau jumlah segitu karena hanya ada tiga kapster dan keterbatasan ruang yang hanya cukup untuk tiga kursi,” lanjutnya.
Biasanya untuk potongan mullet, Aris mematok harga sebesar Rp50 ribu tapi kali ini bayaran itu sudah diborong oleh Pertamina, sehingga pemudik bisa memotong rambut secara gratis.
Tak hanya booth Aris yang ramai, area pijat wanita juga diminati pemudik. Di sana, para pemudik perempuan mendapatkan pelayanan refleksi sederhana selama 10 menit untuk pijat kaki, tangan, pundak, kepala.
“Sejauh ini kami kedatangan tamu pemudik sebanyak 55 orang mulai dari pukul 07.00 WIB. Dengan terapis tiga orang,” kata Florence dari Pinhome yang turut meramaikan acara Mudik Bareng Pertamina 2026 ini.
Menurut Florence, daftar pemudik yang ingin dilayani sangat panjang tapi ia terpaksa tidak bisa melayani semuanya, karena keterbatasan terapis dan tempat. Oleh karena itu, hanya 55 orang dari 5 ribu pemudik yang bisa dilayani.
“Semoga para pemudik berkurang pegal-pegalnya karena mereka akan duduk relatif lama,” harap Florence,
Penulis: Aisyah Amira Wakang
Editor: Muchammad Aly Reza
Sumber: Pertamina
BACA JUGA: Habiskan Waktu 78 Jam di Bus untuk Mudik Berujung Kapok dan Frustrasi: Harus Tahan Bau Badan, BAB, hingga “Ditakuti” Teman Sebangku atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan
