Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal

Curhat Mahasiswa Baru UGM Nyaris Gagal Kuliah karena Tercekik UKT Mahal

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
26 Mei 2023
A A
Beranda Liputan Geliat Warga
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Anak PNS harus terima dianggap mampu

Zidni mengaku nominal itu masih berat untuk keluarganya. Namun, orang tuanya masih berkomitmen untuk berupaya menutupi kebutuhan kuliah dengan besaran UKT tersebut. Ke depan, ia mengaku akan terus mengupayakan pengajuan sanggah UKT.

Selain Zidni, ada pula kisah dari Syafira Rosyida yang sempat mendapat UKT Pendidikan Unggul Subsidi 25% sebesar Rp12.975.000. Ia diterima di Jurusan Ilmu Keperawatan UGM. Sejak awal, berkuliah medis memang membuatnya sadar akan mengeluarkan biaya lebih tinggi.

Ibu Syafira merupakan PNS sedangkan sang ayah bekerja sebagai buruh lepas dengan pendapatan tak menentu. Profesi sang ibu, menurutnya membuat ia mendapat UKT yang relatif tinggi.

Beruntung, ia akhirnya bisa mendapat keringanan menjadi RP8.650.000. Ia mengaku itu masih berat tapi sudah cukup membantu.

“Harus tetap beryukur soalnya masih banyak juga yang banding tapi tidak turun. Mau gimana lagi soalnya kalo PNS emang langsung dianggap mampu,” ujar perempuan asal Sragen ini.

Kebijakan UKT UGM

Saya juga berbincang dengan Indira Amalia, mahasiswa UGM angkatan 2021 mengenai persoalan UKT yang banyak menjadi keluhan mahasiswa baru di kampusnya. Menurutnya, perubahan sistem UKT yang berlaku bagi mahasiswa baru tahun 2023/2024 ini bisa memberatkan. Alasannya karena gap antar kategori UKT yang terlalu jauh.

Baca Juga:

Ezra, alumnus UGM umur 25 tahun, yang lanjut kuliah S2 dan ikut ekspedisi ke Antartika, nggak peduli quarter-life crisis

Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika

17 April 2026
Mahasiswa berkuliah S2 UGM. PTN terbaik, tapi pakai AI

Mahasiswa S2 UGM Nggak Menjamin Mutu, Kuliahnya Malas Mikir dan Ketergantungan AI

15 April 2026

“Sebelumnya UKT sistemnya dengan delapan golongan. Sekarang lebih ramping dengan lima kategori. Ini membuat mereka yang kondisi ekonominya nanggung, yang kemampuannya di antara kategori UKT itu jadi kesulitan,” terang mahasiswa yang tergabung di Dewan Mahasiswa Fisipol UGM ini.

Protes UKT di UGM
Ratusan mahasiswa UGM berunjukrasa menolak uang pangkal di Balairung UGM, Senin (13/03/2023). (Yvesta Ayu/Mojok.co)

Sementara ini, kebijakan perubahan sistem UKT baru diterapkan untuk mahasiswa baru saja. Bagi mahasiswa lama, sistemnya masih menggunakan delapan golongan.

Belum lama ini UGM juga sempat menyita perhatian lantaran munculnya kebijakan uang pangkal yang sebelumya belum pernah ada di Kampus Kerakyatan ini. Mulanya, kebijakan ini memiliki nama Sumbangan Sukarela Pengembangan Institusi (SSPI).

Gelombang protes mahasiswa yang terjadi lantas membuat kebijakan itu berubahan nama menjadi Sumbangan Solidaritas Pendidikan Unggul (SSPU).

Melansir laman UGM, SSPU tidak diperuntukkan bagi semua mahasiswa baru. Pemberlakuannya hanya bagi calon mahasiswa yang masuk melalui jalur UM-CBT UGM pada tahun akademik 2023/2024 serta memiliki kemampuan ekonomi baik yang termasuk dalam kelompok UKT Pendidikan Unggul tanpa subsidi.

“Tapi banyak mahasiswa menyayangkan, ada perubahan istilah dengan nama  sumbangan tapi pada dasarnya sama-sama uang pangkal,” pungkasnya.

Keringanan UKT dari UGM

Mengutip laman ugm.ac.id, Direktur Keuangan UGM, Syaiful Ali, MIS., Ph.D.,Ak., CA., saat dihubungi Rabu (25/1) mengatakan, UGM memiliki komitmen kuat dalam mendukung kelancaran dan keberlanjutan studi mahasiswanya. Salah satunya melalui pemberian bantuan dalam bentuk pengurangan biaya UKT. 

Setiap tahunnya, UGM memberikan keringanan UKT bagi lebih dari 7 ribu mahasiswa UGM program Sarjana Reguler dan Sarjana Terapan. Total nominalnya bahkan mencapai Rp20 miliar bantuan setiap tahun.

Iklan

Semester gasal tahun ajaran 2022/2023 ini UGM memberikan keringanan UKT kepada 6.170 mahasiswa UGM yang diberikan keringanan pembayaran uang kuliah dengan total besaran Rp17,09 miliar. Sementara dalam tiga tahun terakhir total pengurangan UKT diberikan bagi 36.963 mahasiswa dengan total Rp97,91 miliar.

Reporter: Hammam Izzuddin
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Curahan Hati Mahasiswa Jogja yang Tak Kuat Bayar UKT, Gagal Banding dan Pilih Bekerja

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

 

Halaman 2 dari 2
Prev12
Tags: perguruan tinggiUang Kuliah TunggalUGMukt
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Ezra, alumnus UGM umur 25 tahun, yang lanjut kuliah S2 dan ikut ekspedisi ke Antartika, nggak peduli quarter-life crisis
Edumojok

Umur 25 Tahun Nggak “Level” dengan Quarter-Life Crisis, Alumnus UGM Kuliah S2 di Australia dan Ekspedisi Ilmiah di Antartika

17 April 2026
Mahasiswa berkuliah S2 UGM. PTN terbaik, tapi pakai AI
Edumojok

Mahasiswa S2 UGM Nggak Menjamin Mutu, Kuliahnya Malas Mikir dan Ketergantungan AI

15 April 2026
Mahasiswa keperawatan UGM Jogja lulus berkat ibu
Edumojok

Malas dan Lelah Kuliah, Telepon Ibu Selamatkan Mahasiswa Keperawatan UGM hingga Lulus dengan IPK Sempurna

12 April 2026
Alfath, mahasiswa berprestasi UGM Jogja lulusan SMK di Klaten
Edumojok

Sempat Banting Tulang Jadi Kuli Bangunan saat SMK, Kini Pemuda Asal Klaten Dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi UGM

11 April 2026
Muat Lebih Banyak
Pos Selanjutnya
korban investasi tanah kas desa mojok.co

180 Orang Jadi Korban Investasi Hunian di Tanah Kas Desa, Telan Kerugian 5 Juta Sampai 1 Miliar

Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.