Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Edumojok

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
15 Maret 2026
A A
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Ilustrasi - Rif'an diwisuda di UGM Fakultas Geografi. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tak berhenti sampai di situ, Rif’an juga tertolong berkat program asrama pembinaan kepemimpinan tahun 2014, yang kini dikenal sebagai Rumah Kepemimpinan. Dari sana, ia mendapat bantuan tempat tinggal sekaligus uang saku bulanan sekitar Rp500 ribu.

Namun, muncul stigma bahwa mahasiswa yang bekerja di warnet pasti lulusnya lama. Mendengar hal itu, Rif’an memberanikan diri untuk menemui Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Geografi UGM, guna menceritakan alasannya bekerja paruh waktu di warnet.

Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO
Rif’an diwisuda di UGM Fakultas Geografi. (Dok.UGM)

Untuk pertama kalinya, Rif’an bisa menabung dari uang saku bulanan tersebut. Dari program itu pula, ia bisa merasakan bepergian ke luar negeri untuk pertama kalinya.

“Aku ikut perjalanan singkat ke Kuala Lumpur bersama teman-teman asrama,” dikutip dari laman resmi UGM.

Lanjut kuliah S2 di Amerika setelah wisuda UGM

Singkat cerita, Rif’an akhirnya lulus dan mendapat gelar Sarjana di UGM. Setelah itu, ia mulai mencari-cari beasiswa hingga lolos beasiswa LPDP luar negeri pada tahun 2018. Bersamaan dengan itu, Rif’an juga diterima kuliah S2 di Arizona State University, Amerika Serikat (AS).

S2 di Arizona. MOJOK.CO
Rif’an diterima kuliah S2 di Arizona State University, Amerika Serikat. (Dok.UGM)

Setibanya di AS, Rif’an dibantu oleh komunitas mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia untuk mencari tempat tinggal. Berkat mereka pula, Rif’an bisa beradaptasi. Tanpa menghilangkan prinsip hidupnya untuk berhemat, Rif’an lebih sering masak sendiri serta memanfaatkan food bank di kampus guna mendapat bahan makanan.

“Aku masih ingat, almarhum kyai Muhammad Khatib Masyhudi (guruku dulu) datang ke rumah waktu aku belum berangkat ke Amerika. Dia kasih uang saku yang menurutku cukup besar yakni Rp700 ribu. Lebih dari itu, aku juga bawa cash 200 USD, hasil utang beliau juga sebesar Rp20 juta,” ujar Rif’an.

Setelah berhasil bertahan di AS selama 15 bulan, Rif’an diimbau untuk pulang ke tanah air karena pandemi Covid-19. Alhasil, ia pulang dan menyelesaikan tesisnya di Indonesia hingga lulus pada tahun 2020.

Dari UGM, Amerika, hingga S3 di Belanda

Sepulang dari Amerika, Rif’an sempat bekerja di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Kini, ia mengajar sebagai dosen di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. 

Pada 2024, ia kembali meraih beasiswa LPDP dan melanjutkan kuliah S3 di Wageningen University & Research di Belanda dengan fokus pada pengelolaan sumber daya air dan pertanian.

Mengingat usahanya kini, Rif’an sadar bahwa tiap usaha dan kesulitan yang tengah dijalani seseorang tidak akan pernah sia-sia. Selalu akan ada pelajaran yang bisa diambil, serta solusi yang dibukakan, asal kita tidak menyerah.

“Jika boleh menyampaikan pesan untuk siapa pun yang sedang berjuang, aku selalu percaya satu hal: Gusti mboten sare—Tuhan tidak pernah tidur,” kata alumnus UGM tersebut.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Iklan

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Lulusan FISIPOL UGM Jualan Keripik dan Ayam Geprek, Tapi Jadi Penopang Ekonomi Keluarga usai Nyaris Putus Asa atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 16 Maret 2026 oleh

Tags: beasiswabidikmisidosen UPNfakultas geografikip kuliahkuliah di luar negerikuliah S3LPDPlulusan s2UGM
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Dosen Poltani Kupang sekaligus Ahli Peternakan dapat dana LPDP. MOJOK.CO
Sosok

Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

18 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Lebaran, mudik, s2.MOJOK.CO
Edumojok

Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah

13 Maret 2026
Cerita Felix. Kuliah di universitas Australia berkat beasiswa LPDP usai diejek dan ditertawakan. Tolak tawaran kerja dewan demi ajar anak-anak di kampung pedalaman MOJOK.CO
Edumojok

Lulusan Beasiswa Australia Tolak Tawaran Karier Mentereng, Lebih Pilih Jadi Guru Kampung karena Terbayang Masa Lalu

10 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z rela sise hustle

Tak Cukup Satu Gaji, Gen Z Rela “Side Hustle” dan Kehilangan Kehidupan demi Rasa Aman dan Puas Punya Pekerjaan Sesuai Keinginan

30 Maret 2026
Niat MBG Itu Mulia: Cerita Guru Wali Kelas yang Harus Memastikan Siswa Mau Mencoba Menghabiskan Makanannya MOJOK.CO

Niat MBG Itu Mulia: Cerita Guru Wali Kelas yang Harus Memastikan Siswa Mau Menghabiskan Makanannya

1 April 2026
Perjuangan UTBK SNBT demi lolos universitas terbaik di Semarang (Universitas Diponegoro alias Undip). Numpang di masjid hingga andalkan makan dari warga saat kelaparan MOJOK.CO

UTBK SNBT Modal Nekat dan Keberuntungan demi Undip: Tak Bawa Uang, Numpang Tidur di Masjid-Bergantung Makan dari Warga saat Kelaparan

30 Maret 2026
Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026
Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026

Video Terbaru

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026
Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

31 Maret 2026
Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.