Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Beras Porang Indomaret, Makanan Aneh yang Saya Sesali untuk Sahur padahal Menu Favorit Orang Jepang

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
3 Maret 2026
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sebetulnya, cara memasaknya memang sederhana. Saya cukup menyiapkan air panas 60 mililiter dan menuangkan satu saset beras porang berisi 40 gram dalam satu wadah. Artinya, saya harus memasak air panas lebih dulu. Baru memasukkan beras porang setelahnya.

Lah kalau begitu, bukannya lebih praktis memasak beras biasa? Bahkan saya tak perlu menunggu airnya panas, sebab untuk memasak beras biasa kita bisa langsung merendamnya dengan air dan menunggu hingga matang sekitar 30-45 menit.

Iklan

Barangkali konsepnya ingin seperti Pop Mie yang bisa dimasak langsung dalam gelas dengan menuangkan air panas, tapi dalam kemasan pun tidak dijelaskan wadah apa yang harus saya pakai, sementara gambarnya hanya berbentuk mangkok. 

Karena ini percobaan pertama saya dan tidak ingin dapat hasil yang zonk, saya ambil langkah aman dengan menuangkan beras porang dan air panas bersamaan ke dalam rice cooker. Selanjutnya saya harus menunggu sekitar 20-25 menit dengan kondisi wadah tertutup hingga beras itu benar-benar matang.

Namun, setelah saya bandingkan waktu pembuatan beras biasa dan beras porang instan, rasanya sama saja. Bedanya, saya tak perlu mencuci beras ini sebelum dimasak.

Rasa beras porang aneh tidak seperti nasi

Sembari menunggu beras porang Indomaret itu matang, saya memasak cah sayur bakso sebagai lauk pelengkap. Waktu memilih lauk ini saya tidak terlalu ambil pusing karena saya kira akan cocok dipadukan dengan beras ini.

Ternyata setelah beras porang Indomaret ini jadi, saya cukup kaget karena teksturnya terasa kenyal seperti jeli. Jujur, sebagai orang awam yang pertama kali beli, lidah saya terasa kelu. Ibarat makan jeli dengan sayuran yang saya kunyah bersamaan dalam mulut.

Walaupun terasa aneh, saya tetap melahapnya. Mau menanak beras biasa pun sudah kelewat imsak. Saya jadi menyesal membeli beras porang Indomaret satu kemasan yang berisi 160 gram/4 saset seharga Rp20 ribu. Entah, akan saya pakai apa 3 saset sisanya nanti.

Terlepas dari rasanya yang aneh di lidah saya, beras porang sejatinya memiliki banyak khasiat. Melansir dari laman HaloDoc, beras porang cocok untuk individu yang sedang diet karena punya kandungan kalori dan karbohidrat yang rendah, penderita diabetes untuk mengontrol kadar gula darah, mengatasi masalah pencernaan, serta individu yang sibuk.

Barangkali saya tergolong sebagai individu yang sibuk atau malas saja memasak. Pada akhirnya, semua ini hanya masalah selera! 

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Private Label Indomaret Penyelamat Hidup Saat Tanggal Tua Bulan Ramadan, Murah tapi Tak Murahan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 4 Maret 2026 oleh

Tags: beras porangcara memasak beras porangIndomaretprivate labelproduk indomaretrasa beras porangsejarah beras porang
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO
Otomojok

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
produk indomaret, private label.MOJOK.CO
Sehari-hari

Private Label Indomaret Penyelamat Hidup Saat Tanggal Tua Bulan Ramadan, Murah tapi Tak Murahan

24 Februari 2026
3 Dosa Indomaret yang Bikin Kecewa karena Terpaksa (Unsplash)
Pojokan

3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa tapi Bisa Memakluminya karena Keadaan lalu Memaafkan

21 Februari 2026
Drama sepasang pekerja kabupaten (menikah sesama karyawan Indomaret): jarang ketemu karena beda shift, tak sempat bikin momongan MOJOK.CO
Ragam

Menikah dengan Sesama Karyawan Indomaret: Tak Seperti Berumah Tangga Gara-gara Beda Shift Kerja, Ketemunya di Jalan Bukan di Ranjang

17 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Akhiri Kemitraan Semu, Saatnya Lindungi Hak Ojol melalui Kategori Pekerja Ketiga MOJOK.CO

Akhiri Kemitraan Semu, Saatnya Lindungi Hak Ojol melalui Kategori Pekerja Ketiga

25 Juli 2026
WiFi di Kos MOJOK.CO

Ngekos Murah Ber-WiFi Malah Tekor: Berisik, Teras Berubah Jadi Warnet Gratisan, Berujung Terusir dan Ngungsi demi Ketenangan

24 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026
Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro MOJOK.CO

Nasi Kuning Muna Cung dan Kisahnya yang Membuat Wisatawan Rela Berjalan Kaki dari Malioboro

22 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.