Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Tangis PKL Malioboro, Sekarang Laku Satu Satu Barang Sehari Saja Kadang Sulit, Apalagi Jika Tak Ada Rombongan Study Tour

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
22 Mei 2024
A A
pedagang malioboro jogja khawatir jika tak ada rombongan study tour.MOJOK.CO

Ilustrasi rombongan study tour di Malioboro (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Libur lebaran paling memprihatinkan bagi pedagang Malioboro

Sayangnya saat ini musim libur, termasuk saat libur Lebaran, juga tak bisa diandalkan. Pada Lebaran 2024 lalu misalnya, omzet yang mereka dapat di luar ekspektasi. Turun dari momen yang sama dua tahun sebelumnya.

“Padahal untuk kulakan barang itu teman-teman modalnya banyak yang utang. Berat Mas sekarang ini,” tuturnya.

Dua tahun terakhir, kisah pedagang yang mengaku ekonominya mengalami penurunan drastis mewarnai Teras Malioboro 2. Pada momen setahun relokasi PKL jilid 1, Februari 2022 silam, saya berjumpa dengan pedagang pakaian bernama Veronika Dwi Aryani (51).

Daster, kemeja, dan kaos oblong bermotif batik yang ia jajakan seharian tak juga ada wisatawan yang menghampiri. Banyak hanger yang tergeletak tanpa pakaian. Bukan karena dagangan laris pelanggan, tapi lantaran stok barang yang makin hari makin berkurang.

“Sehari terjual beberapa biji langsung buat makan. Mau stok barang, uangnya tidak ada lagi,” ujarnya lirih.

Saat berbincang, tiba-tiba matanya memerah dan basah. Dwi menangis saat menceritakan kondisi ekonominya pascarelokasi.

“Dulu waktu masih di lorong Malioboro masih ada karyawan yang bantu. Hasilnya lumayan kan dulu,” ujarnya sedikit terisak.

Sebelum relokasi pertama, kondisi para PKL sebenarnya sedang terpuruk akibat pandemi. Dwi mengaku harus berhutang ke bank agar modal dagangan bisa terus berputar. Namun, ia tak menyangka tahun lalu saat pandemi mulai mereda, relokasi terjadi.

“Sampai bingung. Saya sempat mau jual rumah untuk menutup hutang. Hasil dagangan untuk makan saja pas-pasan sekali,” curhatnya.

Dulu, untuk membayar uang kuliah anaknya di beberapa semester jelang lulus, perempuan yang tinggal di Soragan, Yogyakarta ini mengaku harus menjual motornya. “Dua kali semesteran, saya dua kali jual motor,” ujarnya.

Saking sepinya sisi timur, menurut Dwi para pedagang kerap bergurau. Melambaikan tangan sambil berteriak ke sisi barat, “di sini juga ada jualan. Sini-sini, ada hadiahnya.”

Berharap ada evaluasi dari sisi pelaksana study tour

Kisah Veronika, dibenarkan oleh Upi. Ia juga bercerita kalau setiap hendak pulang jualan di malam hari kerap mendengar curhatap para pedagang.

“Di lorong belakang ada pedagang namanya Bu Sri. Beberapa kali, ketemu saya itu nangis. Mengeluh dagangannya tak laku seharian,” ungkapnya.

Upi berharap, beberapa tragedi yang dialami peserta study tour menjadi evaluasi bagi pihak pelaksana. Namun, tidak membuat kegiatan itu dilarang.

Iklan

“Anak saya kebetulan sekarang juga SMA dan mau study tour. Tentu saya khawatir. Tapi yang paling penting menurut saya itu soal prosedur. Armada harus dipastikan kelayakannya dan pengawasan lebih ketat. Kalau dilarang total saya harap jangan,” harapnya.

Sebelumnya, kecelakaan yang menimpa bus yang membawa rombongan study tour SMK dari Subang membuat kegiatan lawatan sekolah ke luar kota jadi perhatian. Tragedi pada Sabtu (11/5/2024) itu menewaskan 11 pelajar.

Selanjutnya, sempat ada rentetan kejadian serupa. Terbaru, pada Selasa (21/5/2024) malam, bus rombongan SMP PGRI 1 Wonosari Malang juga mengalami kecelakaan di ruas Tol Jombang-Mojokerto. Laporan sementara menyebut ada dua penumpang tewas dan lima belas korban luka-luka.

Sejauh ini, beberapa pihak terkait telah mengeluarkan pernyataan. Tercatat, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan Surat Edaran Nomor e-0017/SE/2024, satuan pendidikan wajib mengendalikan keadaan peserta didik dan lingkungan satuan pendidikan pada saat dan sesudah pengumuman kelulusan.

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Uswatun Hasanah juga menegaskan karya wisata atau study tour dilarang, khususnya untuk sekolah negeri. Selain meminimalisir risiko, Uswatun menegaskan bahwa larangan itu untuk menghindari pungutan biaya yang memberatkan.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Pedihnya Tak Bisa Ikut Study Tour Sekolah Terkenang hingga Dewasa: Gagal ke Jogja, WBL Lamongan, hingga Bromo karena Orang Tua Tak Ada Uang

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 23 Mei 2024 oleh

Tags: Jogjamalioboropkl malioborostudy tourwisata jogja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)
Pojokan

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO
Catatan

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO
Urban

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Pedagang Es Teh Jumbo: Miskin, Disiksa Israel dan Amerika MOJOK.CO

Semakin Berat Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo: Sudah Margin Keuntungan Sangat Tipis Sekarang Terancam Makin Merana karena Kenaikan Harga

9 April 2026
Gen Z mana bisa slow living, harus side hustle

Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

8 April 2026
Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.