Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Patahkan Stigma Hotel Tempat Mesum, Pegipegi Pergi Pelanggan Patah Hati

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
12 Desember 2023
A A
Patahkan Stigma Hotel Tempat Mesum, Pegipegi Pergi Pelanggan Patah Hati MOJOK.CO

Ilustrasi Patahkan Stigma Hotel Tempat Mesum, Pegipegi Pergi Pelanggan Patah Hati. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pegipegi, aplikasi biro perjalanan daring (OTA) resmi tutup setelah beroperasi selama 12 tahun. Seorang pelanggan setianya titip curahan selama jadi pelanggannya. Mulai dapat stigma menginap di hotel mesum, hingga harga murah. 

***

Sebuah pesan pendek di WhatsApp datang dari kawan saya di Wonosobo, Selasa (12/12/2023). “Nitip curhatan boleh nggak?” tanyanya. Sebut saja namanya, Adina (38). Saya sempat menduga, ia akan curhat masalah asmara atau juga soal pekerjaannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). 

“Hari ini aku sedih,” tulisnya. 

“Tiada angin, tiada hujan, tiba-tiba Pegipegi berpamitan,” katanya.

Sejenak saya tidak merespon apa yang dia tulis karena masih meraba-raba maksudnya. Baru setelah googling, akhirnya saya menangkap konteks pesan yang ia kirim. Pegipegi, aplikasi biro perjalanan daring ternyata tutup.

“Aplikasi ini menjadi andalanku saat kuliah PP Jogja-Wonosobo selama 2 tahun. Flash sale dan diskonannya lumayan dibanding aplikasi sejenis,” katanya lebih lanjut di pesan yang ia kirim.

Sebagai PNS ia masih sempat mengejar keinginannya untuk kuliah pascasarjana di akhir pekan. Ia memilih menginap di hotel karena tak perlu bolak-balik ke Wonosobo.

“Layaknya pacaran, saat ditinggal pergi tanpa pesan tiba-tiba muncul banyak kenangan manis. Maka seperti itulah hubungan saya dengan Pegipegi dan aneka macam hotel yang pernah saya singgahi di Kota Gudeg,” paparnya.

Karena sering menginap di hotel pakai Pegipegi, hotel dikira jadi tempat mesum

Andina, sebelum menetap di Wonosobo, kerap bepergian dari hotel ke hotel karena urusan pekerjaan. Sehingga ia heran, ketika hotel yang ia pesan dari Pegipegi dikonotasikan sebagai tempat mesum. 

Pengalaman itu pertama kali Andina dapatkan dapat dari sopir travel. Saat mengetahui Andina minta turun di sebuah hotel, sopir itu mendadak genit dan bertanya. “Tiap weekend kayaknya ke hotel terus Mba, langganannya banyak ya?”. 

Hal yang sama juga Andina alami saat mendadak harus menginap dan order hotel jam 01.00 dini hari. “Satpam di tempat itu memandang saya dengan raut heran dan senyum penuh arti,” kata Andina. 

Di lain waktu seorang temannya menolak saat ia ajak bertemu di restoran hotel. Alasannya tidak nyaman kalau harus bertemu di hotel. Bahkan temannya pernah meminta Andina untuk pindah dari sebuah hotel karena menurut temannya itu, hotel tempat dirinya menginap pernah kena grebek polisi yang menduga menjadi tempat mesum. 

“Sebagai manusia nomaden yang hidup dari hotel ke hotel, saya tidak membayangkan mendapat pengalaman demikian. Bagi saya hotel adalah kasur empuk, kamar mandi nyaman, makanan enak setelah penat bekerja atau wifi kencang untuk upload kerjaan,” katanya panjang.

Iklan

Rupanya itu yang membuatnya merasakan kan kesedihan mendalam ketika Pegipegi undur diri. Beberapa kali Andina dan tim sengaja booking kamar di hotel saat deadline mengejar supaya bisa fokus dan bebas gangguan. 

Tak selamanya menginap di hotel itu menyenangkan

“Memang tidak selamanya menginap di hotel menyenangkan, ada saatnya saya minta ganti sprei sampai 2 kali lantaran ada bercak noda yang mengganggu atau tempat parkir kelewat sempit,” katanya. 

Keluhan-keluhan itu tertutupi karena hubungannya dengan hotel yang ia pesan lewat Pegipegi terbilang mulus. Saat order tengah malam biasanya dapat upgrade kamar tanpa biaya tambahan. “Saking hapalnya resepsionis hotel rela mengantarkan barang saya yang ketinggalan dengan cuma-cuma,” katanya. 

Hotel-hotel “merah” yang sekarang banyak bermunculan memang Andina hindari, minim privasi dan fasilitasnya kurang oke untuk pekerja macam dirinya. 

“Soal tempat mesum tadi, saran saya carilah hotel bintang empat ke atas yang aksesnya terbatas sehingga minim dari grebekan,” katanya tertawa. 

Di Instagram maupun X Pegipegi, aplikasi ini berpamitan hari ini, Selasa (12/12/23), tanggal yang justru aplikasi-aplikasi lain tengah menebar diskon. 

Hampir genap 12 tahun menjadi solusi travel kamu merupakan pengalaman yang tak tergantikan bagi Pegipegi, namun dengan berat hati, Pegipegi harus pamit.

Pegipegi ingin berterima kasih sebesar-besarnya untuk kamu para pelanggan setia Pegipegi yang telah menjadikan Pegipegi sebagai teman perjalananmu selama ini.

Selain itu, Pegipegi juga ingin berterima kasih untuk segenap mitra akomodasi, penerbangan, transportasi darat dan seluruh mitra lain dari berbagai industri yang telah bersama-sama mendukung Pegipegi untuk selalu berusaha memberikan pelayan terbaik bagi pelanggan Pegipegi.

Pegipegi tutup, pelanggan patah hati

Pegipegi juga meyakinkan pelanggan yang sudah melakukan pemesanan atau pembelian untuk tidak khawatir karena tetap berlaku. Baik di hotel, maupun transportasi. Selain itu jika ada pertanyaan, permintaan dana kembali (refund), penggantian jadwal (reschedule) atau komplain dapat disampaikan via email ke [email protected].

Tutupnya aplikasi, ini banyak membuat kecewa pelanggannya. Berbagai komentar muncul di laman media sosial mereka. Misal, dari akun, Instagram, Kuwuk**, Min @pegipegi seriusan napa, ini nge prank atau gmna sih, kenapa tiba2 aja, pdhal dah bikin promo sebulan full loh

@Faradin***** @pegipegi jgn tutup dong..😢😢 aplikasinya bagus.. gampang.. promo nya banyak.. syedih lo.. smoga pegi2 bs open lagi yak😢

Di X banyak juga akun yang menyesalkan tutupnya aplikasi ini. @adavakevarda menuliskan, Sedihhhhhh 😥

Padahal baru mau book htl tapi nunggu jadwal flash sale dulu 

Terus kemarin dibikin jadwal fs sampe jan buat apa min ?? 😥

@strarl***, SUMPAH GW SEDIH MIN😭😭😭 LU PALING MURAHHH UNTUK KITA KAUM MENDING

Penulis: Agung Purwandono
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA Sisi Gelap Pekerja Hotel di Jogja, Upah Murah hingga Rentan Pelecehan Seksual

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 12 Desember 2023 oleh

Tags: hotelpegipegipilihan redaksitempat mesum
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Bangun rumah bertingkat 2 di desa pelosok Grobogan gara-gara sinetron MOJOK.CO
Sehari-hari

Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan

10 April 2026
Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan” MOJOK.CO
Urban

Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

10 April 2026
Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO
Urban

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
PNS tetap WFO saat WFH

PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

8 April 2026
Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Bangun rumah bertingkat 2 di desa pelosok Grobogan gara-gara sinetron MOJOK.CO

Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan

10 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.