Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Relawan Bocahe Gibran Nusantara Milenial Deklarasi di Jogja, Siap Stop Pasukan Gorong-gorong dengan Narasi Positif

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
21 Desember 2023
A A
bocahe gibran nusantara milenial.MOJOK.CO

Deklarasi Bocahe Gibran Nusantara Milenial (Hammam/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Relawan Bocahe Gibran Nusantara Milenial yang baru terbentuk di Jogja berkomitmen dukung Prabowo-Gibran agar menang satu putaran. Mereka optimistis dapat menyongsong kemenangan dengan narasi positif.

Kelompok relawan Bocahe Gibran Milenial Nusantara melakukan deklarasi pada Rabu (20/12/2023) di Jogja. Fauka Noor Farid sebagai Dewan Pembina Bocahe Gibran Nusantara Milenial mengungkapkan bahwa Capres Prabowo Subianto memilih Gibran sebagai representasi anak muda milenial.

“Untuk memimpin bangsa yang besar kita perlu pemimpin yang smart dan ahli strategi yang didampingi anak muda yang cerdas,” katanya.

Fauka memaparkan, baik Prabowo maupun Gibran membawa program-program strategis tersendiri. Keduanya, utamanya fokus untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapat asupan gizi yang memadahi.

“Kita ingin menjadi bangsa kita kuat, kalau rakyat kita kelaparan, gimana kita jadi negara kuat. Orang kalau kelaparan, mikirnya nggak pakai akal, mikirnya perut.” tandasnya.

Selain Fauka, turut hadir dalam forum deklarasi ini beberapa sosok seperti Koordinator Nasional Relawan Prabowo Subanto, Fauzi Baadilla dan Sekjen Bocahe GibranNusantara, Yudha WK Putra.

Bocahe Gibran komitmen dukung dengan narasi positif

Fauzi Baadilla turut menyampaikan pesan dari Prabowo. Poin utama, menurutnya adalah menghindari nrasi negatif sepanjang masa kampanye. Ia menekankan untuk fokus dengan program kerja yang hendak diusung oleh paslon nomor urut 2 yang mengusung 18 program kerja prioritas.

“Saya kira, kita usung damai, tetap counter dengan cara positif dan damai. Ini lari maraton, harus stabil terus, positif, dan utamakan perdamaian serta persatuan,” ungkapnya.

Deklarasi ini juga menetapkan ketua Bocahe Gibran Nusantara Milenial, Sholeh. Acara menghadirkan elemen anak muda yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Deklarasi simbolik melibatkan anak muda berpakaian adat berbagai daerah sebagai representasi keberagaman.

Kelompok relawan ini merupakan sayap dari relawan pendukung Gibran Rakabuming Raka yang menyasar kalangan anak muda yang menginduk pada Bocahe Gibran Nusantara.

Siap imbangi pasukan gorong-gorong

Di saat yang sama, relawan Bocahe Gibran Nusantara se-Soloraya juga menggelar konsolidasi di Resto Delima, Solo. Dewan Pembina Bocahe Gibran Nusantara, Agus Gunawan yang hadir di Solo mengatakan konsolidasi ini penting untuk mengimbangi relawan paslon lawan di Soloraya.

“Kami mencoba menyetop pasukan gorong-gorong dan di mana kami berupaya untuk membentengi tempat-tempat suara kami supaya tidak tergerus. Seperti dengan kegiatan konsolidasi ini untuk menunjukkan kami terus bergerak,” paparnya.

Menurut Agus, gerak relawan untuk membantu kemenangan Prabowo-Gibran bisa berjalan secara terbuka dan pendekatan senyap. Ia menambahkan,  konsolidasi-konsolidasi dilakukan demi menunjukkan bahwa relawan terus bergerak mendukung kemenangan paslon nomor urut 2.

“Tentunya, tetap mengedepankan kontestasi yang adil dan aman,” ujarnya.

Iklan

Sebagai informasi, pasukan gorong-gorong merupakan sebutan untuk relawan yang dibentuk untuk memenangkan PDI Perjuangan dan capres usungannya. Selain pasukan gorong-gorong, ada istilah lain yang kerap muncul yakni pasukan burung hantu. Pada pemilu 2019 lalu, PDI Perjuangan berhasil menang di DIY dan Jateng sehingga dua wilayah ini menyandang julukan “kandang banteng”.

Sebelumnya, relawan Bocahe Gibran sudah aktif menggalang dukungan untuk mengusung Walikota Solo tersebut menjadi Cawapres. Pada September lalu Sekjen Bocahe Gibran Nusantara, Yuda WK Putra  mengatakan deklarasi tingkat nasional berawal dari Forum Grup Diskusi (FGD) relawan yang didominasi kaum milenial di Sragen.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Desa Kracak Banyumas, Tempat KKN Anies Baswedan yang Warganya Masih Memegang Teguh Nilai Islami dan Tradisi

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2023 oleh

Tags: bocahe gibran nusantaragibran
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Sipil Harus Saling Jaga: Saat ini, Pemerintah Semakin Kelam MOJOK.CO
Esai

Sipil Harus Saling Jaga: Saat ini, Pemerintah Semakin Kelam dan Kita Hanya Punya Satu Sama Lain

25 Maret 2025
Prabowo-Gibran.MOJOK.CO
Esai

Pak Prabowo, Sebenarnya Apa, sih, yang Sampeyan Inginkan? Cuma Sekadar Pengin Jadi Presiden?

20 Februari 2025
Mitos Politik Dinasti Jokowi Si Raja Jawa MOJOK.CO
Esai

Mitos Politik Dinasti Jokowi Si Raja Jawa

22 Agustus 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-42 sebagai momentum strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif MOJOK.CO

BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

7 Februari 2026
Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik MOJOK.CO

Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik

4 Februari 2026
TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026
Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026
Hidup setelah resign dan menikah. MOJOK.CO

Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling

3 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.