Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Ramadan Aja Belum, Gerindra-PKB-PPP-PDIP Udah Bikin Koalisi Lebaran Bahagia?

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
15 Maret 2023
A A
koalisi lebaran bahagia

Ilustrasi desas-desus pembentukan Koalisi Lebaran Bahagia menjelang Ramadan (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bulan Puasa aja belum tiba, eh, para elite Gerindra-PKB-PPP-PDIP udah bikin Koalisi Lebaran Bahagia. Tapi, koalisi ini masih simpang siur, sih. Beneran bakal jadian atau cuma joke politik?—meski bakal capres-cawapresnya udah kelihatan namanya.

“Koalisi Lebaran Bahagia” sedang jadi perbincangan. Hal ini bermula setelah Waketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, mengunggah momen kebersamaan dirinya bersama sejumlah politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Gerindra.

Foto yang menggemparkan netizen itu sempat diunggah Arsul di story Instagram pribadinya, @arsul_sani_af, Senin(13/3/2023) lalu.

Dalam IG Story itu, ia menuliskan caption “koalisi lebaran bahagia”. Bersamanya, terdapat Ketua DPP PKB Cucun Ahmad, Waketum Gerindra Habiburokhman, dan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat.

Hingga saat ini, Arsul Sani belum memberi penjelasan lebih lanjut terkait postingannya itu. Namun, pelaksana tugas (Plt.) Ketum PPP Muhammad Mardiono, menilai unggahan Arsul Sani adalah hal biasa.

Menurutnya, pertemuan itu hanya sebagai diskusi pertemanan biasa. Hal yang didiskusikan pun juga topik-topik yang lumrah dibicarakan.

“Jadi kalau menurut saya sih, ya, pertemuan Pak Arsul, Pak Djarot, itu pertemuan biasa aja,” ujarnya kepada Detik, Rabu (15/3/2023).

Serius jadian atau cuma joke politik?

Senada dengan Plt. Ketum PPP, Waketum DPP PKB Jazilul Wafaid pun juga tidak menanggapi secara serius unggahan Arsul Sani tersebut. Bahkan, Jazilul menyebut unggahan itu sekadar “joke politik”.

“Enggak usah ditafsirkan terlalu jauh. Itu joke politik saja. Dari namanya saja ketahuan, kok,” ujarnya, Rabu (15/3/2023).

Jazilul menegaskan, joke atau candaan, adalah sesuatu yang diperlukan dalam politik. Menurutnya, hal ini lumrah agar tidak ada ketegangan dalam dinamika yang terjadi, terutama jelang Pemilu 2024.

“Politik juga perlu joke agar tidak terlalu tegang melihat dinamika yang cair dan spekulatif. Lumayan sih untuk ice breaker bagi yang merasa ada kebekuan,” lanjutnya.

Kendati hanya dianggap angin lalu oleh PPP dan PKB, tanggapan berbeda justru diungkapkan pihak Gerindra. Waketum Gerindra, Habiburokhman, yang juga hadir di pertemuan itu, mengklaim bahwa Koalisi Lebaran Bahagia bisa saja terbentuk menjelang Pilpres 2024.

Ia mengaku, memang betul pertemuan itu sifatnya informal. Namun, kata dia, bukan tidak mungkin koalisi Gerindra-PKB (yang sudah terbentuk) bakal membesar dengan adanya tambahan partai yang bergabung, termasuk PPP dan PDIP.

“Kalau kami, Gerindra, misalnya koalisinya membesar, tentu kita aminkan, siapa tahu bisa beneran kejadian,” kata Habiburokhman, dikutip dari Kompas, Rabu (15/3/2023).

Iklan

“Dari yang enggak terlalu official, penuh situasinya ya nggak terlalu formal, bisa kejadian beneran koalisi,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa pertemuan Koalisi Lebaran Bahagia ini bukan sekadar pertemuan biasa. Pasalnya, dalam pertemuan tersebut, ada hal-hal strategis yang para elite bahas.

“Jadi bukan sekadar pertemuan biasa ya, yang kayak di DPR kapasitas kami mewakili partai. Dan tentu, kita bicarakan ada hal-hal strategis juga, sambil mengikuti agenda formal yang mungkin secara spesifik enggak bisa kita sampaikan,” pungkasnya.

Jokowi dukung Ganjar-Prabowo?

Kendati masih simpang siur dan belum tentu benar-benar jadian, tapi sorotan langsung mengarah ke nama pasangan Ganjar-Prabowo.

Wajar saja, dalam pertemuan informal tersebut terdapat perwakilan PDIP dan Gerindra, yang mana belakangan ini duet capres-cawapres dari kedua parpol ini disebut-sebut sudah “kelihatan hilalnya”.

Seperti diketahui, pekan lalu Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto terlihat akrab saat berjalan bersama menuju lokasi panen raya di ladang sawah Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen.

Presiden Jokowi, secara tak terduga juga terpantau hadir di acara panen raya itu. Banyak yang berasumsi kehadiran orang nomor satu ini layaknya “memberi restu” bagi duet tersebut.

Bahkan, Gubernur Jateng itu sempat terlihat dirangkul oleh Prabowo. Selama peninjauan panen raya pun keduanya tampak sering mengobrol bersama. Selesai acara, Ganjar membagikan momen mesra bersama Jokowi dan Prabowo itu di Instagram pribadi miliknya.

Memang terlalu dini untuk mengaitkan peristiwa-peristiwa terbaru tersebut dengan bursa capres-cawapres yang sama sekali belum mengerucut. Namun, seperti dikatakan pengamat politik SMRC Saidiman Ahmad, ada peluang besar Jokowi bakal memberi dukungan untuk duet itu karena keduanya berada di lingkungan politik yang sama dengannya.

“Ganjar adalah gubernur dari PDIP, Jokowi dari PDIP. Keduanya dari lingkungan yang sama. Kemudian Pak Prabowo adalah Menhan, menteri di bawah Jokowi,” jelas Saidiman.

“Jadi dari sisi itu, kita katakan, apakah ada dukungan khusus untuk salah satu dari keduanya, menurut saya ya mereka yang paling potensial menang,” ujarnya.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Amanatia Junda

BACA JUGA Siapa Cawapres yang Paling Cocok Mendampingi Ganjar Pranowo?

Terakhir diperbarui pada 15 Maret 2023 oleh

Tags: capres pdipganjar-prabowokoalisi Gerindra PKBkoalisi lebaran bahagiaPemilu 2024prabowo-ganjar
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul 15.00 MOJOK.CO
Aktual

Menyaksikan Coblosan di Wotawati, Kampung Warisan Majapahit yang Mataharinya Tenggelam Pukul Tiga Sore

14 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak yang dicap gagal penuhi standar sukses justru paling tulus merawat orang tua. Anak yang sok sibuk dan dibilang sukses malah jadi yang paling berisik soal warisan MOJOK.CO

Anak yang Dicap Gagal Justru Paling Tulus dan Telaten Rawat Ortu, Anak yang Katanya Sukses cuma Berisik Rebutan Warisan

13 Februari 2026
Tukang parkir coffe shop di Jogja

Nongkrong di Coffe Shop Jogja Malam Hari, Rela Pulang Pagi demi Hindari Tukang Parkir

16 Februari 2026
Kuliah di Universitas Terbuka (UT) menjadi pilihan yang disyukuri oleh Gen Z. Meski diremehkan tapi dapatkan jawaban konkret untuk kebutuhan MOJOK.CO

 Kuliah di Universitas Terbuka (UT), Meski Diremehkan tapi bikin Gen Z Bersyukur karena Beri Jawaban Konkret untuk Kebutuhan

18 Februari 2026
Seni Merasa Bodoh sebagai WNI: Saat Coretax Gagal Mengenali Anak Istri Saya, Negara Malah Menyuruh Clear Cache MOJOK.CO

Seni Merasa Pintar sebagai WNI: Menaklukkan Coretax Cukup dengan Clear Cache dan Incognito Window

13 Februari 2026
Lapangan Padel di Jakarta Selatan bikin Stres Satu Keluarga. MOJOK.CO

Nestapa Tinggal di Perumahan Elite Jakarta Selatan Dekat Lapangan Padel, Satu Keluarga Stres Sepanjang Malam

19 Februari 2026
Imlek 2026 di Candi Prambanan dan Candi Borobudur. MOJOK.CO

Tahun Kuda Api Imlek 2026: Mencari Hoki Lewat Kartu Tarot di Antara Kemegahan Prambanan dan Borobudur

15 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.