Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

PKS Resmi Mendeklarasikan Anies Baswedan Jadi Capres, Bagaimana Elektabilitasnya? 

Kenia Intan oleh Kenia Intan
25 Februari 2023
A A
deklarasi anies oleh pks

Ilustrasi PKS resmi deklarasikan Anies Baswedan untuk maju di Pemilu 2024 (Mojok.co).

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden Pemilu 2024. Pengumuman yang terjadi kemarin Kamis (23/2/2023) itu menandakan Anies sudah didukung oleh tiga partai sejauh ini. 

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu diusung oleh tiga partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan. Tiga partai itu adalah Partai NasDem, Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Jubir Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menjelaskan, tahap selanjutnya hanyalah penandatangan kesepahaman oleh ketiga ketua umum parpol anggota koalisi terkait komitmen bersama memperjuangkan perubahan dan perbaikan. Barulah, deklarasi Anies Baswedan sebagai bakal capres Koalisi Perubahan digelar. 

Sementara itu Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky sempat mengungkapkan, tiga partai dalam koalisi itu sudah memenuhi ambang batas presiden sebesar 20 persen. Oleh karenanya, mereka sudah bisa mengusung calon presiden. 

“Semua itu nanti akan diformalitaskan oleh tiga Ketua Umum untuk menandatangani keputusan bersama, meresmikan Pak Anies Baswedan sebagai capres yang diusung. Kalau diakumulasi presidential threshold melebihi 20 persen atau sekitar 28 persen,” kata Teuku di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Senin (30/1/2023), seperti dikutip dari Tempo.co. 

Bagaimana elektabilitas Anies?

Elektabilitas Anies sebagai capres sebenarnya tidak terlalu kuat. Melansir Survei Litabng Kompas, nama Anies memang masih muncul dalam tiga besar calon presiden 2024, baik dalam simulasi skema 10, 5, dan tiga tokoh. Hanya saja, elektabilitasnya memang terpaut cukup jauh dengan dua pesaingnya Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. 

Menurut survei Litbang Kompas, apabila Anies dihadapkan dengan Ganjar, Anies hanya akan meraup suara 39,8 persen, sementara Ganjar 60,2 persen. Padahal berdasar survei di bulan Oktober, Anies bisa mengantongi suara hingga 47,2 persen. 

Begitu pula jika Anies dihadapkan dengan Prabowo. Anies hanya mengantongi 42,7 persen suara, sementara Prabowo 57,3 persen. Jaraknya melebar apabila dibandingkan dengan survei pada bulan Oktober 2022, Prabowo masih unggul dengan 52,1 persen, sementara Anies 47,9 persen.  

Akan tetapi, segala kemungkinan masih bisa terjadi selama pemilu belum digelar. Apalagi suara pemilih belum terfokus kepada salah satu sosok atau belum. Ganjar yang mengantongi suara terbanyak saja baru mengantongi sepertiga bagian atau 25,3 persen. 

Oleh karenanya, survei litbang Kompas menunjukkan sosok cawapres akan semakin menentukan. Survei yang digelar pada 25 Januari-4 Februari 2023 itu menunjukkan bahwa cawapres tidak hanya mengeliminasi potensi kelemahan yang melekat pada diri capres. Cawapres turut berkontribusi sebagai vote getter, memperluas basis dukungan.

“Sosok dan posisi politiknya tidak lagi semata sebagai pelengkap, atau keharusan pencalonan dalam pemilu,” jelas Bestian Nainggolan seperti dikutip dari Survei Litbang Kompas berjudul Cawapres Menjadi Penentu, Kamis (23/2/2023).

Setidaknya ada tiga sosok yang paling sesuai menjadi pasangan Anies menurut riset tersebut, yakni Ganjar, Sandiaga Uno, dan Ridwan Kamil. Selain itu tokoh partai seperti Agus Yudhoyono, Puan Maharani, dan Airlangga Hartarto juga dianggap layak mendampingi Anies. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Amanatia Junda

BACA JUGA PKS Dukung Pencalonan Anies, Koalisi Perubahan Siap Berlayar?

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2023 oleh

Tags: Anies Baswedandemokratelektabilitasganjarkoalisi perubahannasdemPemilu 2024PKSprabowo
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Video Prabowo Tayang di Bioskop Itu Bikin Rakyat Muak! MOJOK.CO
Aktual

Tak Asyiknya Bioskop Belakangan Ini, Ruang Hiburan Jadi Alat Personal Branding Prabowo

16 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasib ratusan juta WNI 10 tahun nanti: terancam tidak punya jaminan sekaligus tabungan di masa pensiun MOJOK.CO

Nasib WNI 10 Tahun Lagi: Terancam Tua Miskin karena Tak Punya Jaminan untuk Tabungan Pensiun dari Negara

11 Maret 2026
Anak Akuntansi UGM burnout. MOJOK.CO

Bela-belain Kuliah di UGM Sampai Kena Mental demi Bahagiakan Ayah Ibu yang Hanya Lulusan SD hingga Jadi Wisudawan Terbaik

6 Maret 2026
Dosa-dosa kecil yang kerap dilakukan hingga memicu masalah keuangan: uang atau gaji berapa pun terasa kurang MOJOK.CO

“Dosa Kecil” Pemicu Masalah Keuangan tapi Kerap Dilakukan, Bikin Uang atau Gaji Berapa pun Terasa Kurang

10 Maret 2026
Jogja macet saat mudik Lebaran

Sebagai Warlok, Saya Tidak Sedih karena Tak Bisa Mudik tapi Jengkel Satu Indonesia Pindah ke Jogja

9 Maret 2026
Rasa Sanga (5): Docang, “Makanan Orang Susah” yang Lekat dengan Ajaran Rendah Hati Sunan Gunung Jati di Cirebon.,MOJOK.CO

Rasa Sanga (5): Docang, “Makanan Orang Susah” yang Lekat dengan Ajaran Rendah Hati Sunan Gunung Jati

9 Maret 2026
Sarjana Ekonomi pilih berjualan ayam penyet

Sarjana Ekonomi Pilih Berjualan Ayam Penyet, Sempat Diremehkan Banyak Orang, tetapi Bisa Untung 3x Lipat UMR dan Kalahkan Gaji Pekerja Kantoran

9 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.