Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Anies Baswedan Bicara Konflik Rempang: Jangan Ada Program Titipan

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
20 September 2023
A A
Anies Baswedan Bicara Konflik Rempang: Jangan Ada Program Titipan MOJOK.CO

Anies Baswedan menyatakan terkait kasus konflik Rempang tidak lepas dari campur tangan pengusaha di PSN. (Foto: Instagram Anies Baswedan)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan angkat suara terkait konflik Rempang. Ia menggarisbawahi bahwa masalah itu bisa timbul karena penentuan Program Strategis Nasional (PSN), seperti di Pulau Rempang, dilakukan oleh para pelaku usaha, bukan oleh teknokrat atau ahli.

“Kalau itu proposalnya [penentuan PSN] dari orang-orang dunia usaha, pemerintah pun cuma memberikan stempel. Maka muncul lah masalah banyak sekali,” ujar Anies menyikapi konflik Rempang dalam acara “Mata Najwa: 3 Bacapres Bicara Gagasan” di Grha Sabha Pramana UGM, Selasa (19/9/2023) sore.

Anies Baswedan mengakui, proyek pemerintah yang termasuk dalam PSN punya banyak keunggulan, termasuk soal anggaran dan waktu pengerjaan yang bisa cepat. Namun, ia juga menjelaskan, karena proyek itu unggulan, penentuannya pun tak boleh sembarangan.

“Kita punya RPJP [Rencana Pembangunan Janga Panjang], kita punya RPJM [Rencana Pembangunan Jangka Menengah], kemudian dari sini diterjemahkan menjadi program: mana yang PSN dan mana yang tidak,” kata Anies.

Menurut Anies, kalau suatu program justru pengagasnya seorang pengusaha, tapi tiba-tiba menjadi PSN, maka orientasinya bukan untuk publik. Melainkan hanya profit-oriented alias keuntungan pihak tertentu.

“Harus lewat RPJP, RPJM, kalau yang menggagas itu pengusaha kemudian dia menawarkan ke kementerian-kementerian, itu hanya profit oriented,” tegasnya.

Jangan ada program titipan di PSN

Selain penentuan PSN yang tidak boleh dari para pengusaha, Anies juga menilai agar penentuan PSN sebaiknya transparan. Baginya, publik harus tahu mengapa suatu proyek yang berdampak langsung ke masyarakat kategorinya agai PSN.

“Sehingga, tak ada yang namanya program titipan. Kalau itu program titipan, apa yang terjadi? Masyarakat tak tahu prosesnya, juga tak tahu dampaknya,” kata Anies.

Anies pun berjanji, jika ia terpilih menjadi presiden maka dirinya akan lebih banyak melibatkan publik dalam setiap penentuan PSN. Sebab, PSN bukanlah proyek yang penentuannya bisa berdasarkan selera seorang presiden, melainkan harus yang benar-benar sejalan dengan kepentingan publik.

“Karena kalau program itu sejalan dengan kepentingan publik pasti akan jalan. Sebaliknya, jika tidak sejalan, pasti publik tak akan menerimanya.

Reporter: Ahmad Effendi
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Sampaikan 5 Gagasan Jika Jadi Presiden, Anies Baswedan Bakal Reformasi Kepolisian

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 20 September 2023 oleh

Tags: Anies BaswedanKonflik RempangPemilu 2024
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, KKN Undip.MOJOK.CO
Kampus

Rasanya Satu Kelompok KKN dengan Anak Caleg, Semua Urusan Jadi Mudah Meski Suasana Bikin Tak Betah

14 Juli 2024
Komeng: Olok-Olok Rakyat Biasa untuk Menertawakan Politik MOJOK.CO
Esai

Komeng Adalah Bentuk Olok-Olok Paling Menohok yang Mewakili Lapisan Masyarakat Biasa untuk Menertawakan Politik

19 Februari 2024
bayi prabowo gibran di sumatera selatan.MOJOK.CO
Ragam

Kisah Bidan yang Membantu Persalinan Bayi Bernama Prabowo Gibran di Sumatera Selatan

16 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Waspada "Silent Killer", Guru Besar UGM Sebut Emboli Paru Sering Terlambat Terdeteksi.MOJOK.CO

Waspada “Silent Killer”, Guru Besar UGM Sebut Emboli Paru Sering Terlambat Terdeteksi

30 Januari 2026
blok m jakarta selatan.mojok.co

Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

5 Februari 2026
Jogja City Mall, Sleman bikin orang nyasar. MOJOK.CO

Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya

3 Februari 2026
bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026
karet tengsin, jakarta. MOJOK.CO

Karet Tengsin, Gang Sempit di Antara Gedung Perkantoran Jakarta yang Menjadi Penyelamat Kantong Para Pekerja Ibu Kota

3 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.