Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Komen Status

Arti Logo McDonald’s Terungkap Berkat Menu-Menu Barunya

Redaksi oleh Redaksi
17 April 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Seolah tak cukup merilis menu dengan kearifan lokal bernama nasi uduk, McDonalds kembali meluncurkan menu baru yang “Indonesia banget”, yaitu nasi daging tumis cabe ijo. Masyarakat pun dibuat bertanya-tanya: apa identitas McDonalds yang sesungguhnya?

Setelah membuat heboh dunia pencinta ayam tepung kriuk-kriuk dengan burger rendang dan nasi uduknya, per 16 April 2018 kemarin McDonalds (McD) kembali mengejutkan penggemar dengan menu baru yang tak kalah “Indonesia”-nya, yaitu nasi daging tumis cabe ijo.

Iya, kamu nggak salah baca—emang menunya ditulis dengan “cabe ijo”, bukan “cabai hijau”. Hal ini sesungguhnya menunjukkan sebuah upaya dari pihak McDonalds untuk melawan KBBI lebih dekat dengan pelafalan yang apa adanya. Biar natural, gitu.

Berbeda dengan nasi uduk McD yang diberi slogan “Rasa yang Tak Pernah Kamu Lupa”, nasi daging tumis cabe ijo ditampilkan dengan slogan “Karena Bahagia Gak Perlu Mahal”. Kabarnya, menu makanan ini dibanderol dengan harga mulai dari 19.000 rupiah. Untuk satu paketnya, pembeli akan mendapatkan satu porsi nasi dengan daging tumis cabe ijo, lengkap dengan teh tawar dalam kemasan (iya, iya, zaman sekarang teh tawar aja dah masuk botol kemasan!!!).

Ada yang baru dari McD! Cuma dengan 19.000an, nikmati #NasiCabeIjo yang bikin happy. Mau ajak siapa buat nyobain bareng? Tag mereka yuk di kolom comment! pic.twitter.com/GHxTjAeZfr

— McDonald's Indonesia (@McDonalds_ID) April 16, 2018

Tampaknya McD memang mengambil jalan marketing yang menegaskan perbedaannya dengan kompetitornya, KFC. Sementara KFC membuat menu-menu yang tetap bercita rasa western lewat ayam goreng tepung siram keju dan siram cokelat, pedagang gerobakan menjual burger, sosis bakar, dan ayam kentaki, McD justru masuk ke ranah pernasi-nasian.

Walaupun belum ada yang benar-benar me-review rasa dan tampilannya, marilah kita intip-intip sedikit komentar dari kakak-kakak yang punya hubungan love-hate sama McD, termasuk untuk menu kearifan lokalnya, berikut ini.

@dinnaftr: Nasi uduk Mcd aja rasanye anyep bener, ude ada nasi daging cabe ijo aja -_- atuhlaah

@Angella_Wijaya: Makin lama makin kaya warteg aja McD. Udah nasi uduk sekarang nasi cabe ijo. Hadeh

@djaycoholyc: Kreasimu sungguh membanggakan mz mcd

Namun begitu, ada pula yang memberi komentar sambil dikit-dikit saran untuk menu baru McD.

@pelachord: nunggu ati ampela, rica ayam, ama tempe penyet

@raudhatuldj: Bentar lagi jualan nasi padangkah sekalian?

@yoedhis_b: Sudah kuduga, kapan ada pecel lele?

Iklan

@dessuchan: Ga sekalian gorengan nih Mek?

@wnrmni: Nunggu ayam geprek

@angga46putra: Bar kui suk ono farian nasi rawon..

Uhuk. Kalimat terakhir harusnya “varian” sih, bukan “farian”.

Dilansir dari penyataan resmi pihak McD mengenai peluncuran menu baru ini, menu-menu baru McD yang sangat tidak Amerika lagi seperti nasi uduk dan nasi daging tumis cabe ijo sesungguhnya adalah menu dengan kategori menu limited offer (LTO). Artinya, menu ini akan berganti setiap satu bulan sekali. Jika pun menu ini cukup laris di pasaran, pihak McD sendiri belum memutuskan apakah menunya akan dijual dengan durasi lebih panjang atau tidak. Yang jelas, menu-menu ini memang sengaja dikeluarkan agar pihak McD bisa terus memperbaiki kualitas ayamnya sendiri.

Lagi pula, meski dianggap sebagai “warteg” karena kemiripan menu, McD tetep adem ayem aja, tuh. Alasannya ada dua: pertama, McD bukan warteg, tapi sukses mengangkat menu warteg. Kedua, McD memanglah warteg yang tersembunyi.

Buktinya, kalau logo McDonalds dibalik, huruf M-nya akan berubah menjadi W, alias warteg.

Ya, McD adalah nama samaran dari Warteg Pak Donal. Kyaaaa~

Terakhir diperbarui pada 17 April 2018 oleh

Tags: arti logoMcDonaldsmenu mcdnasi daging tumis cabe ijonasi uduk McD
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

McD Nggak Layak untuk Nugas Seperti Warmindo atau Coffee MOJOK.CO
Esai

McD Bukan Tempat Nugas yang Layak karena Warmindo dan Coffee Shop Lebih Masuk Akal. Benarkah?

27 November 2023
mcdonalds rusia mojok.co
Luar Negeri

Vkusno & Tochka Mulai Debut sebagai ‘McDonald’s Rusia’

14 Juni 2022
BTS Meal Bikin Bahagia ARMY, Bikin Lemes Driver Ojol. Sistem Pemesanan McD Ini Gimana sih?
Pojokan

BTS Meal Bikin Bahagia ARMY, Bikin Lemes Driver Ojol. Sistem Pemesanan McD Ini Gimana sih?

9 Juni 2021
Moknyus

Jokowi Imbau Jangan McD yang di Rest Area Jalan Tol tapi Sate atau Gudeg

15 Juli 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 makanan khas Jawa Timur (Jatim). Beri kesempatan kaum pas-pasan cicipi kuliner terbaik/terenak dunia MOJOK.CO

5 Makanan Khas Jawa Timur yang Beri Kesempatan Orang Pas-pasan Nikmati Kuliner Terenak Dunia, Di Harga Murah Pula

1 Maret 2026
Gen Z photobox di Tugu Jogja

Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO

27 Februari 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Penerima beasiswa LPDP prasejahtera asal Ngawi lolos S2 di UGM Jogja (Mojok.co/Ega Fansuri)

Pernah Hidup dari Belas Kasih Tetangga, Anak Muda Asal Ngawi Lolos Beasiswa S2 LPDP UGM padahal Merasa “Tidak Pantas”

23 Februari 2026
Takjil bingka dari Kalimantan

Seloyang Bingka di Jogja: Takjil dari Kalimantan yang Menahan Saya agar Tetap “Hidup” di Perantauan

23 Februari 2026
Yamaha Grand Filano lebih cocok untuk jarak jauh daripada BeAT. MOJOK.CO

Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

26 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.