Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan kemampuan recovery race yang impresif di Moto3 Catalunya 2026. Start dari posisi ke-20, rider Honda Team Asia itu sukses menembus delapan besar setelah tampil agresif sepanjang balapan di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026).
Balapan Moto3 Catalunya 2026 dimenangi oleh Maximo Quiles yang menjadi pebalap pertama melewati garis finis. Posisi kedua ditempati Alvaro Carpe, sedangkan David Munoz mengamankan podium ketiga. Di tengah ketatnya persaingan, Veda Ega Pratama tampil mencuri perhatian lewat aksinya menyalip banyak pebalap dari posisi belakang.
Sebenarnya, rider asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu sempat diproyeksikan start dari posisi ke-21 berdasarkan hasil kualifikasi. Namun penalti yang diterima Casey O’Gorman membuat Veda naik satu tingkat ke urutan ke-20 saat balapan dimulai.
Veda langsung menunjukkan start yang cukup baik. Tak butuh waktu lama, ia berhasil merangsek naik hingga posisi ke-12 pada lap-lap awal. Memasuki lap ketiga, Veda bahkan sempat menembus posisi sembilan sebelum kembali turun ke peringkat ke-11 akibat ketatnya persaingan di rombongan tengah.
Veda Ega Pratama agresif di lap-lap terakhir
Saat balapan menyisakan delapan lap, Veda masih mampu bertahan di kelompok pebalap terdepan dengan jarak kurang dari satu detik dari pemimpin lomba. Namun pada enam lap terakhir, ia kembali kehilangan dua posisi dan turun ke urutan ke-11.
Memasuki lap ke-14, jarak mulai terbentuk antara 10 pebalap terdepan dengan Veda yang berada di posisi ke-11. Gap Veda dengan Casey O’Gorman di posisi ke-10 tercatat sekitar 1,182 detik.
Persaingan semakin sengit menjelang akhir balapan. Saling salip terjadi hampir di setiap tikungan ketika race tinggal menyisakan tiga lap. Situasi berubah setelah Jesus Rios mengalami crash pada lap ke-17, yang membuat posisi Veda otomatis naik ke urutan kesembilan.
Pada lap terakhir, Veda kembali memperlihatkan agresivitasnya dengan merebut satu posisi tambahan dan akhirnya finis di peringkat kedelapan.
Hasil di Catalunya memperkuat reputasi Veda sebagai salah satu rookie dengan kemampuan recovery race terbaik musim ini. Sebelumnya, ia juga sempat melakukan comeback serupa di GP Spanyol usai start dari posisi ke-17.
Meski masih memiliki pekerjaan rumah di sesi kualifikasi setelah gagal menembus Q2 di Catalunya, performa balapan Veda tetap menjanjikan. Pebalap berusia 17 tahun tersebut sebelumnya juga sukses finis keempat di Le Mans dan kini berada di jajaran rookie terbaik Moto3 2026.
Catalunya sendiri bukan lintasan asing bagi Veda Ega Pratama. Pada ajang FIM JuniorGP World Championship musim lalu, ia pernah tampil kompetitif di sirkuit yang sama dengan finis keenam dan kedelapan. Pengalaman itu tampaknya membantu Veda tampil lebih percaya diri saat menghadapi balapan Moto3 di Barcelona-Catalunya musim ini.
Hasil Moto3 Catalunya 2026 membuat posisi Veda Ega Pratama di klasemen sementara semakin kompetitif. Pembalap Honda Team Asia itu kini menempati peringkat kelima dengan koleksi 58 poin, jumlah yang sama dengan rider CFMoto Aspar Team, Marco Morelli, yang berada tepat di atasnya.
Sementara puncak klasemen masih dikuasai Maximo Quiles dengan 140 poin, disusul Adrian Fernandez (76 poin) dan Alvaro Carpe (73 poin). Konsistensi Veda menembus zona poin dalam beberapa seri terakhir membuat pembalap asal Gunungkidul tersebut mulai diperhitungkan dalam persaingan papan atas Moto3 2026. (*)














