Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Tips Memilih Raket Pemula, Biar Langsung Enak Mainnya

Iradat Ungkai oleh Iradat Ungkai
10 Oktober 2023
A A
Tips Memilih Raket Pemula, Biar Langsung Enak Mainnya MOJOK.CO

Tips memilih raket pemula (pexels.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Raket pemula berbeda spesifikasinya dengan raket untuk atlet profesional. Penting kiranya untuk memilih raket yang tepat buat kamu yang baru belajar main badminton atau bulu tangkis. Ketepatan dalam memilih raket bakal mempermudah kamu berlatih.

Meski berbentuk sama, raket satu dengan yang lain berbeda. Mulai dari luas lingkaran, berat, bahan, dan seterusnya. Masing-masing spesifikasi menimbulkan pukulan yang berbeda pula. Kamu yang masih bingung memilih raket yang tepat, berikut tips memilih raket pemula.

#1 Pertimbangkan berat raket

Raket badminton sejatinya terdiri atas tiga macam, berat, ringan, dan seimbang. Bagi pemula, pilihlah yang ringan agar kamu tidak terlalu capek saat mengayunnya. Lalu, ketika kamu sudah mulai terbiasa latihan dan nggak gampang capek lagi. Kamu bisa beralih ke raket yang agak berat untuk melatih otot tangan agar kekuatan pukulanmu meningkat.

Berat raket ditandai dengan logo “U” yang terlihat di bagian bawah pegangan raket. Begini detailnya.

U=95-99 gram
2U=90-94 gram
3U=85-89 gram
4U=80-84 gram
5U=75-79 gram
6U=70-74 gram

#2 Perhatikan juga bentuk batang raket

Batang atau tangkai raket terbagi atas beberapa jenis, yakni medium (fleksibel), stiff (sedang), dan extra stiff (kaku). Batang fleksibel memberikan daya tolak yang lebih besar. Cocok untuk pertahanan atau untuk mengontrol gaya permainan lainnya.

Tipe batang stiff cocok untuk digunakan dalam pertandingan yang dinamis; kadang menyerang, kadang bertahan. Lalu untuk extra stiff memudahkan kamu untuk menempatkan shuttlecock. Tangkai jenis ini juga cocok untuk menyerang karena enak buat smash, net kill, dan seterusnya.

#3 Pilih pegangan raket sesuai dengan ukuran genggamanmu

Seperti halnya berat raket, ukuran pegangan raket juga beragam. Ukuran ini umumnya tertulis dengan huruf “G” di bagian handle raket dalam satuan inci. Berikut detailnya.

G1=4 inci
G2=3.75 inci
G3=3.5 inci
G4=3.25 inci
G5=3 inci
G6=2.75 inci

Kendati demikian, umumnya raket yang tersedia di pasaran berukuran G5 dan G4. Pilihlah raket yang sesuai dengan lebar tanganmu. Terlalu kecil tak baik karena murah terlepas, terlalu lebar bisa bikin berat. Kalau sudah terlanjur beli yang kecil, kamu bisa mengakalinya dengan memasang handgrip yang tebal. Begitu juga sebaliknya jika kamu membeli yang besar, buatlah gulungan handgrip yang tipis.

#4 Tarikan raket tak perlu yang memakai angka tinggi

Saat memasang senar raket, kamu akan ditanya “mau tarikan berapa?”. Rata-rata pemula bingung soal ini. Untuk pemula, tingkat tarikan raket yang ideal ialah 16-22 lbs. Tarikan ini memungkinkan daya lontar pukulan menjadi lebih besar. Jadi, pemain tak perlu banyak mengeluarkan energi saat memukul.

Sementara itu jika kemampuanmu sudah lumayan, kamu bisa mencoba tarikan 22-24 lbs. Tarikan ini cocok untuk gaya bermain menyerang karena kamu bisa lebih mudah menaruh shuttlecock dengan tarikan ini.

Kemudian 25 lbs ke atas. Tarikan untuk mereka yang sudah mahir mengontrol kekuatan ayunan pergelangan tangan. Intinya semakin tinggi angka tarikan semakin akurat raket dalam menempatkan shuttlecock namun daya lontar semakin berkurang. Semakin rendah tarikan raket semakin kuat daya lontar namun akurasi semakin berkurang.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan para pemain badminton pemula. Sekian tips memilih raket pemula kali ini. Semoga bermanfaat. Semangat!

Iklan

Penulis: Iradat Ungkai
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Rekomendasi 3 Raket Badminton Murah dengan Harga di Bawah 500 Ribu
Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

 

 

Terakhir diperbarui pada 10 Oktober 2023 oleh

Tags: BadmintonklsRaketraket pemulatips memilih raket
Iradat Ungkai

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Artikel Terkait

“Terapi Massal” Pekerja Jakarta di Istora Senayan.MOJOK.CO
Ragam

“Terapi Massal” Pekerja Jakarta di Istora Senayan

24 Januari 2026
Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026.MOJOK.CO
Ragam

Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026

22 Januari 2026
senar raket. mojok.co
Ragam

Indonesia Masters 2026 Jadi Tempat Merawat Kenangan Keluarga, Rela Cuti Kerja demi “Napak Tilas” Mendiang Ayah di Istora

21 Januari 2026
indonesia masters, badminton, bulu tangkis.MOJOK.CO
Ragam

Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora

20 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Catatan Tan Malaka tentang Perburuan Aktivis 1926 yang Terlupakan

100 Tahun Naar De Republiek: Catatan Gelap Tan Malaka

20 Maret 2026
Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
meminjam uang, lebaran.MOJOK.CO

Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit

21 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026

Video Terbaru

Catatan Tan Malaka tentang Perburuan Aktivis 1926 yang Terlupakan

100 Tahun Naar De Republiek: Catatan Gelap Tan Malaka

20 Maret 2026
Agus Mulyadi dan Segala Obrolan Receh yang Kebablasan Jadi Reflektif

Agus Mulyadi dan Segala Obrolan Receh yang Kebablasan Jadi Reflektif

20 Maret 2026
Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.