Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Suporter Jepang dan Budaya O-Souji, Pantang Pulang Sebelum Bersih!

Pasthiko Pramudhito oleh Pasthiko Pramudhito
25 November 2022
A A
o-souji dan suporter jepang mojok.co

Ilustrasi bendera Jepang (jorono/pixabay)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Timnas negeri samurai Jepang menuai sorotan usai melibas raksasa eropa Jerman dengan skor 2-1 pada partai pembuka Grup E Piala Dunia 2022. Namun, sorotan bukan hanya mengarah ke timnasnya saja, tetapi suporter jepang juga tak kalah mendapat perhatian publik karena aksi mereka membersihkan sampah di stadion setelah laga berakhir.

Dalam video yang ramai tersebar di dunia maya dapat terlihat para suporter timnas Jepang dengan teliti membersihkan sampah dan merapikan tiap-tiap sudut kursi yang mereka duduki. Mereka mengumpulkan sampahnya ke dalam kantong plastik selepas laga melawan Jerman.

Aksi yang mereka lakukan ini pun bukan hanya saat timnasnya bermain, pada laga lain seperti saat pembuka antara Qatar vs Ekuador fans Jepang juga tetap tak lupa membersihkan sampah sebelum meninggalkan stadion. Bahkan, pada saat Piala Dunia 2018 di Rusia suporter Jepang juga melakukan hal serupa.

Japanese fans ❤️🫡

pic.twitter.com/W0KZQqPYfL

— 433 (@433) November 24, 2022

Atas aksinya ini FIFA sampai memberikan apresiasi untuk suporter Jepang lewat cuitannya di Twitter. “Tidak lupa merapikan, sehabis sesuatu hal ‘besar’ terjadi, hormat untuk para pendukung Jepang,” dalam cuitan FIFA.

Profesor dari Osaka University, Scott North memberikan penjelasan soal hal yang dilakukan para suporter Jepang ini adalah bagian dari budaya mereka yakni o-souji, atau secara harafiah berarti bersih-bersih secara besar-besaran.

Budaya o-souji ini biasanya dilakukan masyarakat Jepang saat menyabut Natal dan Tahun Baru dengan membersihkan rumah, sekolah, dan stadion seperti saat Piala Dunia ini.

Masyarakat Jepang percaya bersih-bersih memberikan aura dan nasib yang baik seperti dalam ajaran Shinto yang mereka amini. O-souji jadi budaya yang sudah ditanamkan sejak dini oleh masyarakat Jepang, sehingga saat besar budaya bersih sudah tertanam di pikiran mereka.

Sedikit sejarah tentang o-souji, budaya ini sudah hadir sejak zaman Heian kira-kira di tahun 794–1185 saat itu kastil-kastil kerajaan rutin dibersihkan tiap akhir tahun karena di percaya dulu setiap akhir tahun kastil di Jepang selalu kotor, mereka ingin menyambut tahun baru dengan bersih dan suci.

Lalu pada zaman Edo budaya o-souji bukan hanya untuk kalangan kerajaan di kastil saja, tapi sudah menyeluruh ke masyarakat Jepang. Kira-kira sampai kapan, ya, kita bisa melihat aksi para suporter Jepang di Piala Dunia 2022 ini.

Penulis: Pasthiko Pramudhito
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Dari Mana Istilah ‘Football’s Coming Home’ Datang?

Terakhir diperbarui pada 25 November 2022 oleh

Tags: budaya jepangJepango-soujipiala dunia 2022timnas jepang
Pasthiko Pramudhito

Pasthiko Pramudhito

Magang Mojok

Artikel Terkait

Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)
Pojokan

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
kerja di Surabaya dengan gaji Jepang. MOJOK.CO
Sosok

Pertama Kali Lamar Kerjaan dari Job Fair di Surabaya, Nggak Nyangka Bisa Dapat Cuan Senilai Perusahaan di Jepang

26 Juni 2025
Orang Kebumen pertama kali ke Jepang, bingung perkara toilet MOJOK.CO
Catatan

Orang Kebumen Pertama Kali Nginep di Jepang: Bingung Cara Pakai Toilet sampai Cebok Pakai Botol Air

14 Juni 2025
Gaji Caregiver di Jepang Besar, tapi Melelahkan dan Penuh Fitnah.MOJOK.CO
Ragam

Kepahitan Kerja di Jepang yang Nggak Pernah Diceritakan Influencer, tapi Masih Lebih Menjanjikan Ketimbang di Indonesia

18 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Event bulu tangkis Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan jadi berkah bagi driver obol Jakarta MOJOK.CO

Berkah di Luar Arena: Ojol Jakarta Terciprat Bahagia dari “Pesta Rakyat” Indonesia Masters 2026 di Istora

20 Januari 2026
Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Adalah Daihatsu Sigra MOJOK.CO

Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat

20 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.