Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Sampah Berserakan di Jalanan, Pemkot Jogja Perpanjang Jam Buka 14 Depo

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
29 Agustus 2023
A A
depo sampah jogja mojok.co

Sampah menumpuk di jalanan kawasan Danurejan, Kota Yogyakarta. (yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kota Yogyakarta nampaknya belum juga mampu mengatasi masalah darurat sampah. Sampah-sampah masih berserakan di Jalanan. Pemkot Jogja akhirnya menambah jam operasional depo sampah.

Setelah  TPST Piyungan tutup selama 45 hari sejak 23 Juli 2023 lalu, sampah-sampah berserakan di jalanan Kota Jogja. Ini akibat adanya pembatasan pembuangan sampah ke depo ataupun tempat sampah mandiri milik warga.

Melihat situasi ini, Pemkot Jogja membuka jam operasional 14 depo sampah lebih lama. Kalau sebelumnya buka mulai pukul 06.00 hingga 08.00 WIB, maka sejak Senin (28/08/2023) jam operasional depo lebih lama yakni dari pukul 06.00 hingga 13.00 WIB.

“Kami memutuskan untuk mengambil kebijakan membuka operasional jam depo lebih panjang. Jadi kalau kemarin 1-2 jam, dan melihat kondisi kalau truk penuh maka depo ditutup. Maka mulai hari ini kami lakukan pembukaan seluruh depo, jam kerjanya kami panjangkan mulai 06.00 WIB – 13.00 WIB,” ungkap  Penjabat (pj) Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo.

Pj Wali Kota Minta Masyarakat tak buang sampah sembarangan

Singgih Raharjo mengungkapkan, masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di jalan setelah adanya kebijakan perpanjangan jam buka depo sampah. Sebab warga bisa membuang sampah di depo sampah yang sudah ada di beberapa titik lokasi.

Namun, Singgih meminta, sebelum membuang sampah ke depo, masyarakat agar memilah sampah terlebih dahulu.

“Maka saya minta untuk dibuka deponya, sehingga masyarakat naruhnya di dalam depo tidak di jalan. Hanya memindahkan sebetulnya,” tandasnya

Bila sampah menumpuk di depo, lanjut Singgih, Pemkot  akan menambah armada truk pengangkut sampah. Saat ini Pemkot memiliki 22 armada untuk mengangkut sampah.

Armada tersebut juga akan melakukan penyisiran sampah di jalan-jalan. Kita tahu, akhir-akhir ini banyak sampah dalam bentuk bungkusan plastik bertebaran di jalanan Kota Yogyakarta.

Ke depan kebijakan tersebut akan dievaluasi terus menerus agar masalah sampah teratasi.

“Mulai dari minggu kemarin sampai lima hari ke depan, kami akan melakukan evaluasi. Saya berharap tidak ada lagi sampah yang ada di pinggir jalan,” imbuhnya.

Penulis: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Persoalan Sampah Tak Kunjung Usai, Sultan Minta Warga Tak Manja

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

 

Iklan

 

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2023 oleh

Tags: pemkot yogyakartasampahsampah jogjaYogyakarta
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO
Esai

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat” MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

1 April 2026
Lewat Setu Sinau, Jalan Malioboro Kota Yogyakarta tidak hanya jadi tempat wisata. Tapi juga ruang edukasi untuk belajar budaya Jawa, termasuk aksara Jawa MOJOK.CO
Kilas

“Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

29 Maret 2026
Kos di Jogja
Catatan

Rasanya Tinggal di Kos “Medioker” Jogja: Bayar Mahal, tapi Nggak Dapat Sinar Matahari

19 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gudeg, Kuliner Jogja yang Makin Tak Cocok untuk Orang Miskin (Unsplash)

Harga Gudeg Jogja Naik, Berpotensi Menguatkan Sisi Gelap kalau Kuliner Jogja Ini Memang Bukan Makanan Murah Lagi

9 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Gaya hidup pemuda desa bikin tak habis pikir perantau yang merantau di kota. Gaji kecil dihabiskan buat ikuti tren orang kaya. MOJOK.CO

Gaya Hidup Pemuda di Desa bikin Kaget Perantau Kota: Kerja demi Beli iPhone Lalu Resign, Habiskan Uang buat Maksa Sok Kaya

6 April 2026
Mahasiswa KKN di desa

KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”

9 April 2026
Tinggalkan Jakarta demi punya rumah desa untuk slow living, berujung kena mental karena ulah tetangga MOJOK.CO

Orang Jakarta Nyoba Punya Rumah di Desa, Niat Cari Ketenangan Berujung Frustrasi karena Ulah Tetangga

7 April 2026
Jurusan Antropologi Unair selamatkan saya usai ditolak UGM. MOJOK.CO

Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali

6 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.