Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Nepal Van Java dan Kisah 2 Ton Cat Rumah dari Ganjar Pranowo

Purnawan Setyo Adi oleh Purnawan Setyo Adi
3 Juni 2023
A A
nepal van java mojok.co

Keindahan Nepal Van Java di Kabupaten Magelang (Dok. Pemprov Jateng)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Wisata alam Nepal Van Java memang memikat. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beberapa kali gowes di lokasi tersebut dan memberikan 2 ton cat untuk pengembangan obyek wisata. 

Nepal Van Java memikat wisatawan domestik dan turis mancanegara. Lokasi wisata ini menyajikan keindahan pedesaan berlatar Gunung Sumbing di Dusun Butuh Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.g

Kesejukan udara dan rumah penduduk yang bertumpuk khas perumahan di negeri Nepal menjadi suguhan menarik di tempat ini. Rumah warga yang berwarna-warni  menambah daya tarik wisatawan yang berkunjung.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, juga mempunyai cerita di balik pemukiman berkonsep “pelangi” itu. Beberapa kali, politisi berambut putih itu gowes ke dusun yang terletak di lereng Gunung Sumbing tersebut.

Akhirnya pada 2021, Ganjar Pranowo menyumbangkan 2 ton cat untuk mempercantik Nepal Van Java.

“Iya, Pak Ganjar sering gowes ke sini, dan terakhir di acara Tour de Borobudur November 2021. Setelah itu, beliau menyumbang 2 ton cat untuk mewarnai rumah-rumah,” ujar Setiyoko, seorang pengelola Wisata Nepal Van Java, Kamis (1/6/2023).

Bantuan cat dari Ganjar, menurutnya sangat bermanfaat untuk pengembangan wisata di dusunnya tersebut. Selain terlihat bersih dan rapi, cat itu mampu menjadikan magnet bagi wisatawan.

“Sangat bermanfaat. Karena kondisi cat sebelumnya sudah luntur, jadi bantuan dari Pak Ganjar sangat bermanfaat,” paparnya.

Ekonomi warga meningkat

Perhatian Gubernur Jawa Tengah dua periode ini tidak berhenti sampai disitu. Pada 2022, Desa Temanggung mendapat bantuan keuangan dari Gubernur senilai Rp500 juta.

“Bantuan Gubernur itu dibikin untuk pengadaan 3 unit jeep, menambah wahana bagi wisatawan,” tuturnya.

Yoko menambahkan, kemajuan wisata di Dusun Butuh membuat perekonomian warga setempat meningkat. Bahkan, rata-rata dalam sebulan perputaran uang mencapai Rp400 juta.

“Wisata di sini membuka peluang bagi warga. Ada yang jualan, ojek wisata, ojek pendakian, parkir dan lain sebagainya termasuk tiket masuk. Jadi, warga semakin sejahtera. Dulunya hanya bertani, sekarang dapat tambahan penghasilan dari wisata,” ungkapnya.

Seorang pengunjung asal Jakarta, Tina menuturkan bahwa ketertarikannya datang ke Nepal Van Java, setelah tempat ini viral di media sosial.

“Tempatnya bagus dan keren. Saya tahu tempat ini dari media sosial,” katanya.

Iklan

Selain pemandangan yang indah, warga Dusun Butuh juga sangat ramah dan baik kepada para wisatawan.

“Warganya ramah, tukang ojeknya juga baik-baik,” tandasnya.

Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Bahagianya Pedagang Asongan Dapat Amplop dari Presiden Jokowi

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 3 Juni 2023 oleh

Tags: ganjar pranowonepal van java
Purnawan Setyo Adi

Purnawan Setyo Adi

Redaktur Liputan Mojok.co

Artikel Terkait

Pertama kali ke Kaliangkrik Magelang (Nepal van Java), tak bisa lupa sikap warganya MOJOK.CO
Ragam

Orang Jatim Pertama Kali ke Magelang, Langsung Tak Bisa Lupakan Cara Warga Bersikap ke Pendatang karena “Tak Umum”

18 September 2025
Julukan untuk Semarang. MOJOK.CO
Ragam

3 Julukan Semarang yang Terdengar Menggelikan Meski Ada yang Pakai Bahasa Belanda, Julukan “Kota Lumpia” Malah Nggak Ada Keren-kerennya

8 Maret 2024
Ramai Debat Soal Tanah Milik Prabowo yang Luasnya Sekitar 100 Kali Kota Jogja MOJOK.CO
Aktual

Ramai Debat Soal Tanah Milik Prabowo yang Luasnya Sekitar 100 Kali Kota Jogja

7 Januari 2024
Ganjar Janji, Akan Seret Pejabat yang Korupsi ke Nusakambangan MOJOK.CO
Aktual

Ganjar Janji Akan Seret Pejabat yang Korupsi ke Nusakambangan

13 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

21 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.