Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

Meninggal Dunia, Ekonom Sri Adiningsih Jadi Inspirasi Keluarga dan Kebanggaan Menkeu

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
18 Juni 2023
A A
sri adiningsih mojok.co

Para pelayat mengikuti prosesi persemayaman ekonom Sri Adiningsih di PUKJ, Minggu (18/06/2023).(yvesta ayu/mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO  – Universitas Gadjah Mada (UGM) berduka. Guru besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM sekaligus mantan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2014-2019, Sri Adiningsih meninggal dunia Sabtu (17/06/2023) sore.

Sempat disemayamkan di PUKJ, Minggu (18/06/2023), almarhumah dibawa ke Balairung UGM untuk mendapatkan penghormatan terakhir. Setelah upacara penghormatan, jenazah dibawa ke peristirahatan terakhir di Gunung Sempu Hills Memorial Park.

Untuk menghormati tokoh nasional dan ekonom Indonesia itu, para pelayat datang ke PUKJ ataupun UGM untuk menyampaikan doa dan dukacita pada keluarga dan kerabat almarhumah. Karangan bunga ucapan dukacita pun berdatangan dari sejumlah pejabat negara dan kolega.

Di antaranya karangan bunga dari Presiden Joko Widodo (jokowi), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri serta Ketua DPR RI Puan Maharani. Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju pun juga mengirimkan karangan bunga seperti dari Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno dan Menteri PPN Suharso Monoarfa.

Selain itu dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang merupakan Ketua Umum PP Kagama juga mengirimkan karangan bunga. Begitu pula mantan Ketua DPR RI Akbar Tanjung, Agum Gumelar, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, anggota DPR RI, Adrian Napitupulu serta Koordinator Stafsus Presiden Ari Dwipayana.

Membantu pulihnya ekonomi indonesia

Tak hanya karangan bunga, Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani khusus hadir dalam prosesi pemakaman Sri Adiningsih. Sri Mulyani datang ke PUKJ dan disambut suami Sri Ardiningsih, Kunta Setiaji. Usai melayat, Sri Mulyani menceritakan kebersamaannya bersama almarhumah.

“Bu Sri Adiningsih ya, teman saya, baik sekali dari kami masih mahasiswa dulu. Saya masih di UI, beliau masih di Gadjah Mada (UGM-red), belum sarjana. Kita sudah bertemu di dalam beberapa kegiatan seperti lomba debat mahasiswa waktu itu kita ketemu pertama kali di Padjajaran,” paparnya.

Sri Adiningsih, lanjut Menkeu merupakan sosok yang luar biasa. Dia selalu membantu banyak orang, baik dengan pikiran maupun tenaganya. Contohnya saat terjadi krisis ekonomi,Sri Adiningsih bersamanya aktif mengadvokasi sektor perbankan dan ekonomi bersama-sama. Mereka bahkan menjadi tim untuk mendukung perumus amandemen UUD 1945, terutama pasal ekonomi.

“Dia terutama di bidang perbankan menekuni jadi sangat aktif. Selalu menolong siapa saja, muridnya, temannya, luar biasa. Saya sangat kehilangan seorang sahabat baik,” paparnya.

Sri Adiningsih, lanjut Menkeu juga memiliki peran yang sangat penting. Melakukan koreksi atas tata kelola bidang Perbankan dan perusahaan saat krisis ekonomi. Dia juga berperan dalam melakukan tata kelola jangka panjang agar Indonesia tak terjebak krisis ekonomi.

“Bu Nining (sapaan Sri Adiningsih-red) itu punya kontribusi banyak dalam pemikiran untuk bagaimana Indonesia tidak terkena krisis kembali, memperbaiki dan mendeteksi risiko-risiko awal sehingga sektor keuangan sehat, perbankan terutama. Banyak yang beliau lakukan,” tandasnya.

Inspirasi keluarga

Kerabat Keluarga dari Solo, Gunawan Sutanto, mengungkapkan Sri Adiningsih merupakan sosok insipirasi bagi keluarga besarnya. Sri Adiningsih merupakan satu-satunya keluarga besar yang berhasil meraih pendidikan ke jenjang  tertinggi. Meski menjadi tokoh nasional, dia selalu dekat dengan keluarga.

“Beliau baik, beliau menjadi inspirasi di keluarga besar kami karena beliau satu-satunya di keluarga yang bisa meraih pendidikan yang sangat tinggi. Beliau sangat memotivasi adik-adik maupun anak cucu dan beliau sangat baik membantu keluarga,” paparnya.

Menurut Gunawan, keluarga besar mereka sangat bangga dengan keberhasilan Sri Adiningsih. Pernah menjabat Ketua Wantimpres Presiden Jokowi, almarhumah juga tak lupa berbagi ilmu sebagai pendidik di UGM. Dia masih aktif mengajar di UGM dan sejumlah universitas lainnya selama ini

Iklan

“[Sri adiningsih] tinggal di Tirtasari dan masih aktif mengajar dan jadi guru besar di UGM,” jelasnya.

Menurut Gunawan,kondisi kesehatan Sri Adiningsih sudah menurun sejak Desember 2022 lalu. Dia beberapa kali menjalani pengobatan di rumah sakit. Selama sakit, Sri Adiningsih dirawat di kediamannya di Yogyakarta hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

“Iya sakit sudah lumayan lama, bolak-balik ke rumah sakit,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Mengenal KA Banyubiru, Kereta Baru yang Terinspirasi Keindahan Alam Jawa Tengah

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2023 oleh

Tags: Sri AdiningsihUGM
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO
Edumojok

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Anselmus Way, lulusan FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM) pilih usaha keripik singkong hingga ayam geprek, tapi sukses MOJOK.CO
Edumojok

Lulusan FISIPOL UGM Jualan Keripik dan Ayam Geprek, Tapi Jadi Penopang Ekonomi Keluarga usai Nyaris Putus Asa

7 Maret 2026
Anak Akuntansi UGM burnout. MOJOK.CO
Edumojok

Anak dari Pulau Bangka Bela-belain Kuliah di UGM Sampai Jadi Wisudawan Terbaik, bikin Orang Tua Bangga dengan Gelar Sarjana Akuntansi

6 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Alasan Kita Perlu Bersama Andrie Yunus di Tengah Pejabat Korup. MOJOK.CO

ICW: Usut Tuntas Kekerasan “Brutal” terhadap Andrie Yunus, Indikator Bahaya untuk Pemberantasan Korupsi

14 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah ISI Jogja dihujat. MOJOK.CO

Sisi Lain Penerima KIP Kuliah yang Tak Dipahami Para Mahasiswa “Polisi Moral”, Dituntut Untuk Selalu Terlihat Miskin dan Menderita

12 Maret 2026
Sesal suka menolong orang lain usai ketemu lima jenis orang yang tidak layak ditolong meski kesusahan. Dari tukang judi slot hingga orang susah bayar utang MOJOK.CO

Kapok Suka Menolong Orang Lain usai Ketemu 4 Jenis Manusia Sialan, Benar-benar Nggak Layak Ditolong meski Kesusahan

12 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.