Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Sosial

5 Fakta di Balik Hotel Baru Muhammadiyah, Non-Muslim Boleh Menginap

Kenia Intan oleh Kenia Intan
4 Juli 2023
A A
hotel muhammadiyah mojok.co

SM Tower and Convention (IG @ com.stowerconvention)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Organisasi Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah, belum lama ini meresmikan hotel di Yogyakarta. Hotel bernama SM Tower and Convention itu menyita perhatian karena pembangunannya tanpa seperserpun utang ke bank.

PT Syarikat Cahaya Media alias Suara Muhammadiyah mengembangkan sayap ke bisnis perhotelan dan pariwistata. Amal usaha milik Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu secara resmi meresmikan SM Tower and Convention di Yogyakarta, Sabtu (24/6/2023).

Hotel yang menelan biaya miliaran rupiah itu menyita perhatian karena pendanaannya secara mandiri tanpa utang perbankan. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menjelaskan, pembangunan tanpa utang bukan bermaksud anti-kolaborasi atau kerja sama. Muhammadiyah ingin menyampaikan pesan pentingnya menjadi mandiri.

“Kita harus terus membangun, tapi membangun yang sistemnya baik. Jangan mengandalkan utang besar-besaran, jangan mengutamakan investasi besar-besaran, tapi kekuatan di dalam tidak kuat,” kata Haedar melansir laman resmi Muhammadiyah, Sabtu (24/6/2023).

Di bawah ini fakta-fakta seputar hotel milik Muhammadiyah:

Menelan dana Rp50 miliar

Pembangunan hotel selama 13 bulan itu menelan biaya hingga Rp50 miliar. Melansir Kumparan, biaya perizinan atas hotel mencapai kurang dari Rp50 juta. Semua pendanaan hotel itu menggunakan dana mandiri organisasi.

Muhammadiyah akan bangun hotel lagi

Tidak hanya berhenti di Yogyakarta, Muhammadiyah akan membangun hotel di daerah-daerah lain. Rencana paling dekat, Muhammadiyah akan membangun SM Tower and Convention di Cipanas. Hotel itu akan berada di atas lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi.

Ada 60 kamar

SM Tower and Convention menawarkan 60 kamar setara hotel bintang empat yang terbagi dalam tiga tipe yaitu business room, deluxe room, dan suite room. Puluhan kamar itu bisa melayani hingga 280 orang. Adapun biaya kamarnya berada di kisaran harga Rp500.000.

Ballroom dan meeting room

Tidak hanya menawarkan tempat menginap, SM Tower and Convention juga mempunyai ballroom bernama SMTORIUM yang mampu menampung audiens sebanyak 300 orang dengan fasilitas videotron LED display/LCD projector, standar sound system, dan akses internet.

Selain itu ada juga tiga meeting room yang berkapasitas 20 hingga 100 orang. SM Tower and Convention juga mempunyai Kemadjoean Resto, SoewaraMoe Café & Lounge di rooftop, SM Garden (taman terbuka) di lantai 4 serta area parkir dan basement yang dapat menampung sekitar 50 mobil.

Non-muslim boleh menginap

SM Tower and Convention menerapkan konsep Living Muslim Hotel. Konsep ini berfokus untuk menjalankan nilai-nilai kehidupan muslim pada hotel yang dioperasikan. Jadi, Living Muslim Hotel bukan berarti hanya mereka yang beragama Islam yang boleh menginap, non-muslim pun boleh menikmati fasilitas yang ditawarkan oleh SM Tower and Convention.

Apabila berminat, kalian bisa langsung mengunjungi SM Tower and Convention yang terletak H Ahmad Dahlan No 107, Ngampilan, Kota Yogyakarta. Khusus warga Persyarikatan akan ada diskon 10% ber-KTA dan ada harga spesial bagi kalian pelanggan Majalah Suara Muhammadiyah.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Pemda DIY Didesak Ciptakan Ruang Terbuka Hijau

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: hotelHotel MuhammadiyahMuhammadiyah
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO
Kilas

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan yang Sama MOJOK.CO
Esai

Muhammadiyah vs NU di Rumah Kami: Dua Hati, Beda Hari Lebaran, Selesai di Meja Makan

9 Maret 2026
Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO
Sehari-hari

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Tarawih di masjid Jogja
Ragam

Berburu Lokasi Tarawih sesuai Ajaran Nahdlatul Ulama di Jogja, Jadi Obat Kerinduan Kampung Halaman di Pasuruan

18 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Blok M dan Jakarta Selatan (Jaksel) dilebih-lebihkan, padahal banyak jamet MOJOK.CO

Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.