Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Soal Ormas Persekusi Gereja di Kepri, Menteri Agama Nyatakan itu Bukan Kasus Intoleransi

Redaksi oleh Redaksi
19 Februari 2020
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Persekusi yang dilakukan Forum Umat Islam Bersatu terhadap gereja di Kepulauan Riau, dianggap Kementerian Agama bukan sebagai kasus intoleransi.

Kasus penolakan renovasi Gereja Katolik Santo Joseph di Tanjung Balai, Karimun, Kepulauan Riau, sempat menjadi perhatian pemerintah. Terutama karena sejumlah massa yang mengatasnamakan diri sebagai Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) melakukan intimidasi kepada panitia renovasi gereja pada 6 Februari 2020 lalu.

Meski begitu, Menteri Agama Fachrul Razi menilai kalau kasus itu bukanlah kasus intoleransi antar-umat beragama di Indonesia.

“Saya sudah pertemukan semua pihak. Kami masih kirim lagi utusan. Lihat lagi semua di lapangan,” kata Fachrul Razi.

Sedangkan staf yang dikirim oleh Menteri Agama, yakni Ubaidillah Amin Moch menyebut kalau masalah renovasi gereja yang berujung persekusi besar-besaran dari FUIB ini sebenarnya hanya masalah Izin Mendirikan Bangunan (IMB) saja.

“Intinya, di sana tidak ada masalah intoleransi. Cuma terkait IMB Santo Josep,” kata Ubaidallah.

Padahal, kalau mau dilacak, IMB gereja ini sebenarnya sudah terbit sejak 2 Oktober 2019. Setelah proses yang—sebenarnya—berbelit-belit sejak 2011, proses penantian IMB delapan tahun itu tiba-tiba saja digugat oleh seorang warga ke PTUN Tanjung Pinang pada 30 Desember 2019.

Nah, dalam proses gugatan yang belum dibahas di pengadilan ini, tiba-tiba saja bangunan Gereja Katolik Santo Joseph didatangi massa FUIB ketika sedang melakukan renovasi bangunan.

Menurut FUIB, bangunan gereja berpotensi menimbulkan kemacetan dan posisinya yang berada di jantung Kota Karimun sangat mengganggu. Selain itu, tak ada alasan jelas kenapa gereja tidak boleh didirikan di sana dan IMB-nya sedang digugat. Poinnya cuma asal ngeyel: silakan pindah. Titik.

Hal semacam ini dikhawatirkan oleh Ketua PGI, Pendeta Gomar Gultom, ketika membahas kasus intoleransi yang kerap dialami oleh jamaah gereja di kantor Menkopolhukam Mahfud MD.

“Tapi dalam krisis kebangsaan, terkait juga banyaknya gereja-gereja yang sulit beribadah, izin mendirikan gereja di beberapa tempat masih sulit. Dan juga ada kekhawatiran terjadi balas-membalas di daerah-daerah lain gitu,” kata Pendeta Gomar Gultom.

Sayangnya, Kementerian Agama masih menganggap masalah ini sebagai masalah sepele. Menganggapnya hanya perkara salah paham saja meski jelas-jelas hampir saja berujung bentrok. Yang ngeri, keributan ini terjadi pada bangunan gereja yang sudah punya legalitas resmi dari pemerintah. IMB ada, bangunan ada, jamaah ada.

Tempat ibadah yang legal aja bisa dipersekusi, dan di saat yang sama Kementerian Agama tidak anggap itu sebagai kasus intoleransi. Benar-benar Kementerian SEMUWA AGAMA di Indonesia yha~ (DAF)

Iklan

BACA JUGA Panduan Memahami Agama Kristen untuk Orang Islam atau tulisan rubrik KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 19 Februari 2020 oleh

Tags: intoleransiMenteri Agamapersekusi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

intoleransi, ormas.MOJOK.CO
Ragam

Pemda dan Ormas Agama, “Dalang” di Balik Maraknya Intoleransi di Indonesia

19 September 2025
Sebaiknya Kita Berhenti Menganggap Guru Itu Profesi Mulia, agar Mereka Bisa Digaji Jauh Lebih Layak
Pojokan

Sebaiknya Kita Berhenti Menganggap Guru Itu Profesi Mulia, agar Mereka Bisa Digaji Jauh Lebih Layak

4 September 2025
Ilustrasi daerah di Indonesia yang tidak toleran. MOJOK.CO
Kilas

10 Kota Paling Tidak Toleran di Indonesia, Cilegon Nomor Pertama

14 April 2023
pemaksaan pemakaian jilbab mojok.co
Pendidikan

Rektor IAIN Kota Metro: Pemaksaan Pemakaian Jilbab itu Intoleransi

4 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nyaris dicurigai kumpul kebo di penginapan Jogja saat Valentine. MOJOK.CO

Sisi Gelap Penginapan “Murah” di Jogja, Ramai dan Untung Saat Valentine Berkat Anak Mudanya yang Hobi Kumpul Kebo

14 Februari 2026
Jadi LO sertifikasi kerja rawan bujukan wanita simpanan

Jadi LO Sertifikasi Kerja di Jogja, Kena Modus “Eksplor Jogja” Berujung Bujukan Jadi Wanita Simpanan

12 Februari 2026
Anak yang dicap gagal penuhi standar sukses justru paling tulus merawat orang tua. Anak yang sok sibuk dan dibilang sukses malah jadi yang paling berisik soal warisan MOJOK.CO

Anak yang Dicap Gagal Justru Paling Tulus dan Telaten Rawat Ortu, Anak yang Katanya Sukses cuma Berisik Rebutan Warisan

13 Februari 2026
Layung Senja: meditasi melepas kepenatan di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang MOJOK.CO

Layung Senja: Meditasi Lepas Penat di Kawasan Candi Borobudur, Mendengar Suara Alam yang Kerap Terabaikan

15 Februari 2026
Festival Dandangan Kudus tak sekadar denyut perekonomian. MOJOK.CO

Menemukan Hal Baru di Festival Dandangan Kudus 2026 setelah Ratusan Tahun, Tak Sekadar Kulineran dan Perayaan Sambut Ramadan

11 Februari 2026
Malioboro, Jogja, aksi demo.MOJOK.CO

Pemkot Jogja Luncurkan Program ‘Setu Sinau’ di Malioboro, Wisatawan Kini Bisa Belajar Budaya Sambil Jalan-Jalan

12 Februari 2026

Video Terbaru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026
Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.