Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Silampukau Rilis Single ‘Lantun Mustahil’, Bercerita tentang Badai dan Lautan

Purnawan Setyo Adi oleh Purnawan Setyo Adi
19 Mei 2022
A A
silampukau mojok.co

Silampukau 'Lantun Mustahil'. (Dok. Silampukau)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO –Silampukau mengeluarkan single terbaru berjudul Lantun Mustahil. Lagu ini ditulis oleh Kharis Junandharu dan Eki Tresnowening yang dirilis oleh Moso’ Iki Records.

Silampukau adalah duo Kharis Junandharu dan Eki Tresnowening yang berasal dari Surabaya. Dibentuk pada akhir 2009, mereka berusaha menyanyikan mimpi, protes, perjuangan, semangat, dan geliat kehidupan sehari-hari perkotaan dalam iringan instrumen akustik seadanya.

Sejauh ini, Silampukau telah merilis satu EP dan satu LP, yakni Sementara ini (EP/2009) dan Dosa, Kota, dan Kenangan (LP/2015). Pada tahun 2021 mereka merilis single ‘Dendang Sangsi’. Lagu ini menghadirkan kejutan dengan aransemen bernuansa dangdut.

Kini, satu tahun setelah ‘Dendang Sangsi’ dirilis, Silampukau resmi merilis lagu terbarunya dengan judul Lantun Mustahil. Lagunya sudah bisa Anda dengarkan di platform digital seperti youtube, spotify, deezer, dll.

Lagu yang diaransemen oleh Kharis Junandharu ini direkam di Moso’iki Studio sepanjang bulan Maret 2022. Dalam karya terbarunya, Eki dan Kharis menggandeng Indra Perkasa untuk bertindak sebagai produser sekaligus merangkap sound engineer.

Lantun Mustahil bercerita tentang kecemasan seseorang yang mendadak terancam mampus terbasmi badai di tengah pelayaran. Sebagai penduduk pesisir, mereka beranggapan bahwa repertoire lagu-lagu domestik bertema kehidupan maritim terhitung sangat sedikit. Laut menjadi semacam halaman belakang yang terlupakan di lagu-lagu Indonesia.

“Kelemahan manusia dalam memprediksi masa depan yang menyebabkan musibah senantiasa terasa datang seketika tanpa peringatan, juga kemustahilan situasi yang harus ditanggung tanpa bisa sepenuhnya dikendalikan, inilah tema yang mendasari lagu ini” dikutip dari rilis yang diterima Mojok, Rabu (18/5/2022).

“Harus diakui (lagu ini) terinspirasi oleh pandemi yang tiba-tiba mengamuk di tahun 2020, memporak-porandakan semua rencana dan harapan terbaik manusia.”

Lebih lanjut, Lantun Mustahil adalah sebuah cerita kecil untuk menyemarakkan kisah-kisah celaka yang masih terus menghantui para pekerja lautan hingga saat ini. Lagu ini dirilis pada awal bulan Mei, pada ujung akhir muson barat yang kian tak tertebak.

“Semacam ancang-ancang perayaan atas lautan tenang yang akan segera datang, sekaligus sebagai semacam pengingat akan gejolak ombak dan cuaca buruk yang selalu dibawa oleh muson barat yang segera akan pergi, tapi yang niscaya akan kembali setengah tahun lagi.”

Sementara itu, untuk artwork single Lantun Mustahil dikerjakan oleh Eki Tresnowening. Sebuah karya cukil yang menggambarkan ilustrasi kapal nelayan yang diterjang badai.

Penulis: Purnawan Setyo Adi

Terakhir diperbarui pada 19 Mei 2022 oleh

Tags: lagulantun mustahilsilampukau
Purnawan Setyo Adi

Purnawan Setyo Adi

Redaktur Liputan Mojok.co

Artikel Terkait

Menolak Hari Tanpa Tembakau Sedunia MOJOK.CO
Aktual

Indonesia Seharusnya Tak Merayakan Hari Tanpa Tembakau Sedunia kalau Masih Punya Nurani ke Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Rokok

31 Mei 2024
jogja art books fest.MOJOK.CO
Seni

Jogja Tak Pernah Lengkap Tanpa Buku, Musik, dan Seni Rupa

13 Mei 2024
lagu jadul mojok.co
Hiburan

4 Lagu Jadul yang Liriknya Red Flag Banget, kalau Dirilis Sekarang Mungkin Bakal Dikritik Habis-habisan

9 Agustus 2023
Silampukau mojok.co
Panggung

Melihat Silampukau dari Dekat

28 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang

8 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Ribetnya lolos seleksi CPNS dan jadi PNS/ASN di desa: dibayangi standar hidup sukses yang merepotkan MOJOK.CO

Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi

8 April 2026
Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.