Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto Blak-Blakan Sindir Fadli Zon Karena Kebanyakan Nyinyir

Redaksi oleh Redaksi
21 Januari 2019
A A
fadli zon
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pilpres makin dekat. Perang urat syaraf antar kubu makin mengencang. Saling sindir antar tim sukses semakin brutal dan semakin kolosal saja.

Yang paling anyar, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto secara blak-blakan menyindir politisi Gerindra sekaligus anggota Tim pemenangan Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon.

Sindiran Hasto terhadap Fadli terkait dengan kebiasaan Fadli yang kerap menyindir dan mengkritik pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla yang menurut Hasto tidak proporsional.

Menurut Hasto, kritik-kritik yang tidak proporsional dan tak membangun justru menggangu pemerintahan Jokowi dalam menjalankan tugas-tugasnya.

“Pak Jokowi banyak diganggu kepemimpinannya, hanya dikritik secara tidak proporsional, termasuk oleh Fadli Zon,” ujar Hasto.

Hasto pun meminta jika nanti Fadli Zon berceloteh lagi tentang Jokowi, maka cukup biar diurus oleh pengurus cabang saja.

“Fadli Zon kami serahkan ke ranting PAC, jangan kami. Pesan-pesan yang menghujat Pak Jokowi kita serahkan ke anak ranting PAC,” ujar Hasto.

Ini bukan pertama kalinya Fadli disindir oleh para elit PDI Perjuangan terkait dengan kritikan-kritikan kerasnya terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Maklum saja, hampir semua hal tentang pemerintahan tak pernah luput dari komentar Fadli Zon.

Secara garis besar, Fadli Zon mengatakan Bahwa pemerintahan Jokowi gagal menjadi pemerintah yang baik untuk rakyatnya.

Pertengahan tahun lalu, misalnya, politisi PDI Perjuangan yang sekaligus Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo juga menyindir Fadli Zon. Menurut Tjahjo, di mata Fadli, pemerintah selalu saja salah.

“Ada wakil ketua beliau yang kerjanya itu kritik saja, namanya dari partai oposisi. Enggak masalah. Yang terhormat bapak Fadli kritik terus, pokoknya pemerintah enggak ada yang benar, enggak masalah namanya,” ujar Tjahjo.

Akhir tahun, giliran Budiman Sudjatmiko yang menyindir Fadli yang sebelumnya menyebut Jokowi banyak melakukan kebohongan, utamanya terkait dengan janji kampanyenya.

“Bedakan antara kebohongan dan belum mencapai target,” kata Budiman Sudjatmiko, “Contoh, kita janji pada 2014 Rp 1,4 miliar untuk desa per tahun. Kita belum capai itu tapi ada peningkatan dana desa setiap tahun.”

Ah, Fadli Zon ini kelihatannya memang punya chemistri yang kuat dan erat dengan para elit PDI Perjuangan. Kalau nggak berantem rasanya kurang gimana, gitu.

Iklan

Ayo dong, Jangan cuma saling sindir, memangnya Tuhan menciptakan tangan dan kaki untuk apa?

Ayolah, rakyat merindukan baku-hantam…

fadli zon

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2019 oleh

Tags: Fadli Zonpdi perjuangan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wali Kota Agustina Wilujeng ajak anak muda mengenal sejarah Kota Semarang lewat kartu pos MOJOK.CO
Kilas

Kartu Pos Sejak 1890-an Jadi Saksi Sejarah Perjalanan Kota Semarang

20 Desember 2025
Gedung Sarekat Islam, saksi sejarah dan merwah Semarang sebagai Kota Pergerakan MOJOK.CO
Kilas

Upaya Merawat Gedung Sarekat Islam Semarang: Saksi Sejarah & Simbol Marwah yang bakal Jadi Ruang Publik

20 Desember 2025
Pacu Jalur Direcoki Pemerintah Jadi Cringe dan Nggak Seru Lagi MOJOK.CO
Esai

Saat Negara Turut Campur Aura Farming Pacu Jalur, Semua Jadi Terasa Cringe dan Nggak Seru Lagi

14 Juli 2025
Fadli Zon: Narasi Orde Baru dalam Bayang-Bayang Reformasi
Video

Fadli Zon: Narasi Orde Baru dalam Bayang-Bayang Reformasi

12 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Mahasiswa Pariwisata UGM Jogja belajar dari kepala suku di Raja Ampat, lebih dari ilmu kuliah

Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata

13 Maret 2026
Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.