Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Mengenal Institut Pertanian Bogor (IPB): Sejarah, Profil, dan Program Studi

Iradat Ungkai oleh Iradat Ungkai
23 September 2023
A A
Mengenal Institut Pertanian Bogor (IPB): Sejarah, Profil, dan Program Studi MOJOK.CO

Mahasiswa IPB (ipb.ac.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Institut Pertanian Bogor (IPB) merupakan salah satu perguruan tinggi tersohor di Indonesia. Para mahasiswa yang hendak mempelajari ilmu pertanian lebih lanjut biasanya menjadikan kampus ini sebagai pilihan utama. Prospek kerjanya jelas, lulusannya juga banyak jadi incaran perusahaan-perusahaan besar

IPB sendiri telah memperoleh akreditasi A dari (sangat baik) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) per 7 November 2017. Hal tersebut tak bisa dipisahkan dari perjalanan panjang kampus ini. Simak sejarahnya sebagai berikut.

Perjalanan IPB dari masa ke masa

Cikal bakal kampus ini bermula pada tahun 1940. Mulanya, kampus ini merupakan Fakultas Ilmu Pengetahuan Pertanian di Universitas Indonesia. Barulah pada 1 September 1963, kampus ini berdiri sendiri menjadi sebuah institut pertanian.

Kala itu, dua fakultas di Bogor yang berada dalam naungan UI berkembang menjadi lima fakultas. Di antaranya fakultas Pertanian, Kedokteran Hewan, Perikanan, Peternakan, dan Fakultas Kehutanan. Pada 1964, Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian lahir. Kini namanya berubah menjadi Fakultas Teknologi Pertanian.

Pada 1980, IPB membangun laboratorium raksasa di Bukit Daham Ilnuris, SIngasari, Jonggol seluas kurang lebih 200 hektare. Kawasan tersebut saat ini terbagi menjadi dua, 169 hektare untuk UP3J milik Fakultas Peternakan dan 70 hektare Kebun Pendidikan yang dikelola oleh Fakultas Pertanian.

Kehadiran kawasan ini berfungsi sebagai sarana penunjang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan penyuluhan bidang peternakan atau pertanian secara umum.

Pada 26 Desember 2000, pemerintah mengesahkan IPB sebagai perguruan tinggi berstatus Badan Hukum Milik Negara (BHMN).

Kampus IPB beserta daftar program studi

Institut Pertanian Bogor memiliki enam kampus yang tersebar di sejumlah lokasi. Berikut daftar lengkap sekaligus informasi mengenai peruntukkannya.

  • IPB Dramaga. Berfungsi sebagai kantor rektorat sekaligus pusat kegiatan belajar-mengajar S-1, S-2 dan S3. Di kampus ini tersedia fasilitas sosial dan fasilitas umum.
  • IPB Baranangsiang. Berguna sebagai pusat kegiatan penelitian dan pemberdayaan masyarakat serta pendidikan pascasarjana eksekutif.
  • IPB Gunung Gede. Sebagai tempat untuk pusat kegiatan pendidikan manajemen dan bisnis.
  • IPB Cilibende. Dipakai untuk pusat kegiatan pendidikan vokasional diploma.
  • IPB Taman Kencana. Menjadi tempat IPB Science Technopark (STP).
  • IPB Sukabumi. Sebagai kampus PSDKU untuk program vokasi.

Saat ini, kampus IPB dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. Arif Satria, SP., M.Si. Terdapat sembilan fakultas di kampus ini. Antara lain Fakultas Pertanian, Kedokteran Hewan, Perikanan dan Ilmu Kelautan, Peternakan, Kehutanan, Teknologi Pertanian, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ekonomi dan Manajemen, Ekologi Manusia, Sekolah Bisnis, Sekolah Pascasarjana dan Sekolah Vokasi.

Dari Sembilan fakultas tersebut, terdapat 36 Departemen, 21 Pusat Studi, 159 program studi sarjana dan pascasarjana dan 18 program keahlian pendidikan diploma.

Penulis: Iradat Ungkai
Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Mengenal Universitas Pertahanan (Unhan): Sejarah, Program Studi, hingga Lulusan
Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 22 September 2023 oleh

Tags: institut pertanian bogoripbjurusan ipbkls
Iradat Ungkai

Iradat Ungkai

Kadang penulis, kadang sutradara, kadang aktor.

Artikel Terkait

Waste to Energy (WtE): Senjata Baru Danantara Melawan Darurat Sampah di Perkotaan MOJOK.CO
Mendalam

Waste to Energy (WtE): Senjata Baru Danantara Melawan Darurat Sampah di Perkotaan

29 Januari 2026
Lulusan IPB kerja sepabrik dengan teman-teman lulusan SMA, saat mahasiswa sombong kinin merasa terhina MOJOK.CO
Kampus

Lulusan IPB Sombong bakal Sukses, Berujung Terhina karena Kerja di Pabrik bareng Teman SMA yang Tak Kuliah

17 Desember 2025
625 Relawan Siap Sambut 10 Ribu Jemaah di Lir Ilir Fest 2025 MOJOK.CO
Kilas

625 Relawan Siap Sambut 10 Ribu Jemaah di Lir Ilir Fest 2025

15 Agustus 2025
Pelabuhan Kendal bakal jadi pintu peningkatan ekspor di Jawa Tengah MOJOK.CO
Kilas

Pelabuhan Kendal bakal Jadi Pintu Peningkatan Perdagangan Luar Negeri di Jateng, Pembangunannya Harus Dipercepat

25 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ribuan istri di Surabaya minta cerai. MOJOK.CO

Perempuan Surabaya Beramai-ramai Ceraikan Suami, karena Cinta Tak Lagi Cukup Membayar Tagihan Hidup

30 Januari 2026
bpjs kesehatan.MOJOK.CO

Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif

5 Februari 2026
Benarkah Keturunan Keraton Jogja Sakti dan Bisa Terbang? MOJOK.CO

Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

30 Januari 2026
Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.