Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pengungsi Erupsi Semeru Alami Pusing dan Gatal-gatal

Mohamad Ulil Albab oleh Mohamad Ulil Albab
5 Desember 2021
A A
Bencana Gunung Semeru Mojok.co

Pos pengungsian warga di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang (Mohamad Ulil Albab/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sejumlah pengungsi erupsi Gunung Semeru yang ada di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami gangguan kesehatan ringan, seperti gatal-gatal, sesak nafas hingga luka lecet akibat panik.

Relawan Kesehatan dari Dompet Dhuafa, yang berjaga di Desa Sumberwuluh, Muslimah (23) menyebut, sejumlah gangguan kesehatan bisa langsung ditangani di posko kantor desa. Sementara untuk korban luka berat seperti melepuh akibat terkena awan panas dirawat di Puskesmas dan rumah sakit.

“Kebanyakan alami batuk, pilek, pusing. Kalau anak kecil banyak yang gatal-gatal, karena mandinya kan bersamaan di satu lokasi. Juga ada yang luka luka, karena punyakit diabet, jadi lukanya lebih parah,” kata Muslimah saat ditemui di lokasi, Minggu (5/12/2021).

Muslimah menyebut, layanan darurat penanganan pertama sangat dibutuhkan saat ini. Ia bersama empat kawannya yang bertugas terus melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas bila sewaktu-waktu, terdapat warga yang membutuhkan pertolongan lebih lanjut.

“Kalau luka bakar, ada tapi di Puskesmas. Pelayanan darurat di sini. Di sini ngasih obat gatal, cek tensi, gula darah,” terangnya.

Bencana Gunung Semeru
Posko kesehatan di Desa Sumberwuluh. Foto oleh Mohamad Ulil Albab/Mojok.co

Sementara itu, warga di Desa Sumberwuluh, sebagian mengungsi di masjid dan kantor desa. Saat ini warga menginap di lokasi pengungsian di malam kedua, setelah Gunung Semeru mengeluarkan abu vulkanik dan awan panas pada, Sabtu sore (4/12/2021).

Misiyah, salah satu warga yang mengungsi di Desa Sumberwuluh mengatakan, saat kejadian berlangsung dirinya panik. Sebab kondisi di luar langsung gelap dipenuhi abu vulkanik dan jaringan listrik padam.

“Pas kejadian itu saya panik lari lari cari senter, karena kondisi gelap, mati listrik. Saya jatuh dan kaki lecet,” ujar Misiyah.

Data dari BNPB, hingga Minggu (5/12/2021) pukul 17.00 WIB, di Kecamatan Candipuro terdapat 57 orang Luka-luka, dan tiga orang meninggal dunia. Sementara di Kecamatan Pronojiwo terdapat 12 orang luka-luka, dan 7 orang meninggal dunia.

Sementara total warga yang mengungsi di Kecamatan Pronojiwo berjumlah 305 orang. Sebagian masyarakat mengamankan diri di rumah keluarganya di sekitar ketinggian Dusun Kampung Renteng.

Kemudian di Kecamatan Candipuro sejumlah  409 orang dan di Kecamatan Pasirian sejumlah 188 orang.

 

BACA JUGA Mensos Risma Diprotes karena Paksa Penyandang Tunarungu Bicara dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

Terakhir diperbarui pada 5 Desember 2021 oleh

Tags: Erupsi SemeruGunung Semerulumajang
Mohamad Ulil Albab

Mohamad Ulil Albab

Kontributor Jawa Timur

Artikel Terkait

Honda Scoopy membawa maut saat dipakai mudik Surabaya ke Lumajang. MOJOK.CO
Sehari-hari

Alasan Saya Bertahan Pakai Honda Scoopy untuk Mudik Surabaya-Lumajang, meski Tertipu dengan Tampang dan “Fitur” Biasa Saja yang Menyiksa

25 Februari 2026
Keindahan Semu di Kaki Gunung Semeru, Lumajang saat erupsi. MOJOK.CO
Aktual

Keindahan Semu di Kaki Gunung Semeru

21 November 2025
Bus Handoyo Mengawal Setiap Tragedi yang Terjadi di antara Lumajang dan Wonosobo MOJOK.CO
Otomojok

Bus Handoyo Mengawal Setiap Tragedi yang Terjadi di antara Lumajang dan Wonosobo

6 Juni 2023
status gunung berapi mojok.co
Kilas

Ada Empat Status Gunung Berapi, Apa Saja?

6 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Lebaran, mudik, s2.MOJOK.CO

Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah

13 Maret 2026
Nasib selalu kalah kalau adu pencapaian untuk kejar standar sukses keluarga besar. Orientasinya karier mentereng dan gaji besar, usaha dan kerja mati-matian tidak dihargai MOJOK.CO

Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.