Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas Pendidikan

7 PTN yang Punya Jurusan DKV Paling Diminati

Kenia Intan oleh Kenia Intan
21 Maret 2023
A A
dkv mojok.co

Ilustrasi sarjana (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Lulusan jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) memiliki prospek kerja yang luas. Tidak mengherankan, jurusan ini menjadi incaran ribuan lulusan SMA/sederajat ketika melanjutkan pendidikan tinggi. 

Melansir laman resmi Institut Teknologi Bandung (ITB), DKV adalah cabang ilmu desain yang mempelajari konsep komunikasi dan ungkapan kreatif, serta teknik dan medianya. DKV memanfaatkan elemen-elemen visual ataupun rupa dalam menyampaikan pesan untuk tujuan tertentu.

DKV berbeda dengan seni murni yang menggunakan karya seninya sebagai bentuk ekspresi. Karya DKV ditekankan untuk menyampaikan pesan secara komunikatif, efisien dan efektif agar tersampaikan pada sasaran. 

Cakupan kerja lulusan DKV sangat luas seperti label produk/makanan, desain logo yang mencitrakan sebuah lembaga / perusahaan (branding), paket promosi dan kampanye sebuah program, hingga membuat iklan di media massa. Lulusan DKV bisa bekerja sebagai wirausaha, freelance, biro konsultan desain, biro iklan, rumah produksi, stasiun TV, percetakan dan penerbitan, hingga Hubungan Masyarakat (Humas). 

Peluang kerja yang luas menjadi daya tarik jurusan ini. Tidak mengherankan setiap tahunnya terdapat belasan ribu lulusan SMA/sederajat memperebutkan kursi di jurusan DKV. Saat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur SBMPTN 2022,  ada 11.147 calon mahasiswa yang mendaftar di 22 PTN yang menyediakan jurusan DKV. Padahal daya tampung yang tersedia pada tahun itu hanya 1.215 kursi. Dengan kata lain, persaingan untuk dapat lolos ke jurusan itu begitu ketat. Belum lagi pada perguruan tinggi yang menjadi favorit.

Mojok sudah merangkum beberapa jurusan DKV di berbagai PTN yang memiliki jumlah peminat paling tinggi, lengkap dengan daya tampung SNBT di 2023 dan perkiraan selektivitasnya:

Institut Teknologi Bandung

Daya tampung 2023: 171
Peminat 2022: 1.793
Selektivitas: 1 banding 10,48

Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta

Daya tampung 2023: 48
Peminat 2022: 1.368
Selektivitas: 1 banding 28,5

Universitas Pendidikan Indonesia

Daya tampung 2023: 52
Peminat 2022: 1.049
Selektivitas: 1 banding 20,17

Universitas Sebelas Maret

Daya tampung 2023: 53
Peminat 2022: 903
Selektivitas: 1 banding 17,03

Universitas Negeri Malang

Daya tampung 2023: 48
Peminat 2022: 799
Selektivitas: 1 banding 16,64

Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta

Daya tampung 2023: 53
Peminat 2022: 545
Selektivitas: 1 banding 10,28

Universitas Negeri Surabaya

Daya tampung 2023: 94
Peminat 2022: 489
Selektivitas: 1 banding 5,20

Penulis: Kenia Intan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Selektivitas 9 Jurusan Ilmu Komunikasi Terbaik di Indonesia

Terakhir diperbarui pada 21 Maret 2023 oleh

Tags: dkvjurusankampus senikuliahMahasiswaSNBT
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

kuliah di austria, rasisme.MOJOK.CO
Edumojok

Kuliah di Austria Bikin Kena Mental: Sistem Pendidikannya Maju, tapi Warganya “Ketus” dan Rasis

20 Februari 2026
Tabungan penting, tapi mahasiswa Jogja yang masih harus irit demi makan kesulitan menabung
Sehari-hari

Tabungan Itu Penting, Tapi Mahasiswa Jogja yang Masih Harus Gali Lubang Tutup Lubang Demi Makan Mana Bisa

10 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Kuliah, Lulus S1, Kebayoran Baru Jakarta SelatanMOJOK.CO
Ragam

Lulus S1 di Usia 25 adalah Seburuk-Buruknya Nasib: Terlalu Tua di Mata HRD, tapi Juga Dianggap Minim Pengalaman Sehingga Sulit Dapat Kerja

28 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Gen Z dapat THR saat Lebaran

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Evakuasi WNI saat terjadi konflik luar negeri MOJOK.CO

Saat Terjadi Konflik di Luar Negeri, Evakuasi WNI Tak Sesederhana Asal Pulang ke Negara Asal

16 Maret 2026
Ada kehangatan dan banyak pelajaran hidup di dalam kereta api (KA) ekonomi yang sulit didapatkan user KA eksekutif kalau terlalu eksklusif MOJOK.CO

Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif

13 Maret 2026
Alasan Kita Perlu Bersama Andrie Yunus di Tengah Pejabat Korup. MOJOK.CO

ICW: Usut Tuntas Kekerasan “Brutal” terhadap Andrie Yunus, Indikator Bahaya untuk Pemberantasan Korupsi

14 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.