Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pembunuh Dua Mahasiswa di Seturan Ditangkap, Polisi: Tak Ada Unsur Kesukuan

Arif Hernawan oleh Arif Hernawan
10 Mei 2022
A A
penusukan mahasiswa di seturan jogja mojok.co

Rilis kasus penusukan mahasiswa di Seturan. (IG @poldajogja)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta mengungkap kasus penganiayaan yang menewaskan dua orang di kawasan Seturan, Depok, Sleman, Minggu (8/5) lalu.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi menyatakan pelaku berinisial YF (25), asal Maluku, ditangkap pada Senin (9/5) sore. “Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan saksi dan CCTV hingga pengejaran, kami mengamankan pelaku di Babarsari,” ujar dia dalam jumpa pers di Markas Polda DIY, Selasa (10/5).

Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (8/5) dini hari, di simpang empat Jalan Selokan Mataram, Seturan. Ade menjelaskan, sekitar pukul 00.30 WIB, kelompok korban dan kelompok pelaku yang sama-sama mengendarai sepeda motor berpapasan dari arah berbeda. Dua korban bersama empat kawannya, sedangkan pelaku dalam rombongan berisi 2-5 orang.

“Terjadi perselisihan karena tidak ada yang mau mengalah memberi jalan. Setelah itu terjadi cek-cok, saling maki, saling pisuh,” kata Ade.

Usai adu mulut itu, pecahlah kekerasan bahkan sempat terjadi aksi lempar batu. Dua orang ditemukan dalam kondisi berlumuran darah yang kemudian diketahui menjadi korban penusukan dengan sebuah pisau lipat.

Korban diketahui berinisial TIP (28), warga Kabupaten Bangka, Bangka Belitung, dan DS (22), warga Pematang Siantar, Sumatera Utara. Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun sayang, nyawa keduanya tak tertolong. TIP dinyatakan meninggal dunia saat perjalanan menuju RS JIH, sedangkan DS meninggal di RS tersebut.

“DS sempat mendapat peratawan medis karena mendapat empat tusukan, sedangkan TIP tiga tusukan,” katanya. TIP luka tusuk pada bagian dada sebelah kiri tepat di bagian jantung, sedangkan DS mengalami luka tusuk di dada kiri, punggung kiri serta luka di siku tangan kiri.

Setelah kejadian itu, Polda DIY melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kawasan Seturan jam 09.00 WIB. Tak lama melakukan pemeriksaan di lapangan, dua jam kemudian, polisi telah mengetahui identitas tersangka. “Akhirnya kami mendapat titik terang bahwa YF pelakunya,” ujarnya.

Pelaku dijerat pasal berlapis, yakni pasal 351 ayat (3) KUHP dan atau 338, 170 KUHP tentang penganiayaan dan kekerasan dengan senjata tajam yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Ancamannya maksimal 7 hingga 16 tahun penjara.

Kepala Bidang Humas Polda DIY, Komisaris Besar Yuliyanto, menyatakan kepolisian bekerja keras untuk menuntaskan kasus ini. Terbukti, kasus bisa terungkap setelah 36 jam sejak kejadian.

Hingga kini, pemeriksaan terhadap pelaku masih berlangsung. “Ini karena ada yang tidak sinkron antara keterangan pelaku dan keterangan teman-teman korban,” kata dia.

Untuk itu, Yuliyanto mengatakan bisa saja ada tersangka lain selain YF. “Tidak menutup kemungkinan pelaku bertambah. Itu kita lihat nanti sesuai perkembangan pemeriksaan,” ujarnya.

Yuliyanto juga menegaskan bahwa kasus ini tak berkaitan dengan etnisitas pelaku dan korban. “Tidak ada unsur kesukuan di kejadian ini karena kedua kelompok spontan bertemu. Siapapun yang melakukan tindak pidana akan kita ungkap dan proses hukum,” ujarnya.

Reporter: Arif Hernawan
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Warga Tutup TPST Piyungan, Jogja Darurat Sampah dan kabar terbaru lainnya di KILAS.

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2022 oleh

Tags: Kekerasanpenusukanseturan
Arif Hernawan

Arif Hernawan

Jurnalis, penikmat film & musik.

Artikel Terkait

kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO
Aktual

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
Berantas topeng monyet. MOJOK.CO
Liputan

Nasib Monyet Ekor Panjang yang Terancam Punah tapi Tak Ada Payung Hukum yang Melindunginya

15 Desember 2025
Alasan Soeharto tak layak dapat gelar pahlawan, referensi dari buku Mereka Hilang Tak Kembali. MOJOK.CO
Aktual

Buku “Mereka Hilang Tak Kembali”, Menyegarkan Ingatan bahwa Soeharto Tak Pantas Dapat Gelar Pahlawan, tapi Harus Diadili

1 November 2025
Pertama Makan Sate Padang, Kalap Lagi dan Berujung Demam (Wikimedia Commons)
Pojokan

Menyesal Makan Sate Padang di Depok, Kalap dan Rakus Berakhir Malu-maluin dan Malah Demam

7 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ilustrasi - Anak pertama dicap gagal.MOJOK.CO

Rela Hidup Miskin di Desa demi “Kebahagiaan” Adik-Adiknya di Kota, tapi Malah Dicap Pemalas dan Beban Keluarga

11 Maret 2026
lolos snbp, biaya kuliah ptn.MOJOK.CO

Senyum Palsu Anak Pertama Saat Adik Lolos PTN Impiannya, Pura-Pura Bahagia Meski Aslinya Penuh Derita dan Pusing Mikir Biaya

10 Maret 2026
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
iphone 11, jasa sewa iphone jogja.MOJOK.CO

User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol

14 Maret 2026
Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.