Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Motor Legend Milik Flea ‘RHCP’ Hadir di Kustomfest 2022

Yvesta Ayu oleh Yvesta Ayu
28 September 2022
A A
kustomfest 2022 mojok.co

Kustomfest 2022 (IG @kustomfest)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kustom Kulture Festival atau Kustomfest 2022 siap digelar kembali tahun ini. Ratusan kendaraan kustom akan hadir di Jogja Expo Center (JEC) pada 1-2 Oktober 2022 mendatang.

Istimewanya, ada sejumlah motor dan mobil legendaris yang akan dipamerkan. Salah satunya motor Shirley Junior berbasis H-D FLH tahun 1969 milik bassis eksentrik band Red Hot Chili Peppers, Mr. Flea.

“Motor ini dibawa langsung dari Amerika Serikat ke Indonesia setelah sempat dibawa ke Jepang oleh Luck MC, builder kenamaan asal Jepang,” papar Direktur Kustomfest, Lulut Wahyudi di Yogyakarta, Selasa (27/09/2022).

Lulut mengungkapkan, sebenarnya Mr. Flea ingin datang ke Indonesia. Sembari membawa motornya, dia akan berkeliling ke Bali dan Yogyakarta. Namun jadwal manggungnya cukup padat. Sehingga rencana awal kedatangannya ke Kustomfest yang bertajuk “We”ll Be Back” pun akhirnya dibatalkan.

“Tapi waktu ternyata tidak berjodoh. Awalnya rencana Mr. Flea ke Bali lalu ke Jogia dengan motornya. Tapi ternyata dia lagi sibuk. Motornya sempat dibawa dari Amerika ke Jepang dan balik ke Amerika. Sekarang dibawa lagi ke Indonesia,” jelasnya.

Selain motor Mr. Flea, mobil legendaris milik Mooneyes Company “Moon Bug” juga dipamerkan dalam kustomfest kali ini.  “Moon Bug” adalah sebuah VW Type 1 Dragrace 2300 cc. Custom Works Zon juga datang membawa “Huracan” yang dibangun dari H-D Twincam 2021.

Kaichiroh Kurosu dari Cherry’s Company membawa karya “Highway Fighter” dari BMW RNineT 2014, sementara Cheetah Custom Cycles yang merupakan salah satu penggerak flat track di Jepang mengirimkan “The Comet 45” H-D WL 45ci. Selain itu Sure Shot, salah satu builder ternama dari Jepang juga mengirimkan motor “DST” sebuah motor H-D Dyna 1997 yang menjadi motor The Best of Show Mooneyes Hotrod Custom Show.

Untuk memastikan kualitas peserta, panitia benar-benar mengkurasi siapa yang bisa memamerkan kendaraannya di Kustomfest kali ini. Tahun ini kualitas dari peserta meningkat karena proses seleksi yang dilakukan oleh tim lebih ketat dari sebelumnya.

“Bisa dipastikan karya yang akan dipajang nantinya adalah karya baru dan belum pernah ditampilkan di acara lainnya,” ujar Lulut.

Kustomfest tahun ini menjadi penanda kebangkitan bernada optimis bahwa semua akan kembali normal. Kustomfest yang selalu membawa semangat pergerakan dunia kustom kulture Indonesia menjadi sebuah wadah bagi builder-builder tanah air.

“Membaiknya situasi kali ini kami harapkan bisa menjadi titik terang bagi pelaku dunia kustom Indonesia untuk tetap bisa eksis. Kami berharap di Kustomfest ini bisa menjadi salah satu ajang yang tetap menjadi barometer perkembangan dunia kustom Indonesia,” paparnya.

Sementara itu Vice Director Kustomfest, Aan Fikriyan mengungkapkan tahun ini mereka memberikan lucky draw kepada penonton yang beruntung berupa Chopper. Kendaraan ini digerakkan dengan motor listrik sekaligus yang pertama kali bagi Retro Classic Cycle.

“Tahun ini kami buat Chopper Electric Bike, ini jawaban tantangan Pak Erick Thohir bahwa beliau melempar event otomotif mengarah ke energi terbarukan, listrik. Anak kustom adalah anak dinamis, semua bisa dipelajari. Kami buat motor listrik dengan desain yang dinamis. Kalau ke depan dikembangkan sangat mungkin,” imbuhnya.

Reporter: Yvesta Ayu
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Wawancara Direktur Kustomfest: ‘Nenek Moyang Kita Itu Seorang Builder’

Terakhir diperbarui pada 28 September 2022 oleh

Tags: kustom kulturekustomfestmotor kustom
Yvesta Ayu

Yvesta Ayu

Jurnalis lepas, tinggal di Jogja.

Artikel Terkait

MAU BIKIN MOTOR KUSTOM KAYAK DI KUSTOMFEST? TONTON INI DULU!!!
Video

Mau Bikin Motor Kustom Kayak di Kustomfest? Tonton Ini Dulu!!!

1 Oktober 2022
agung bentoel motor mini mojok.co
Liputan

Agung Bentoel dan Cinta Pandangan Pertama pada Motor Mini

5 Maret 2022
Lulut Wahyudi: Kustomfest, Kustom Pesawat, Hingga Kustom Sapi
Video

Lulut Wahyudi: Kustomfest, Kustom Pesawat, Hingga Kustom Sapi

17 September 2021
_kustomfest 2020 restricted wawancara Lulut Wahyudi mojok.co foto oleh eko susanto (1)
Sosok

Wawancara Direktur Kustomfest 2020: ‘Nenek Moyang Kita Itu Seorang Kustom Builder’

24 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian .MOJOK.CO

“Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 

11 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.