Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

CJIBF 2025: Momentum Jawa Tengah Menjaring Investor demi Perluas Lapangan Kerja dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Redaksi oleh Redaksi
28 Juli 2025
A A
Pastikan iklim investasi kondusif, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, akan tawarkan 15 proyek ke calon investor MOJOK.CO

Pastikan iklim investasi kondusif, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, akan tawarkan 15 proyek ke calon investor. (Pemprov Jateng)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar Central Java Investment Business Forum (CJIBF) pada Selasa (29/7/2025). Forum investasi ini menawarkan 15 investment project ready to offer (IPRO).

Adapun 15 proyek yang siap ditawarkan kepada calon investor antara lain pembangunan PLTM Banjaran dan Logawa (Kabupaten Banyumas), pengembangan PLTP Candi Umbul Telomoyo-Geo Dipa Energy, Proyek Geothermal dan Pengambilan Mineral-Geo Dipa Energy, Proyek Geothermal lainnya-Geo Dipa Energy, Pengolahan Sampah menjadi RDF (Kabupaten Grobogan), Kawasan Khusus Perikanan Terpadu (Kabupaten Cilacap-Blue Economy), Industri Udang Vaname Terpadu (Kabupaten Cilacap).

Ada pula Industri Perikanan Terpadu (Kabupaten Pati), Pengolahan Garam Industri (Kabupaten Jepara), Industri Mokaf (Kabupaten Banjarnegara), Industri Kelapa Terpadu (Kabupaten Cilacap), Pusat Regional Komoditas Pertanian (PRKP) dan Sub Terminal Agribisnis (Kabupaten Grobogan), Transformasi TKL Ecopark (Kota Magelang), Pengembangan Wisata Pulau Panjang (Kabupaten Jepara), dan Rumah Sakit Berbasis Green Hospital (Kabupaten Semarang).

Menjaring calon investor potensial

Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari mengatakan, ajang yang bakal digelar di Hotel Bidakara-Jakarta, mengambil tema “Investasi Inklusif dan Berkelanjutan Dalam Mendukung Pangan dan Energi Terbarukan”.

“Besok memang diselenggarakan di Jakarta yaitu di Hotel Bidakara, berkait dengan kami mendekatkan calon investor. Karena terinfo banyak investor yang akan merelokasi dari provinsi lain ke Jawa Tengah. Nah, oleh karena itu kami jemput bola,” ungkap Sakina, Senin (28/7/2025).

Tema tersebut, kata Sakina, sesuai dengan program Presiden RI, Prabowo Subianto yang menjadikan Jawa Tengah sebagai penopang pangan dan industri.  Oleh karenanya, Pemprov Jateng mendorong hilirasi produk pertanian yang juga dengan sektor manufaktur.

Kepastian bahwa investasi di Jawa Tengah kondusif

Sakina menyebut, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi akan turut hadir dalam CJIBF 2025 ini.

Bagi Sakina, kehadiran Ahmad Luthfi memberi warna dalam promosi investasi. Selain itu, memberi kepastian kepada para calon investor bahwa iklim investasi di Jateng kondusif.

“Karena sesuai yang disampaikan Pak Gubernur, untuk promosi investasi, kepala daerah harus hadir “menjual” daerahnya, sehingga investor masuk pastinya membuka lapangan pekerjaan dan perekonomian akan bergerak,” tutur Sakina.

Jawa Tengah sangat terbuka dengan investasi

Sakina juga menekankan, Provinsi Jawa Tengah sangat terbuka dan pro terhadap investasi, seperti yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 36 tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal.

Untuk memenuhi kebutuhan investor terkait dengan lahan, di Jawa Tengah tersedia tujuh kawasan industri besar, yakni Kendal Industrial Park (KEK Kendal), Wijayakusuma Industrial Park, Jatengland Industrial Park, Bukit Semarang Baru, Grand KEK Industripolis Batang, Batang Industrial Park, dan Kawasan Industri Candi.

Terkait akses transportasi, Jateng diperkuat dengan jalur Tol Trans Jawa, 6 bandar udara, 11 pelabuhan dan 10 stasiun besar.

Di sisi penyediaan SDM, terdapat 1.557 sekolah menengah kejuruan, yang menghasilkan lulusan siap kerja. Di samping itu ada 2.002 lembaga pelatihan kerja.

Industri tekstil merajai

Realisasi investasi Jawa Tengah hingga triwulan I 2025 mencapai Rp21,85 triliun. Jumlah itu merupakan 27,89% dari target investasi tahun ini yang mencapai Rp78,33 triliun.

Iklan

Investor asal luar negeri (PMA) mencatatkan realisasi investasi Rp14,08 triliun, dengan lima negara teratas meliputi Tiongkok, Korea Selatan, Hongkong (Tiongkok), Singapura dan Belanda. Sedangkan, investor dalam negeri (PMDN) menanamkan modal sebanyak Rp7,77 triliun, pada kurun tersebut.

Sektor industri tekstil tercatat merajai sektor investasi di Jateng. Disusul barang dari kulit, alas kaki, industri karet dan plastik, industri makanan dan perumahan, kawasan industri serta perkantoran.

Dari investasi pada kurun tersebut, tercatat 97.550 pekerja terserap dengan penambahan jumlah proyek sebanyak 20.431 unit.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, CJIBF merupakan forum strategis untuk memperkenalkan peluang investasi di berbagai sektor unggulan di Jawa Tengah. Termasuk kawasan industri, produk unggulan daerah, serta potensi kerja sama bisnis lintas negara.

“Melalui CJIBF, kami ingin menunjukkan keunggulan Jawa Tengah yang layak menjadi tujuan investasi global,” tegas Ahmad Luthfi.***(Adv)

BACA JUGA: 11 Daerah di Jateng Punya Satgas Anti Premanisme Ormas, Biar Tak Ganggu Investor atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2025 oleh

Tags: Ahmad luthfigubernur jawa tengahInvestasiinvestasi jawa tengahjawa tengahlapangan kerja jawa tengah
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

slow living, jawa tengah.MOJOK.CO
Sehari-hari

Omong Kosong Slow Living di Jawa Tengah: Gaji Kecil, Tanggungan Besar, Ditambah Tuntutan “Rukun” yang Bikin Boros

11 Februari 2026
Rp100 juta pertama, tabungan bersama pas pacaran itu bikin repot MOJOK.CO
Urban

Usia 30 Harus Punya Rp100 Juta Pertama, Tapi Mustahil bagi Sandwich Generation yang Gajinya Pas-pasan dan Sudah Ludes di Tengah Bulan

10 Februari 2026
Tabungan penting, tapi mahasiswa Jogja yang masih harus irit demi makan kesulitan menabung
Sehari-hari

Tabungan Itu Penting, Tapi Mahasiswa Jogja yang Masih Harus Gali Lubang Tutup Lubang Demi Makan Mana Bisa

10 Februari 2026
Pinjol Jerat Gen Z Fomo tanpa Cuan, Apalagi Tabungan MOJOK.CO
Cuan

Fakta Indonesia Hari ini: Sisi Gelap Gen Z Tanpa Cuan yang Berani Utang Sampai Ratusan Juta dan Tips Lepas dari Jerat Pinjol Laknat

3 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kepribadian Perfeksionis

Derita Punya Kepribadian Perfeksionis: Dianggap Penuh Kesempurnaan, padahal Harus Melawan Diri Sendiri agar Tak Kena Mental

27 Februari 2026
Menjadikan Tengkulak Sebagai Musuh Petani adalah Gagasan Konyol yang Nggak Akan Sejahterakan Petani MOJOK.CO

Menjadikan Tengkulak Sebagai Musuh adalah Gagasan Konyol yang Nggak Akan Sejahterakan Petani

2 Maret 2026
Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
Ironi bapak kerja habis-habisan 60 jam agar anak tak susah finansial. Tapi peran sebagai ayah dipertanyakan karena anak mengaku fatherless MOJOK.CO

Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

26 Februari 2026
5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau Mojok.co

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau 

25 Februari 2026
KIP Kuliah di Jogja.MOJOK.CO

Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah

27 Februari 2026

Video Terbaru

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

Budaya Tionghoa Jogja dan Rahasia yang Jarang Dibicarakan

28 Februari 2026
Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.